Pasar Singosaren Solo. (JIBI/Solopos/Dok)

Perparkiran Solo, parkir valet di Jl. Gatot Subroto dan Jl. Dr. Radjiman belum jadi diberlakukan tahun depan.

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menunda rencana pemberlakuan parkir valet atau valet parking di Jl. Gatot Subroto dan Jl. Dr. Radjiman. Parkir valet tak jadi diberlakukan tahun depan.

Penundaan itu disebabkan tersedianya sarana dan prasarana pendukung penerapan parkir valet tersebut. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perparkiran Kota Solo, M. Usman, ketika dijumpai wartawan di Balai Kota Solo, Minggu (18/12/2016), mengatakan menunda menerapkan parkir valet di kedua ruas jalan itu sampai sarana prasarana pendukung siap. “Valet parking Jl. Gatot Subroto dan Jl. Dr Radjiman kami tunda dulu,” kata dia.

Usman menyebutkan salah satu sarana pendukung parkir valet adalah keberadaan gedung parkir. Gedung parkir untuk penerapan valet parkir ini dinilai belum siap. Rencana pemanfaatan gedung Pasar Singosaren sebagai tempat parkir juga tidak memungkinkan.

Berdasar kajian, kapasitas lahan parkir Pasar Singosaren hanya menampung sekitar 100 unit mobil. Hitungan tersebut dengan catatan apabila seluruh lahan parkir dari pelataran, basement, hingga lantai III dimaksimalkan.

“Kami juga melihat dari sisi kenyamanan. Kalau tujuannya berbelanja Jl. Dr. Radjiman, lalu parkir valet di Pasar Singosaren nanti sangat jauh,” kata dia.

Alasan lain, Usman mengatakan akan menerapkan sistem parkir mobil menjadi nol derajat di Jl. Gatot Subroto. Dengan kondisi ini, daya tampung parkir Jl. Gatot Subroto akan berkurang. Kendaraan yang tak tertampung secara otomatis akan menggunakan lahan parkir Pasar Singosaren. “Jadi tidak mungkin kami gunakan Pasar Singosaren untuk parkir valet ,” katanya.

Usman mengatakan penerapan parkir valet bertujuan selain mengatasi persoalan keterbatasan lahan parkir, juga memberi kemudahan dan kenyamanan bagi pengunjung. Dengan sistem valet, kendaraan akan dipusatkan di area parkir tertentu sehingga tidak ada kendaraan yang terparkir di sepanjang Jl. Gatot Subroto dan Jl. Dr. Radjiman.

Saat ini, parkir valet baru ada di Pasar Gede. Pada awalnya pengunjung masih ragu dengan parkir jenis ini, namun dengan sosialisasi yang gencar kini masyarakat sudah paham dan tahu sistemnya.

“Parkir valet tidak hanya untuk kendaraan roda dua, namun juga roda empat. Roda empat parkirnya di taman parkir Lojiwetan, sedangkan kendaraan bermotor di utara Pasar Gede sisi barat,” katanya.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo, Subagiyo, mengatakan kondisi lahan parkir Pasar Singosaren selama ini terbatas dan selalu penuh. “Silakan lihat langsung, pada hari biasa saja parkir di lantai bawah sampai atas penuh semua,” katanya.

Dengan kondisi ini, Subagiyo menilai lahan parkir Pasar Singosaren tidak dapat menampung lagi tambahan kendaraan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten