Salah satu pemain Persis Solo, Oky Derry, mengikuti pengukuran kemampuan otot bisep di pusat gym Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang berada di kawasan Manahan. (Solopos-Ivan Andimuhtarom)

Solopos.com, SOLO - Agus Yuwono memimpin program latihan Persis Solo menuju Liga 2 Indonesia musim 2019. Program latihan itu dimulai dengan sesi pengukuran kondisi tubuh di pusat gym Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang berada di kawasan Manahan, Senin (1/4/2019) sore.

Pengukuran kondisi tubuh itu diikuti oleh semua pemain yang sudah dikontrak Persis termasuk lima pemain baru. Hanya Satu pemain yang absen yakni Crah Eka Angger Iswanto karena tengah sakit. Pelatih Persis, Agus Yuwono (AY) datang langsung memantau pengukuran kondisi.

Para pemain dibagi dalam tiga kelompok. Mereka kemudian mengikuti berbagai pengukuran seperti seated row, biceps, triceps, leg extention, squat, dan bench press. AY mengatakan ingin mengetahui kekuatan otot masing-masing pemain. “Saya ingin tahu semua kekuatan otot yang ada dan dibutuhkan dalam sepak bola,” ujarnya saat berbincang dengan Solopos.com.

Selanjutnya, para pemain akan mengikuti pengukuran VO2max pada Selasa (2/4/2019) sore WIB. “Agendanya di luar ruang. Tapi ini masih mencari lokasi yang sesuai,” terang mantan Pelatih Persidafon tersebut.

Ia mengatakan, setelah pengukuran kemampuan selesai dirinya baru menentukan program latihan yang sesuai. Latihan teknik dan strategi kemungkinan akan dilaksanakan setelah 7 April. “Program ini saya buat dengan asumsi kick off Liga 2 dimulai Mei 2019. Tapi kalau Mei itu kan Bulan Puasa. Selama ini selama puasa, Liga 2 libur. Ini yang masih belum tahu,” kata dia.

Sementara itu, kiper Persis, Andri Prabowo, mengaku baru mengetahui program perdana saat ia dan para pemain dikumpulkan di mes Persis. Ia mengaku siap menjalankan semua program yang sudah dibuat pelatih. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten