Persis Solo Matangkan Formasi 4-4-2 Saat Uji Coba Lawan UNS
Striker Persis Solo, Rishadi Fauzi (kanan), dibayangi Joko Susilo saat latihan di Lapangan Donohudan, Boyolali, beberapa waktu lalu. Persis Solo berencana menggelar tes Covid-19 sebelum berlatih kembali pada awal September. (istimewa/Persis Solo)

Solopos.com, SOLO — Persis Solo bakal memanfaatkan uji coba melawan tim Universitas Sebelas Maret Solo sebagai ruang untuk mengasah formasi baru. Pertandingan persahabatan ini akan dilangsungkan pada Sabtu (10/10/2020).

Persis Solo Sambernyawa yang biasa tampil dengan taktik 4-3-3 akan menjajal formasi yang lebih seimbang yakni 4-4-2. Namun Laskar Sambernyawa akan mendapat tantangan dalam menerapkan strategi alternatif mengingat sejumlah pemain belum dalam kondisi fit.

Dalam game internal di Lapangan Klumprit, Mojolaban, Sukoharjo, Jumat (9/10/2020) pagi, Pelatih Salahudin sudah mulai menerapkan taktik 4-4-2 pada tim berpakaian rompi. Tim rompi diperkuat kiper Sendri Johansah, sedangkan kuartet pertahanan diisi Ade Fanny, Golfriedo Agustinus, Bernardus dan Selsius.

Duh, Truk Satpol PP Sukoharjo yang Dibakar Saat Demo Biasa untuk Penertiban PKL dan Reklame Liar

Barisan gelandang diisi Jackson, Yan Pieter Nasadit, Oky Derry dan Engelberd Sani, sedangkan duo striker dipercayakan pada Nanang Asripin dan Rishadi Fauzi. Meski kalah mencolok dari tim jersey dengan skor 3-6, tim rompi yang mayoritas diisi pemain pelapis cukup mampu mengembangkan permainan.

Dua gol tim rompi diborong Nanang, satu gol lain dicetak bek sayap magang, Selsius. Salahudin mengaku sengaja menerapkan formasi lebih seimbang pada tim kedua untuk mematangkan taktik alternatif jelang uji coba tertutup lawan UNS.

“Kalau lawan Persika Karanganyar kemarin kan kami masih fokus di 4-3-3. Di uji coba lawan UNS nanti mungkin kami akan pakai 4-3-3 di babak pertama lalu 4-4-2 di babak kedua,” ujar Salahudin saat ditemui Solopos.com seusai memimpin latihan.

Agresivitas

Secara umum Salahudin cukup puas dengan kinerja pemain dalam game hari Jumat. Banyaknya gol menjadi indikator meningkatnya agresivitas yang sempat hilang saat melawan Persika, terutama di babak kedua. Namun sang pelatih mengakui hujan gol juga berarti ada masalah di lini pertahanan.

“Penjagaan masih terlalu renggang. Namun posisi bek memang kurang maksimal karena ada beberapa yang cedera,” kata dia.

Alhamdulillah Lima Ibu Hamil di Wonogiri Sembuh dari Covid-19

Duo bek sayap yakni Marko Kabiay dan Dedi Tri Maulana tak mengikuti latihan karena cedera, adapun stoper Susanto absen karena tengah menikah di Purwodadi. Ketiganya pun hampir pasti tak tampil di uji coba melawan UNS akhir pekan ini.

“Bruno tadi sebenarnya juga masih ada lecet di kaki. Kondisi seperti ini, kami tentu berharap Joko Susilo segera kembali. Namun untuk laga besok kami akan maksimalkan pemain yang ada dulu,” tutur Salahudin.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom