PERTANIAN JATENG : Petani Berlahan 0,5 Ha ke Bawah Dominan, Pemprov Akui Petani Jateng Miskin

PERTANIAN JATENG : Petani Berlahan 0,5 Ha ke Bawah Dominan, Pemprov Akui Petani Jateng Miskin

SOLOPOS.COM - Buruh tani merontokkan padi saat panen raya di persawahan Desa Kedungori, Dempet, Demak, Jateng, Jumat (26/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Pertanian Jateng didominasi petani berlahan 0,5 ha yang membuktikan kemiskinan petani Jateng.

Solopos.com, TEMANGGUNG — Insan pelaku pertanian di Jawa Tengah didominasi petani dengan lepemilikan lahan sawah 0,5 hektare ke bawah. Kenyataan itu diakui Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Provinsi Jateng, Peni Rahayu, sebagai bukti kemiskinan petani Jateng.

"Berdasarkan pendataan yang dilakukan Pemprov Jateng bersama kabupaten/kota, sekitar 58% dari 2.567.000 petani di Jateng hanya memiliki lahan seluas 0,5 hektare ke bawah," ungkap Peni Rahayu seusai Rapat Evaluasi Pelaksanaan Kartu Tani di Pendapa Pengayoman, Kabupaten Temanggung, Jateng, Rabu (7/2/2018).

Kenyataan tersebut diakuinya bukan kondisi ideal bagi petani untuk bercocok tanam. Idealnya, menurut dia, satu petani mempunyai 2 ha lahan. "Jadi benar-benar petani kita itu miskin, karena lebih dari 50% kepemilikan lahan hanya 0,5 ha. Sedangkan petani yang memiliki lahan di atas 2 ha sangat kecil, hanya 2,8 persen," katanya.

Ia mengatakan sekitar 40% dari angka kemiskinan di Jateng adalah petani. Jadi petani ini benar-benar perlu dibantu. Salah satu upaya pemerintah untuk membantu petani adalah penyaluran pupuk bersubsidi. Agar distribusi pupul bersubsidi tersebut tepat sasaran, maka petani harus terdaftar dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang dalam perkembangannya kini diterbitkan Kartu Tani.

Ia mengatakan dalam sistem pendataan kartu tani tersebut tercantum nama dan alamat petani serta kepemilikan lahan. "Sekarang kalau provinsi maupun dari pusat akan memberikan bantuan ke Jateng sangat mudah, tinggal melihat sistem datanya ada semua. Siapa petani miskin yang prioritas untuk dibantu, karena di situ sudah tertera nama, alamat, dan kelompoknya," katanya.

Menurut dia, keakuratan sistem data petani di Jateng sudah diakui beberapa kementerian dan sejumlah provinsi penghasil pangan yang bulan lalu belajar ke Jateng.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Mau Bikin Video Klip Tema Alam? Cek Dulu Sekipan

Mau bikin video klip tema alam? Anda bisa cek ke Sekipan, Tawangmangu.

Pemboman Israel Hancurkan Gedung Pusat Media di Gaza

Pesawat-pesawat tempur Israel pada Sabtu (15/5/2021) menghancurkan sebuah gedung tempat sejumlah media internasional seperti Aljazeera dan Associated Press berkantor.

Istri PB XII Tutup Usia, Saatnya Regenerasi Pengelolaan Keraton Solo?

Petugas Humas dari Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, K.G.P.H.P.A. Tedjowulan, K.P. Bambang Pradotonagoro, menilai sudah saatnya dilakukan persiapan regenerasi pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Kita Harus Menjadi Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Ardian Nur Rizki, guru di Sekolah Indonesia Luar Negeri Johor Bahru, Malaysia.

BTS Jadi Bintang Tamu di "Friends: The Reunion," Begini Respons Penggemar

BTS jadi bintang tamu di Friends: The Reunion.

Mantap! TSTJ Solo Zoo Siapkan Wahana Makan Durian di Tepi Danau

Pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Solo Zoo menyiapkan wahana baru makan durian di pinggir danau untuk menarik pengunjung pada Libur Lebaran 2021.

Korban Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali: 5 dari Juwangi, 4 Grobogan

Sebanyak sembilan orang menjadi korban kecelakaan perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021).

H+2 Lebaran, 11.700 Kendaraan ke Jateng Dipaksa Putar Balik

Sebanyak 11.700 kendaraan dari wilayah Jawa Barat (Jabar) yang menuju Jawa Tengah (Jateng) harus putar balik  pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021).

Patroli Objek Wisata Air Klaten, Polisi Tak Temukan Pelanggaran Protokol Kesehatan

Pengelola objek wisata air Klaten juga sudah menyiapkan alat pengeras suara untuk mengimbau ke seluruh pengunjung.

Arus Turun Wisatawan dari Tawangmangu dan Ngargoyoso Lancar

Arus turun kendaraan wisatawan dari Ngargoyoso dan Tawangmangu, Karanganyar terpantau lancar Sabtu (15/5/2021) sore.

Mas Abby Eks Napi Teroris Yang Kini Mahir Meracik Siomay, Jualan di Sukoharjo

Kristianto alias Mas Abby mantan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Malang kini berjualan siomay di sekitar kediamannya di wilayah Sukoharjo.

Lalu Lintas Wonogiri Ramai, Mayoritas Keluar Kota

Lalu lintas di jalan raya Wonogiri pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021) terpantau masih ramai, tetapi lancar. Kebanyakan kendaraan keluar dari Wonogiri.