Persis Solo (Istimewa)

Solopos.com, MADIUN - Persis Solo bakal menghadapi Persatu Tuban pada lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2019 di Stadion Wilis, Kota Madiun, Senin (23/9/2019) sore WIB. Kemenangan menjadi harga mati jika Laskar Sambernyawa ingin memperbaiki peringkat di klasemen dan lolos ke babak delapan besar.

Persis benar-benar tenggelam di putaran kedua Liga 2 Indonesia musim 2019. Mereka sama sekali belum meraih kemenangan saat kompetisi hanya tinggal menyisakan lima laga. Padahal, tim tersebut sempat menjadi pemuncak klasemen di putaran I.

Raihan poin mereka juga mengkhawatirkan. Sejauh ini Persis berada di peringkat kelima klasemen sementara Liga 2 wilayah timur dengan poin 21. Mereka terpaut enam poin dari pemuncak klasemen sementara, Persik Kediri. Sementara, jarak poin Persis dengan peringkat empat, Martapura FC adalah tiga poin.

Persis juga pantas waspada atas kebangkitan Persatu. Meskipun menjadi penghuni dasar klasemen sementara, tim berjuluk Laskar Ronggolawe mencatatkan kemenangan pada dua laga terakhir, yaitu 3-2 saat melawan Martapura FC dan menang dengan skor 1-0 saat menjamu Persiba.
Pada putaran I lalu, Persis ditahan imbang 1-1 saat bertandang ke markas Persatu.

Pelatih Persis, Choirul Huda, mengatakan timnya sudah melakukan persiapan setelah bermain imbang melawan Madura FC, Rabu (18/9/2019) lalu. Ia menyatakan telah memaksimalkan waktu yang tersedia untuk melalukan evaluasi dan perbaikan di timnya.

“Pertandingan lawan Tuban [Persatu] ini kami menyiapkan tim dengan baik. Yang terpenting dari semua ini saya berharap pemain tetap optimistis. Situasi ini memang tidak mudah untuk Persis,” ujarnya dalam jumpa pers dilansir dari media officer Persis, Minggu (22/9/2019).

Tidak menang dalam beberapa pertandingan terakhir diakuinya menjadi fase yang berat bagi Persis. Namun, ia yakin dengan optimisme dan kerja keras, timnya dapat meraih hasil terbaik pada pertandingan Senin.

“Pada pertandingan lawan Madura lalu, karena situasi tidak menang di empat pertandingan sebelumnya, pemain jadi terbebani. Besok pemain bisa lepas beban itu. Semua punya motivasi sama untuk meraih hasil terbaik. Saya yakin pemain kerja keras dan berusaha semaksimal mungkin,” kata pelatih yang akrab disapa Cak Irul tersebut

Sementara itu, Pelatih Persatu, Bambang Sumantri, mengatakan perubahan jadwal Liga 2 menguntungkan mereka. Seharusnya Persatu harus melawat ke markas PSIM Jogja terlebih dahulu. “Kebugaran mereka [pemain] lebih siap. Cuma ada satu pemain akumulasi kartu. Kondisi tim bagus dan siap bermain,” kata dia saat jumpa pers, Minggu.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten