Aksi Pasoepati saat mendukung Persis Solo dalam pertandingan Liga 2 Indonesia. (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO - Kesetiaan memang tak bisa dinilai dengan apapun. Pelajaran berharga itu sekali lagi diberikan pendukung Persis Solo saat tim kesayangannya melumat Semen Padang dengan skor 3-0 di Stadion Manahan, Senin (23/4/2018) lalu.

Meski Solo sempat diguyur hujan deras satu jam sebelum pertandingan, ribuan anggota Pasoepati dan Surakartans tetap berbondong-bondong mengenakan syal dan kostum tim untuk memadati Stadion Manahan. Laga yang digelar di hari kerja serta iming-iming siaran langsung salah satu televisi swasta pun sama sekali tak mengurangi minat fans untuk “menggeruduk” stadion.

Pengamatan Solopos.com, hampir tak ada tribune yang kosong di laga pembuka kompetisi Liga 2 2018 itu. Warna merah begitu mendominasi di tribune utara, selatan dan timur, kecuali tribune timur bagian B6 di mana Surakartans kompak mengenakan kostum serba putih. Setiap pemain Semen Padang memegang bola, seketika itu juga pendukung Persis berteriak untuk menebar “horor” pada pemain lawan.

Persis Solo sejatinya amat beruntung memiliki suporter loyal macam Pasoepati maupun Surakartans. Selain mampu memompa semangat juang pemain di lapangan, kontribusi mereka tak sedikit dalam menggenjot pendapatan klub. Kehadiran fans saat laga melawan Semen Padang bahkan memecahkan rekor jumlah penonton di Stadion Manahan.

Dihimpun dari data panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persis, laga tersebut disaksikan 21.637 penonton dengan total pemasukan Rp653.902.500. Jumlah ini mengalahkan rekor penonton Persis saat menjamu PSIS Semarang musim lalu. Kala itu, panpel mengantongi Rp616.800.000 dari 21.250 penonton.

Menurut Ketua Panpel Persis, Didik Daryanto, laga Senin lalu mencetak rekor pendapatan laga kandang Persis dalam kurun tiga tahun terakhir. “Rekor penonton melawan PSIS terpecahkan kemarin,” ujar Didik.

Tentu tak hanya kuantitas yang diberikan pendukung Laskar Sambernyawa. Kreativitas dan aksi simpatik mereka turut mengundang decak kagum. Tiga konfigurasi 3D yang tersebar di tiga tribune selalu mampu mengalihkan pandangan penonton dari lapangan hijau. Salah satu konfigurasi unik muncul dari tribune B7. Karakter terkenal video game, Mario Bros, tiba-tiba muncul dari gambar pipa dengan menggendong piala.

Tak lama kemudian karakter itu kembali masuk ke pipa, dan berganti gambar gembok yang masih terkunci. Konfigurasi yang dibikin Pasoepati Vendetta ini turut dibubuhi tulisan #2019NaikKasta. “Setiap konfigurasi yang kami bikin mengandung impian besar. Kami harap musim ini Persis mampu mengakhiri penantian suporter dengan promosi ke Liga 1,” ujar Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, kepada Solopos.com, Selasa (24/4/2018).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten