Suporter Persis Solo. (Solopos-Sunaryo Haryo Bayu)

Solopos.com, SOLO - Kekalahan beruntun yang dialami Persis Solo pada tiga laga terakhir Liga 2 Indonesia musim 2019 membuat para suporter kecewa. Namun, mereka tetap memberikan dukungan dan harapan Laskar Sambernyawa bisa bangkit di sisa laga musim ini.

Pada laga terakhir, Persis meraih kekalahan pada laga melawan Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (13/9/2019) sore WIB. Tuan rumah meraih kemenangan 2-1 pada laga tersebut.

Walau demikian, suporter Persis tetap mengapresiasi perjuangan para pemain, tim pelatih, dan ofisial. Perwakilan Surakartans, Adith, mengungkapkan pihaknya memang menyayangkan kekalahan saat Persis menghadapi Martapura FC dan dua laga sebelumnya. Tetapi pihaknya tetap mengapresiasi permainan yang ditunjukkan Ugik Sugiyanto dkk.

“Permainan sudah ada peningkatan dan pola permainan sudah semakin terlihat. Kami menilai, kalau mereka bermain di lapangan yang bagus, tim bisa bermain ngotot dan skema permainannya bagus. Cuma penyelesaian akhir yang perlu diasah,” ungkapnya saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (14/9/2019).

Ia mengatakan meski Persis meraih hasil negatif pada empat laga terakhir, Surakartans tetap angkat topi untuk perjuangan tim di lapangan. Namun, ia meminta evaluasi terus dijalankan seusai hasil buruk tersebut.

“Apapun hasil yang didapat, kalau pemain dan pelatih mengerahkan 100 persen tenaga dan pikiran untuk Persis, hal itu bisa terlihat dalam permainan di lapangan,” kata dia.

Lebih lanjut, jika beberapa waktu lalu pemain dan pelatih mempertanyakan kehadiran suporter, menurutnya para pendukung setia Persis tak kemana-mana. Suporter tetap selalu ada untuk Persis. “Hati, pikiran, dan doa teman-teman [suporter] selalu untuk Persis walaupun memang belum bisa mendukung langsung saat laga kandang. Tapi, di laga away, teman-teman pasti ada,” katanya.

Ia menambahkan dukungan yang dilakukan musim ini memang bukan dengan datang ke stadion. Mereka memilih aksi nyata untuk memperbaiki sistem yang ada di tubuh Persis dari sisi teknis maupun nonteknis. Menurutnya, suporter ingin masa Persis berjaya di masa depan

“Kami ingin pemain dan pelatih harus tetap bersemangat dan bangga memperjuangkan lambang Persis di dada. Kami juga mengingatkan ini bukan pertandingan uji coba, maka mereka dituntut memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Jangan terlalu lama berproses. Tapi kami menunggu progresnya. Dan hasil tidak terlalu kami pikirkan,” urainya.

Sementara itu, Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, juga tetap memberikan semangat untuk tim kebanggan. Ia berharap Persis segera bangkit dari keterpurukan. “Tetap semangat untuk meraih poin di sisa kompetisi karena persaingan meraih tiket delapan besar [Liga 2 Indonesia musim 2019] sangat ketat,” kata dia. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: