Tutup Iklan
Ugik Sugiyanto saat membela Persis Solo melawan PSIM Jogja. (Twitter-@persisofficial)

Solopos.com, SOLO - Ugik Sugiyanto adalah striker utama Persis Solo musim ini. Pemain gaek berusia 38 tahun itu menjadi pilihan utama sejak Persis dilatih Agus Yuwono (AY) mendatangkannya.

Di awal musim, performanya membuat ragu banyak pihak. Ia gagal menunjukkan kelasnya saat melakoni laga away ke Pulau Borneo. Pada laga melawan Mitra Kukar dan Persiba Balikpapan, pemain asal Malang, Jawa Timur, itu tak mampu mencetak gol.

Ia bahkan sempat ditepikan AY pada laga kontra Persik Kediri di Stadion Wilis, Kota Madiun, pada Sabtu (6/7/2019). Dimas Galih Gumilang yang dipercaya mengisi posisi ujung tombak justru berhasil mencetak gol yang membuat wajah Persis selamat dari kekalahan. Pertandingan itu berakhir imbang 1-1.

Ugik juga tak dimainkan saat Persis ditahan imbang Martapura FC 0-0 di kandang pada laga selanjutnya. Ia juga melewatkan laga melawan Madura FC dan melawan Persatu Tuban. Ugik akhirnya mendapat kepercayaan dipasang sebagai starting line up saat Persis menghadapi Sulut United di kandang karena M. Isa dan Dimas Galih mengalami cedera.

Pada laga itu, ia baru mampu menunjukkan kelasnya sebagai striker sarat pengalaman dengan gol cantik melalui bycycle kick memanfaatkan bola rebound yang gagal di antisipasi kiper Sulut United. Gol itu membantu Persis menang 2-0 atas tim asal Sulawesi tersebut.

Setelah laga itu, ia dipercaya menjadi striker utama saat melawan Persewar Waropen, PSBS Biak, dan terakhir PSIM Jogja. Walau sumbangan golnya tak banyak, pelatih Persis, Choirul Huda, mengapresiasi perkembangan performa sang pemain.

Ugik menjadi kandidat terkuat untuk menjadi starter saat Persis Solo melakoni laga perdana putaran II Liga 2 Indonesia musim 2019 melawan Mitra Kukar, Jumat (23/8/2019) mulai pukul 15.30 WIB. Pesaing terdekatnya, Dimas Galih, sebenarnya juga sudah fit dan siap untuk bermain penuh. “Kondisi Ugik dilihat dari pertandingan terakhir berada pada top performance,” ujar Choirul saat dihubungi Solopos.com, Kamis (22/8/2019).

Memang, kini Dimas Galih telah sembuh dan siap diturunkan. Selama beberapa kali latihan, Choirul memberikan kesempatan pada dua striker itu untuk bermain di tim utama. “Sebelum main [pemain] saya tentukan. Dua pemain punya kesempatan bermain. Tapi peluang besar ada pada Ugik [jadi startet],” terangnya.

Selain posisi striker, M. Alaik Sobrina dipastikan menjalani debut bersama Laskar Sambernyawa melawan Mitra Kukar. Ia akan menempati posisi yang ditinggalkan Jodi Kustiawan, yaitu stopper. Jodi menjalani hukuman larangan bermain karena akumulasi kartu kuning.

Sementara itu, Dedi Cahyono Putro yang juga sudah disahkan menjadi pemain Persis pada Kamis belum tentu dimainkan. “Intinya pemain sudah siap bermain. Dari 23 pemain yang kami miliki, hanya M. Isa yang masih dalam proses pemulihan pascacedera,” tutupnya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten