Persaingan Live Shopping Kian Sengit, E-Commerce Mana Paling Diminati?

Pendekatan live shopping menggunakan paltform media sosial diprediksi mengalami peningkatan ke depan dan akan makin banyak diadopsi oleh penyedia platform media sosial.

 Ilustrasi belanja online. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi belanja online. (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA — Pendekatan live shopping menggunakan paltform media sosial diprediksi mengalami peningkatan ke depan dan akan makin banyak diadopsi oleh penyedia platform media sosial.

Peneliti ekonomi digital Institut for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menyebut strategi live shoping memiliki prinsip yang sama dengan etalase. Dinilai lebih menarik konsumen karena barang yang ditawarkan dapat disaksikan dan dideskripsikan dengan lebih terperinci.

PromosiKenaikan TDL Pelanggan 3.000 VA Berpotensi Tambah Beban Industri

“Secara teori sih harusnya bisa berkontribusi positif terhadap permintaan penjualan ya,” ujarnya, Senin (24/1/2022) seperti dilansir Bisnis.

Menurut Huda, tingkat ketertarikan konsumen juga didukung oleh daya pikat penjual, cara promosi, harga, dan tampilan video. Terlebih, live shoping sering kali menwarkan harga yang lebih rendah atau diskon.

Baca Juga: Perusahaan Jasa Tirta I Siap Kembangkan Bisnis Air dan Non Air di 2022

Huda mengatakan, ke depan akan makin banyak platform yang dapat digunakan untuk live shoping. Untuk itu keberadaan e-commerce, yang juga menyediakan platform live shoping dapat disaingi oleh platfrom media sosial seperti Facebook (Meta), Instagram, dan TikTok.

“Bahkan saya membayangkan Whatsapp nanti bisa live juga, nanti akan sengit persaingannya,” jelas Huda.

Huda menjelaskan, ke depan para konsumen akan lebih memilih live shoping karena dinilai lebih informatif dan dapat melakukan interaksi lebih intens dengan penjual.

Baca Juga: KKN UNS Tim 310 Kembangkan UMKM di Wonogiri Dengan Pelatihan Bisnis Online

Persona Brand

Menurut survei yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Katadata Insight Center menyebut, selain berkomunikasi, akses internet digunakan paling banyak untuk berselancar di media sosial. Dari 10.000 responden, 49,8 persen diantaraya mengaku paling menggunakan internet untuk mengakses media sosial.

Adapun Facebook dan Instagram, platform yang sering digunakan untuk melakukan live shoping, menduduki posisi kedua (23,2 persen) dan ketiga (13,8 persen) sebagai media sosial yang paling dipercaya.

Selain itu, aplikasi e-commerce yang paling banyak digunakan yaitu Shopee (74,7 persen). Shopee merupakan e-commerce yang telah mengadopsi layanan live shoping di dalam sistem apikasinya.

Dalam laporan yang berjudul 10 Zillennial Megashift 2022 disebutkan, pada riset Salesforce 2020, Gen Z memiliki presentase lebih rendah dibanding milenial terkait kepercayaan mereka terhadap perusahaan. Hanya 53 persen dari Gen Z yang juga melihat persona brand sebagai sesuatu yang autentik – lebih kecil dibanding milenial sebanyak 61 persen.

Baca Juga: Asosiasi Bank Syariah Indonesia Bekali Bisnis Online Pelaku UMKM

Laporan tersebut mengatakan, konsumen muda lebih menyukai pendekatan produk yang lebih realistis dan otentik. Hal ini yang kemudian menyebabkan adanya transisi kepercayaan dari brands dan mega influencers kepada micro influencers.

Dikatakan juga, micro Influencers adalah mereka yang berperan dalam memasarkan produk kepada Gen Z dengan cara yang lebih realistis. Biasanya mereka mengulas berdasarkan pengalaman pribadi menggunakan produk tersebut, salah satunya melalui live shoping.

Masih dalam laporan yang sama, mengutip data dari hasil survei Forrester, sekitar 63 persen responden Gen Z menggunakan TikTok setiap minggunya. Platform data analisis Statista juga menemukan rata-rata pengguna TikTok berada di antara usia 13-24 tahun.

Secara umum TikTok juga merupakan media sosial yang pertumbuhannya pesat dan telah diunduh lebih dari 300 juta pengguna pada kuartal pertama dan kedua tahun 2020.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

+ PLUS 5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

UU Buggery yang disahkan parlemen Inggris pada masa pemerintahan Henry III pada 1533 menyatakan homoseksual merupakan perbuatan ilegal. Lima abad kemudian, tepat pada 17 Juli 2013, Inggris melegalkan pernikahan sesama jenis melalui reformasi undang-undang.

Berita Terkini

Jangan Bingung, Ini Perbedaan Kartu Kredit dan Debit

Kartu debit dan kartu kredit adalah produk-produk bank berupa kartu yang mampu mempermudah proses transaksi ketika berbelanja.

Kolaborasi, Hermawan Kartajaya-Kaesang Bikin Podcast Change The Game

Kaesang Pangarep bersama Hermawan Kartajaya resmi merilis podcast Change the Game pada acara Jakarta Marketing Week 2022 yang digelar MarkPlus, Inc.

Ini Perbandingan Harga Minyak Goreng di Indonesia dengan Negara Lain

Masalah minyak goreng bukan merupakan persoalan yang mudah untuk ditangani oleh pemerintah, karena terdampak harga di tingkat global.

Ekspor CPO Dibuka Lagi, Harga Minyak Goreng Sudah Turun?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mencabut larangan ekspor crude palm oil (CPO) dan minyak goreng. Lantas apakah harga minyak goreng sudahh turun setelah ada kebijakan itu?

Kuliner hingga Pernak-Pernik, Korean Wave SGM Manjakan Penggemar K-Pop

Korean Wave, Culture Comes to be Loved, yang digelar Solopos Media Group (SMG) dan Solo Grand Mall (SGM) menjadi wadah untuk mencari pernak-pernik tentang budaya populer Korea atau K-Pop.

Lindungi Nasabah dari Kejahatan Social Engineering, Ini Langkah BRI

Social engineering merupakan tindak kejahatan yang memanipulasi psikologis korban untuk membocorkan data pribadi dan data perbankan korban.

Investasi di GOTO Bukan Cari Cuan tapi untuk Prospek ke Depan

Dengan bergabungnya perusahaan dalam ekosistem GoTo, diharapkan bisa memperluas kolaborasi dan kerjasama strategis yang semakin meningkatkan value added bagi kedua belah pihak.

Peluang Bisnis yang Cocok untuk Anak Muda

Ada berbagai ide usaha yang cocok untuk anak muda. Bisnis-bisnis itu tidak hanya populer, tapi juga punya peluang keuntungan yang besar.

Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Naik Kapan? Ini Penjelasan Menkeu

Pemerintah menegaskan kenaikan tarif dasar listrik atau TDL bagi pelanggan 3.000 Volt Ampere (VA) ke atas bertujuan menjaga daya beli masyarakat.

The Sunan Hotel Solo Kembali Sabet Travelers’ Choice Award 2022

Travelers’ Choice Award 2022 merepresentasikan prestasi The Sunan Hotel Solo yang mampu mempertahankan konsistensi dan kualitas pelayanan terhadap para tamu.

Keran Ekspor CPO Dibuka, Pengusaha Tunggu Regulasi

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) masih bersiap karena menunggu arahan dari Kementerian Perdagangan terkait regulasi dari domestic market obligation (DPO) dan domestic price obligation (DPO).

The Alana Surabaya Ikut Memeriahkan HUT ke-729 Kota Surabaya

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-729 Kota Surabaya, The Alana Surabaya mengajak tamu untuk bernostalgia serta menjelajahi wisata dan kuliner khas Kota Surabaya.

NeutraDC, Momentum Tepat Telkom Kembangkan Bisnis Data Center

Bisnis data center melalui NeutraDC milik Telkom merupakan momentum tepat untuk menjadikan perusahaan Digital Telco Company yang ikut mendorong kemajuan ekonomi digital nasional.

Keran Ekspor CPO Dibuka, Harga Minyak Goreng Kemasan dan Curah Turun?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut larangan ekspor CPO dan minyak goreng. Lantas apakah kebijakan itu memengaruhi harga minyak goreng curah maupun minyak goreng kemasan?

Indef: Pemerintah Harus Beri Kepastian Pembayaran Kompensasi BBM

Peneliti Indef menyatakan pemerintah harus segera memberi kompensasi kepada Pertamina terkait subsidi BBM dan elpiji yang saat ini telah mencapai Rp300-an triliun