PERTANIAN JATENG : Petani Tembakau di Temanggung Minta Permendag Segera Diterapkan

PERTANIAN JATENG : Petani Tembakau di Temanggung Minta Permendag Segera Diterapkan

SOLOPOS.COM - Ilustrasi petani tembakau Boyolali dan tembakau rajangan siap kirim (Septhia Ryanthie/JIBI/Solopos)

Pertanian di Jateng salah satu andalannya adalah tembakau yang banyak ditanam di Temanggung.

Solopos.com, SEMARANG – Petani tembakau yang mayoritas berada di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng) merasa lega dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 84 Tahun 2017 tentang Ketentuan Impor Tembakau. Mereka pun berharap peraturan itu segera diterapkan untuk melindungi komoditas tembakau lokal dari serbuan tembakau asal luar negeri atau impor.

“Pada waktu itu kita diundang tanggal 30 Oktober 2017. Kemudian, tanggal 2 November 2017 Permendag No. 84 tentang ketentuan impor tembakau ditandatangani. Kami senang karena selama ini impor tembakau mboten diatur [tidak diatur pemerintah],” ujar Ketua Asosiasi Petani Tembakau Nasional (APTI) Parmudji, seperti dikutip laman Internet resmi Pemprov Jateng, Minggu (11/2/2018).

Parmudji menambahkan impor tembakau memang harus diatur. Jika tidak, lama kelamaan nasib petani tembakau akan mirip dengan petani bawang putih. “Pas regane larang [saat harga tembakau mahal], diantem [dihajar] bawang impor, akhirnya mboten pajeng [akhirnya tembakau dari petani tidak laku],” imbuh Parmudi.

Parmudji mengaku dirinya bersama Ketua DPD APTI Jateng, Wisnu Brata, pernah berkunjung ke Tiongkok dan Thailand. Dalam kunjungan itu diketahui ada lahan tembakau seluas 200 ha di kedua negara itu.

Ia pun berpikir lahan tembakau yang luas di kedua negara itu bisa menjadi ancaman bagi tembakau lokal. Terlebih lagi, jika tembakau-tembakau dari Tiongkok dan Thailand itu diimpor ke Indonesia.

Parmudji pun mengapresiasi konstruksi pasal dalam Permendag No. 84/2017 yang mengatur secara teknis impor tembakau dengan tidak merugikan petani tembakau dalam negeri. Sekitar 30% aturan yang ada dalam Permendag No. 84/2017 itu dinilai menguntungkan petani dan membuat petani tembakau berdaulat di negaranya.

“Ketentuan izin impor berdasar rekomendasi kementerian pertanian. Tapi mengacu pada penyerapan lokal. Nek sing tuku lokale sithik, impore dibuka sitik [Kalau yang beli sedikit, impor dibuka sedikit]. Nek sing ora tuku, ora dibuka impore [Tapi kalau tidak ada yang beli, impor tidak dibuka]. Nek sing tuku akeh, impor dibuka banya tapi tapi tidak melebihi kapasitas nasional,” jelasnya.

Saat ini, para petani tembakau berharap, Permendag itu segera dilaksanakan. Paling tidak di bulan April, menjelang panen. “Kalau April diberlakukan, yang menanam tembakau tidak khawatir,” imbuh Parmudji.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengatakan produk tembakau memang didorong agar bermanfaat selain menjadi rokok. Ganjar menilai ide Bupati Temanggung untuk membuat pusat penelitian tembakau sangat bagus. “Itu yang dulu kita inginkan, mestinya ada tobaccoo center. Justru komoditas tembakau perlu dikembangkan,” tegas politikus PDI Perjuangan yang kembali dijagokan partainya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng dalam rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018 itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Ini Nama-Nama Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali

Sebanyak sembilan orang menjadi korban perahu wisata yang terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali, Sabtu (15/5/2021) siang WIB. Sementara 11 orang lainnya dinyatakan selamat.

Mau Bikin Video Klip Tema Alam? Cek Dulu Sekipan

Mau bikin video klip tema alam? Anda bisa cek ke Sekipan, Tawangmangu.

Pemboman Israel Hancurkan Gedung Pusat Media di Gaza

Pesawat-pesawat tempur Israel pada Sabtu (15/5/2021) menghancurkan sebuah gedung tempat sejumlah media internasional seperti Aljazeera dan Associated Press berkantor.

Istri PB XII Tutup Usia, Saatnya Regenerasi Pengelolaan Keraton Solo?

Petugas Humas dari Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, K.G.P.H.P.A. Tedjowulan, K.P. Bambang Pradotonagoro, menilai sudah saatnya dilakukan persiapan regenerasi pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Kita Harus Menjadi Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Ardian Nur Rizki, guru di Sekolah Indonesia Luar Negeri Johor Bahru, Malaysia.

BTS Jadi Bintang Tamu di "Friends: The Reunion," Begini Respons Penggemar

BTS jadi bintang tamu di Friends: The Reunion.

Mantap! TSTJ Solo Zoo Siapkan Wahana Makan Durian di Tepi Danau

Pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Solo Zoo menyiapkan wahana baru makan durian di pinggir danau untuk menarik pengunjung pada Libur Lebaran 2021.

Korban Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali: 5 dari Juwangi, 4 Grobogan

Sebanyak sembilan orang menjadi korban kecelakaan perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021).

H+2 Lebaran, 11.700 Kendaraan ke Jateng Dipaksa Putar Balik

Sebanyak 11.700 kendaraan dari wilayah Jawa Barat (Jabar) yang menuju Jawa Tengah (Jateng) harus putar balik  pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021).

Patroli Objek Wisata Air Klaten, Polisi Tak Temukan Pelanggaran Protokol Kesehatan

Pengelola objek wisata air Klaten juga sudah menyiapkan alat pengeras suara untuk mengimbau ke seluruh pengunjung.

Arus Turun Wisatawan dari Tawangmangu dan Ngargoyoso Lancar

Arus turun kendaraan wisatawan dari Ngargoyoso dan Tawangmangu, Karanganyar terpantau lancar Sabtu (15/5/2021) sore.

Mas Abby Eks Napi Teroris Yang Kini Mahir Meracik Siomay, Jualan di Sukoharjo

Kristianto alias Mas Abby mantan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Malang kini berjualan siomay di sekitar kediamannya di wilayah Sukoharjo.