Persis Solo Tunjuk Misha Radovic Sebagai Direktur Teknik, Apa Tugasnya?

Persis Solo resmi menunjuk Misha Radovic sebagai Direktur Teknik, Selasa (19/10/2021). Penunjukkan itu merupakan komitmen manajemen membuat Persis Solo semakin profesional dan berprestasi.

Ichsan Kholif Rahman
Rabu, 20 Oktober 2021 - 10:35 WIB

SOLOPOS.COM - Mantan pelatih AC Milan Academy, Misha Radovic, direkrut menjadi Direktur Teknik Persis Solo. (Istimewa/Persis Solo)

Solopos.com, SOLO – Persis Solo resmi menunjuk Misha Radovic sebagai Direktur Teknik, Selasa (19/10/2021). Manajamen menyatakan penunjukkan pelatih asal Serbia itu sebagai komitmen membuat Persis Solo semakin profesional dan berprestasi.

Secara struktur, Direktur Teknik berada di antara tim kepelatihan dan manajemen. Direktur Teknik bertugas menjembatani komunikasi keduanya demi kepentingan dan kemajuan klub.

Misha menyatakan ada beberapa aspek yang membuatnya tidak berpikir lama untuk bergabung dengan Laskar Sambernyawa. Ia merasa Persis memiliki ketepatan visi progresif yang disusun oleh manajemen.

Baca Juga: Klasemen Grup C Liga 2: Persis Solo Pepet PSCS Cilacap, PSG Pati Buncit

Menurutnya manajemen Persis Solo sangat profesional dan dihuni banyak anak muda. Manajemen juga punya pendekatan sepak bola dan bisnis progesif. Ditambah Persis Solo punya project dan ide jangka panjang yang jelas.

Dalam keterangannya yang diterima Solopos.com, Selasa (19/10/2021) malam, Misha Radovic mengatakan telah menyaksikan seluruh laga Laskar Sambernyawa. Ia menilai ada atmosfer positif di bawah kepemimpinan pelatih Persis Solo, Eko Purdjianto.

Namun, ia menilai Persis Solo harus harus berkembang dan lebih dinamis. Dalam format kompetisi yang pendek seperti ini, rutinitas latihan dan daily basis adalah hal yang lebih berpengaruh daripada sekadar formasi di atas kertas.

“Tapi saya percaya di laga selanjutnya Persis Solo akan meraih kemenangan. Ini hanya perkara waktu karena kerangkanya sudah dibentuk dengan baik oleh Coach Eko,” kata Mischa.

Ia mengatakan telah mengamati komposisi dan kedalaman individu skuad Laskar Sambernyawa. Tetapi, kerja sama tim jauh lebih penting untuk bekerja sebagai satu kesatuan.

“Aspek individual tidak lebih penting daripada permainan tim secara kolektif. Ada banyak aspek yang lebih menentukan dibanding performa individu,” imbuh dia.

Baca Juga: Debut Buruk Joko Susilo Sebagai Pelatih PSG Pati

Misha dipercaya untuk mengawasi dan bertanggung jawab terhadap segi teknis meliputi sisi taktik, strategi, dan filosofi permainan tim secara komprehensif. Hal itu bertujuan untuk mengembangkan kualitas permainan klub dari level junior yakni Persis Youth yang sedang dirintis hingga level senior atau skuat utama.

“Dari dulu saya selalu punya gaya attack-minded dan gemar melakukan high press. Sederhananya sepak bola yang lebih dinamis dan agresif untuk mendominasi pertandingan. Mudah-mudahan filosofi ini bisa diadaptasi oleh Persis Solo di segala level usia,” kata dia.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif