Perusahaan AMDK Tolak Mentah-Mentah Pasang Label BPA di Galon Isi Ulang

Asosiasi Perusahaan AMDK menyebut belum ada bukti saintifik yang menunjukkan bahaya penggunaan galon isi ulang dalam jangka panjang terhadap kesehatan.

 Ilustrasi galon isi ulang (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi galon isi ulang (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA — Rencana revisi Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) No. 31/2018 tentang Label Pangan Olahan ditolak perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK). Revisi aturan itu disebut akan mewajibkan galon isi ulang atau galon guna ulang (GGU) berbahan polikarbonat (PC) mencantumkan label BPA.

Label BPA free atau bebas BPA, dapat dicantumkan pada produk air minum dalam kemasan (AMDK) selain berbahan polikarbonat (PC). Di Indonesia ada dua jenis galon yang digunakan, yakni berbahan PET dan PC. Mayoritas galon di Indonesia berbahan PC.

Ketua Umum Aspadin Rachmat Hidayat mengatakan rencana revisi kebijakan ini bersifat diskriminatif karena hanya menyasar spesifik pada satu jenis olahan pangan, yaitu AMDK.

Selain itu, menurutnya belum ada bukti saintifik yang menunjukkan bahaya penggunaan galon isi ulang dalam jangka panjang terhadap kesehatan.

Baca Juga: Belum Melanggar Batasan WHO, Galon Mengandung Banyak Mikroplastik

“Ini tidak urgent. Kalau BPOM mau mengatur, harus mengatur semua, atas dasar keadilan dan kesetaraan,” kata Rachmat dalam webinar, Kamis (2/12/2021), sebagaimana dikutip dari Bisnis.com.

Selain itu, bagi dunia usaha, regulasi ini juga dinilai akan memperkeruh iklim bisnis. Pasalnya, sebagai bagian dari sektor makanan dan minuman, bisnis AMDK bergantung pada citra produk. Label mengandung BPA yang akan diwajibkan BPOM, lanjut Rachmat, sama saja menyatakan kepada konsumen bahwa produk tersebut mengandung zat berbahaya meski boleh dikonsumsi.

Sementara itu, jika pengusaha beralih ke galon sekali pakai karena peraturan tersebut, selain membutuhkan investasi yang tak kecil, masalah lingkungan yang ditimbulkan juga tak kalah besar. “Ini juga akan menimbulkan kegaduhan dan preseden buruk ke depannya,” ucapnya.

Baca Juga: 880 Juta Galon Isi Ulang Terancam Punah, Ini Penyebabnya

Adapun pada awal tahun ini, BPOM sebenarnya telah mengeluarkan pernyataan terkait kandungan BPA dalam galon. Berdasarkan pengawasan BPOM terhadap kemasan galon AMDK yang terbuat dari PC selama lima tahun terakhir, migrasi BPA di bawah 0,01 bpj atau 10 mikrogram/kg, masih dalam batas aman.

Adapun persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi BPA ditetapkan 0,6 bpj atau 600 mikrogram/kg dari kemasan PC, yang diatur dalam Peraturan BPOM No.20/2019 tentang kemasan pangan.

Sebelumnya, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar, Kementerian Perindustrian, Edy Sutopo, menjelaskan dengan sekitar 880 juta galon isi ulang yang beredar di pasaran saat ini.

Baca Juga: Galon Isi Ulang Terancam Punah, Apa Dampaknya Bagi Industri Minuman?

Investasi dari galon isi ulang diperkirakan sebesar Rp30,8 triliun. Jika beralih ke galon sekali pakai, nilai investasi tersebut akan membengkak menjadi Rp51 triliun.

Berita Terkait

Espos Plus

Drone Makin Dibutuhkan, Pengembangan Teknologi Pesat

+ PLUS Drone Makin Dibutuhkan, Pengembangan Teknologi Pesat

Teknologi drone berkembang pesat. Kegunaan drone makin beragam di banyak sektor. Perusahaan-perusahaan drone mengembangkan pasar berbasis kebutuhan dan manfaat.

Berita Terkini

Diharamkan MUI dan Muhammadiyah, Minat Investasi Kripto di RI Surut?

Pernyataan Muhammadiyah yang menetapkan aset kripto sebagai barang haram diyakini tidak akan mengendurkan minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada instrumen ini.

BRImo E-Payment Cara Praktis Transaksi di E-Commerce dari BRI

BRImo E-Payment merupakan metode pembayaran yang memungkinkan konsumen bertransaksi di berbagai merchant tanpa perlu berpindah aplikasi.

Bermodal Suara, Ini Tips Menghasilkan Uang dari Voice Over Talent

Di era perkembangan teknologi digital saat ini, voice over talent semakin banyak diminati masyarakat bahkan karena dapat menjadi pemasukan tetap.

KPPU Sebut 4 Produsen Kuasai Pasar Minyak Goreng, Ada Praktik Kartel?

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan adanya sinyal praktik kartel atau persekongkolan dalam kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri.

Minyak Goreng Harga Rp14.000 Per Liter Mulai Tersebar di Jogja

Beberapa pedagang di Kota Jogja mulai menerapkan harga tunggal minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter.

Jadi Laboratorium Klinik Terbesar, Ini Fokus Prodia di Layanan Digital

Prodia Mobile menjadi salah satu pelayanan digital yang paling diminati banyak pelanggan.

Segera Cair, Ini Cara dan Syarat Mendapatkan BLT UMKM 2022

Untuk mendapatkan BLT para pelaku usaha sebelumnya harus mengetahui cara dan melengkapi syarat administrasi.

Jagongan Madiun Raya: Menangkap Peluang Ekonomi 6 Kabupaten/Kota

Kawasan Madiun Raya sejatinya lebih memiliki ketahanan (resilience) secara ekonomi selama pandemi dibandingkan ketahanan secara nasional.

Kisah Prodia Layani 100.000 Panggilan per Bulan lewat Tania dan Contact Center

Melalui Tania dan contact center, setiap pelanggan Prodia dapat memperoleh informasi yang sering menjadi pertanyaan utama.

BRI Kembangkan Klaster Tanaman Hias Desa Bunga di Gunung Arjuna

BRI sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan dan pemberdayaan UMKM.

Pemuda MES Dukung Pengembangan Muslimpreneur dari Masjid dan Pesantren

BSI meluncurkan program Talenta Wirausaha BSI pada Rabu (19/1/2022) di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan.

G20 Berpotensi Untungkan UMKM Rp1,7 Triliun dan 33.000 Lapangan Kerja

G20 diprediksi memberikan keuntungan bagi UMKM dengan potensi nilai konsumsi domestik mencapai Rp1,7 triliun.

XL Axiata Business Solutions Raih Sertifikasi Iso 22301:2019

Xl Axiata hadirkan layanan terbaik dan siap bersaing pada tender proyek pemerintah & swasta. 

Bansos Rp2,7 Triliun Tertahan, Mensos Minta DPR Ikut Turun Tangan

Mensos mengungkap anggaran senilai Rp2,7 triliun yang merupakan dana bantuan sosial (bansos), masih tertahan di bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Antam Turun Nih! Cek Harga Emas di Pegadaian, Kamis 20 Januari 2022

Pergerakan Harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada Kamis (20/1/2022) ini terpantau naik untuk emas UBS dan melemah untuk cetakan Antam.