Tutup Iklan

PERTAMBANGAN KLATEN : Program Saber Pungli Bikin Sopir Truk Galian C Lega

PERTAMBANGAN KLATEN : Program Saber Pungli Bikin Sopir Truk Galian C Lega

SOLOPOS.COM - Sejumlah petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten mengecek muatan truk galian C di pos pemantau muatan di Mipitan Kecamatan Karangnongko, Klaten, Senin (24/10/2016). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)

Pertambangan Klaten, para sopir truk pengangkut galian C lega karena terhindar dari pungli.

Solopos.com, KLATEN -- Sejumlah sopir truk galian C yang biasa beroperasi di lereng Gunung Merapi mengaku lega setelah mendengar instruksi Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), soal pembentukan satuan pemberantasan (saber) pungli di Tanah Air.

Instruksi Presiden itu telah memberikan dampak positif bagi usaha penambangan di lereng Gunung Merapi. Berdasarkan pantauan Solopos.com di pos pemantau muatan di Mipitan Kecamatan Karangnongko, sejumlah sopir truk antre memasuki pos pemantau muatan yang dijaga 10-an petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten.

Setiap sopir yang mengangkut muatan melebihi batas langsung diberi surat tilang. Beberapa sopir truk mengaku pasrah dengan tindakan tegas petugas Dishub Klaten itu.

Para petugas Dishub di Mipitan tak bersedia kompromi dengan para sopir truk. “Truk galian C yang lewat di sini ratusan truk setiap harinya. Biasanya, ada yang ngeyel [membawa muatan berlebih]," jelas salah seorang petugas Dishub Klaten, Rifqi, saat ditemui Solopos.com di Mipitan Kecamatan Karangnongko, Senin (24/10/2016).

Jumlah sopir yang mendapat surat tilang tidak pasti, tapi tidak sampai 100 orang. "Di sini, juga tidak ada pungli. Kami tak berani melakukan hal itu,” kata dia.

Salah satu sopir truk galian C asal Klaten, Yuli, 31, mengakui pemberitaan besar-besaran yang dilakukan berbagai media terkait pemberantasan pungli memberikan dampak positif bagi sopir truk galian C.

Setidaknya, sopir truk galian C yang biasa mengirim pasir ke daerah Soloraya itu tak pernah menjumpai petugas yang meminta duit secara tak tesmi. “Saya pribadi melihat banyak petugas yang takut menarik pungli. Apalagi, di berbagai media presiden sudah bicara seperti itu. Ini sangat berbeda dibanding sebelumnya," kata Yuli.

Yuli mengaku dulu sering kali memberi uang Rp10.000-Rp50.000 kepada petugas. Menurut Yuli, terkadang petugas itu mencari-cari kesalahan misalnya kelebihan muatan. "Tapi saat ini sudah tidak ada penarikan tak resmi,” kata dia.

Hal senada dijelaskan sopir truk galian C asal Manisrenggo, Ganong, 35. Sopir truk yang biasa mengirim pasir ke kawasan Ceper itu mengaku tak pernah menemui petugas yang mengawasi transportasi di jalan raya meminta duit secara tak resmi.

“Sudah tidak ada. Semua sudah sesuai peraturan. Kalau saya salah, otomatis siap diberi surat tilang. Untuk kondisi jalan galian C di Klaten saya pikir sudah lumayan baik meski ada yang berlubang. Jalan di Klaten lebih baik dibandingkan jalan di kawasan Sleman, DIY,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.

Lokasi Pendidikan Anak-Anak Perusak Makam Mojo Solo Tak Berizin, Kemenag Jateng: Bubarkan!

Kemenag memastikan tempat pendidikan anak-anak pelaku perusak makam di Mojo, Pasar Kliwon, Solo, tidak berizin dan harus dibubarkan.

Nilai Transaksi Pasar Modal di Soloraya Turun, Kenapa?

Jumlah investor di Soloraya naik signifikan pada semester I tahun 2021, meski nilai transaksi turun karena kondisi pasar modal kurang bagus.

PO Ini Operasikan Bus Premium, Salah Satunya Berpusat di Palur

Bus-bus kelas premium jadi cara sejumlah PO untuk menggaet penumpang saat berpergian, salah satunya PO itu ada di Palur Karanganyar.

Pencurian Toko Ponsel di Madiun Terekam CCTV, Pelaku Kenakan Masker

Aksi pencurian terekam dalam CCTV atau kamera pengintai yang terpasang di dalam toko ponsel Majuhardware, Caruban, Kabupaten Madiun.

Nongkrong Berkerumun di Klaten, Siap-Siap Jadi Sasaran Swab Antigen

Pemkab Klaten akan melakukan tes swab antigen terhadap warga yang ketahuan nongkrong berkerumun dan melewati batas jam malam.

Fascino 125, Skutik Berfitur Hybrid dari Yamaha

Pabrikan sepeda motor Yamaha mengeluarkan sepeda motor skuter matik berfitur hybrid pada Fascino 125.

Ikut Rewangan Akikahan, 8 Keluarga di Purbayan Baki Sukoharjo Kena Covid-19

Delapan keluarga di satu perumahan di kawasan Purbayan, Baki, Sukoharjo, terpapar Covid-19 setelah ikut rewangan akikah.

Ketua GP Ansor Solo Dukung Gibran Tutup Lokasi Pendidikan Anak-Anak Pelaku Perusakan Makam

Ketua GP Ansor Solo, Arif Syarifuddin, menyayangkan aksi perusakan makam yang dilakukan oleh anak-anak seusia sekolah dasar.

Tepeng Steven and Coconut Treez Dimakamkan, Instagram Banjir Ucapan Duka

Sebelum dimakamkan, diketahui Tepeng Steven and Coconut Treez itu berjuang melawan corona.

Jangan Kecele! Tempat Wisata di Boyolali Tutup Sepekan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali kembali menutup semua tempat wisata di wilayah Boyolali selama sepekan mulai Selasa (22/6/2021).

Kelelahan Mendaki, Gadis 17 Tahun Asal Solo Digendong Turun Gunung Lawu

Gadis asal Kota Solo, B, 17, terpaksa digendong turun dari Gunung Lawu karena kelelahan saat mendaki bersama rombongannya.