Pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin (kiri) dan Sudirman Said-Ida Fauziyah (kanan). (Instagram-@kpujateng)

<p><strong>Solopos.com, SOLO</strong>--Ulama Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mengajak umat islam di Jawa Tengah merapatkan barisan jelang Pemilihan Gubernur <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180421/515/911818/sudirman-vs.-ganjar-unjuk-aksi-tangani-kemiskinan-di-debat-pilgub-jateng">(Pilgub) Jateng 2018</a> yang akan berlangsung 27 Juni mendatang.</p><p>Hal tersebut disampaikan Ulama Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Ahmad Qomaruzzaman dalam Silaturahmi dan Kongres Ulama se-Jawa Tengah di Gedung Purwo Hamijayan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada Jumat (22/6/2018) malam. Silaturahmi dan Kongres Ulama se-Jawa Tengah dengan tema <em>Jawa Tengah Bangkit bersama Ulama</em> itu dihadiri tokoh agama dari <a href="http://soloraya.solopos.com/read/20180518/490/916755/ekspedisi-kebangsaan-pemuda-muhammadiyah-singgahi-solo">Muhammadiyah,</a> Nahdlatul Ulama (NU), serta perwakilan dari Majelils Ulama Indoesia (MUI) Jateng.</p><p>Selain itu hadir pula ulama, cendekiawan muslim, dan tokoh masyarakat dari Majelis Cendikia Keraton Nusantara, Lembaga Samanhudi Cokroaminoto, Dewan Syariah Kota Solo (DSKS), Laskar Umat Islam Solo (LUIS), Majelis Ulama Karaton Nusantara, Alumni Persaudaraan 212, Majelis Ulama Keraton Nusantara, Komunitas Masjidku Makmur, Forum Silaturahmi Antar Masjid, Laskar Pembela Islam, dan Annas.</p><p>&ldquo;Keraton se-nusantara yang mayoritas merupakan keraton Islam siap bersama-sama ulama untuk menjaga keutuhan Indonesia. Mewujudkan Indonesia sebagai negara yang mendapat rahmat dan ridho Allah SWT,&rdquo; kata Ahmad Qomaruzzaman.</p><p>Dia mengatakan saat ini bangsa Indonesia tengah menghadapi masalah dalam memilih pemimpin yang adil dan beradab. Umat Islam juga harus jeli dan cerdas dalam memilih pemimpin Jateng di <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180622/515/923523/ganjar-pranowo-anggap-sudirman-said-tebar-ketakutan-di-pilgub-jateng">Pilgub Jateng 2018</a> pada 27 Juni mendatang. Kalangan muslim diajak agar bisa melihat pemimpin yang mempunyai rekam jejak bersih, jujur, bisa dipercaya, dan tidak terindikasi korupsi. Dalam bidang ekonomi, dia juga mendorong umat muslim agar tak melulu menjadi konsumen. Dalam kongres tersebut, para ulama juga sepakat untuk menguatkan kembali kecintaan terhadap budaya bangsa.</p><p>&ldquo;Kita ingin bersama berembuk untuk maju bersama, bersatu rukun menjaga NKRI,&rdquo; tuturnya.</p><p>Sementara itu dalam silaturahmi dan kongres terdapat sejumlah poin yang didiskusikan diantaranya seruan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.</p><p>Selain itu umat muslim diharapkan mempererat persaudaraan agar tak mudah diadu-domba terlebih memasuki tahun politik. &ldquo;Umat Islam harus bergerak, silaturahmi ini menggalang kita untuk bersama rukun, bersaudara,&rdquo; kata ketua Panitia silaturahmi dan kongres Ulama se-Jateng, Wasono Nur Hadi.</p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten