Peserta seleksi tim Persis Solo unjuk kemampuan di Stadion Sriwedari, Solo, Rabu (13/2/2019). (Solopos-M. Ferri Setiawan)

Solopos.com, BOYOLALI — Persis Solo dijadwalkan menggelar latih tanding sekali lagi sebelum libur Hari Raya Idul Fitri. Sejumlah klub lokal dibidik untuk laga ekshibisi yang rencananya digelar Rabu (29/5/2019) sore di Lapangan Dibal, Ngemplak, Boyolali tersebut.

Belakangan latih tanding melawan klub lokal maupun klub profesional asal Soloraya menjadi pilihan Persis setelah sejumlah rencana ujicoba melawan tim selevel kandas. Akhir pekan lalu Laskar Sambernyawa membungkam tim Dibal FC dengan skor 8-1. Sebelum laga tersebut Persis sukses menaklukkan klub Liga 3, Persebi Boyolali, dengan skor 2-0.

Pelatih Persis, Agus Yuwono, mengatakan tim idealnya mendapat partner ujicoba sepadan jelang kick off Liga 2 2019 yang kurang dari sebulan lagi. Namun pihaknya mengakui ujicoba tersebut belum dapat diwujudkan sebelum Lebaran setelah rencana ekshibisi melawan Persewar Waropen dan PSCS Cilacap batal.

“Ujicoba melawan tim selevel sangat perlu untuk melihat kemampuan dan progress tim. Apalagi kompetisi sebentar lagi dimulai,” ujar Agus saat ditemui Solopos.com seusai memimpin latihan di Lapangan Dibal, Ngemplak, Selasa (28/5/2019).

Kondisi tersebut membuat Laskar Sambernyawa harus bisa memaksimalkan latih tanding melawan klub lokal. Sebelum libur Lebaran mulai 1 Juni, Jodi Kustiawan dkk. rencananya bakal menggelar latih tanding sekali lagi yakni pada Rabu sore.

Agus mengaku belum dapat memastikan lawan yang bakal dihadapi di laga tersebut. “Masih komunikasi, yang jelas tim lokal,” kata dia.

Agus menambahkan skuat Persis akan diliburkan hingga 9 Juni 2019. Pada 10 Juni 2019, Laskar Sambernyawa sudah akan mulai berlatih di Madiun. Sang pelatih berharap pada tanggal tersebut fasilitas pemain seperti mes sudah siap di Kota Gadis. “Jadi setelah libur Lebaran langsung bertolak ke Madiun.”

Kelompok suporter Persis yang tergabung dalam Surakartans menyayangkan lambatnya pergerakan manajamen dalam menyiapkan fasilitas tim di Madiun. Diketahui, rencana boyongan Kota Gadis sedianya sudah dilakukan sejak akhir Januari 2019 lalu. Namun kendala kesiapan mes membuat perpindahan tim molor hingga Juni 2019.

“Ini kan menggelikan. Selain itu ada sejumlah masalah lain seperti pemilihan pemain yang cenderung seadanya, ujicoba tidak jelas hingga pergantian manajemen dadakan. Kami bakal melihat sejauh mana Persis bakal melaju dengan persiapan seperti ini.” 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten