Kategori: Bisnis

Perusahaan Ekspedisi Komitmen Lanjutkan Protokol Kesehatan


Solopos.com/Farida Trisnaningtyas

Solopos.com, SOLO - Perusahaan jasa ekspedisi memberlakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat. Ini demi keamanan dan kenyamanan pelanggan maupun para stafnya.

Penerapan standar protokol kesehatan untuk karyawan maupun pelanggan. Termasuk juga penyemprotan cairan disinfektan pada paket yang hendak dikirimkan ke berbagai daerah sesuai tujuan.

Public Regional Jawa Tengah - DIY JNE Express, Widiana mengatakan JNE tetap buka dan melayani untuk memenuhi kebutuhan jasa eksepedisi. Namun, dengan penerapan prosedur protokol kesehatan di area kerja, kantor, dan sales counter sebagai upaya pencegahan Covid-19.

“JNE terus beroperasi dan melayani seperti halnya dalam kondisi normal, namun dengan penerapan prosedur protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dan pihak-pihak di bidang kesehatan,” ujar dia, kepada Solopos.com, Selasa (24/11/2020).

Program JKN Ditinjau Ulang, Menteri Kesehatan Isyaratkan Ubah Nilai Iuran BPJS Kesehatan

Widi menjelaskan pelaksanaan prosedur kesehatan tersebut meliputi cek suhu tubuh karyawan dan customer sebelum memasuki area JNE. Kemudian memberi vitamin secara rutin kepada karyawan ekspedisi. Menyediakan fasilitas kebersihan seperti hand sanitizer atau pencuci tangan dengan air mengalir.

Termasuk juga penerapan physical distancing di kantor mau pun di cash counter. Juga dilakukan penyemprotan disinfektan di kantor, area operasional, cash counter, dan area publik lainnya.

Di sisi lain, masyarakat semakin membutuhkan pelayanan jasa ekspedisi. Tentunya konsumen juga menuntut penerapan protokol Covid-19 di semua kantor layanan atau penjualan JNE.

JNE juga terus mengembangkan strategi distribusi dengan memaksimalkan pemanfaatan semua jalur dan moda transportasi. Sehingga proses pengiriman ke penerima paket dapat terus berjalan , kendati ada daerah yang menarapkan pembatasan akses.

4 Tipe Orang Saat Tanggal Tua, Kamu yang Mana?

Penyemprotan Cairan Disinfektan

Di samping itu, potensi dari pola perubahan belanja masyarakat dari offline ke online sebagai solusi untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam kondisi saat ini. Maka peluang peningkatan kiriman pada perusahaan ekspedisi pun terjadi. Menurutnya, dengan tetap beroperasi dan meningkatnya kebutuhan pengiriman oleh masyarakat karena lebih banyak di rumah saja untuk mencegah Covid-19, maka jumlah kiriman JNE meningkat rata-rata sekitar 20%.

“Semua paket yang datang dan berangkat kami semprot dengan disinfektan. Kalau untuk makanan biasanya kami akan infokan saat mengirim jika packaging dipastikan aman karena paket dikirim dengan bagging dulu,” imbuh dia.

Sementara itu, Rosalia Express juga menerapkan protokol kesehatan baik di counter maupun proses pengiriman barang atau paket. Public Relations Rosin Group, Ferry Erdiansyah, mengatakan protokol kesehatan Covid-19 diterapkan di berbagai area.

“Staf kami dicek suhu tubuh sebelum masuk ruangan kerja, wajib menggunakan masker, face shield, dan sarung tangan. Selain itu, area layanan juga ada hand sanitizer serta sarana cuci tangan dengan sabun sebelum masuk area,” papar dia.

Asyik, Warga Terdampak Tol Solo-Jogja di 6 Desa Klaten Ini Segera Dapat Uang Ganti Rugi

Ferry menjelaskan ruangan perusahaan ekspedisi juga secara rutin dibersihkan dan disemprot cairan disinfektan. Pihaknya juga mengatur tempat duduk di ruang tunggu maupun jarak antara pelanggan dengan customer service. Selain itu, penggunjung juga wajib mengenakan masker.

Di samping itu, setiap barang kiriman datang dilakukan penyemprotan maupun penguapan disinfektan. Hal ini juga berlaku untuk mobil ekspedisi.

“Saat awal pandemi bisnis memang sempat turun, tapi sekarang sudah naik lagi sekitar 10%. Pengiriman didominasi paket retail dan sepeda motor ke berbagai wilayah di Jawa dan Sumatera,” jelas dia.

Share
Dipublikasikan oleh
Arif Fajar Setiadi