Perpanjangan Libur Lebaran 2022 Tak Berlaku di Sragen, Ini Alasannya

Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi, mengungkapkan kebijakan perpanjangan libur Lebaran hanya berlaku untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jabar.

 Kepala Disdikbud Sragen Suwardi (di podium) menyampaikan arahan dan membuka Forum Pemangku Kepentingan Daerah di Aula SMAN 3 Sragen, Senin (22/11/2021). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Kepala Disdikbud Sragen Suwardi (di podium) menyampaikan arahan dan membuka Forum Pemangku Kepentingan Daerah di Aula SMAN 3 Sragen, Senin (22/11/2021). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN—Perpanjangan masa libur Lebaran 2022 bagi siswa SD, SMP, dan SMA tidak berlaku di Kabupaten Sragen. Para siswa di Bumi Sukowati tetap masuk sekolah mulai Senin (9/5/2022) besok.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Sragen, Suwardi, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (6/5/2022), mengungkapkan kebijakan perpanjangan libur Lebaran itu hanya berlaku untuk wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Banten, dan Jawa Barat (Jabar).

PromosiJembatan Jurug: Saksi Modernisasi Masyarakat Kuli di Kota Bandar, Solo

Dia menyatakan hingga Jumat ini di Jawa Tengah tidak ada kebijakan perpanjangan libur Lebaran. “Jadi siswa untuk SD dan SMP tetap masuk sekolah mulai Senin besok,” ujar Suwardi.

Baca Juga: Libur Sekolah untuk DKI dan Jabar Resmi Diperpanjang

Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Sragen, Sukisno, menerangkan sampai saat ini tidak ada kebijakan perpanjangan libur Lebaran sehingga para siswa tetap masuk pada Senin besok.

Dia menerangkan biasanya pada hari pertama para siswa dan guru melaksanakan halalbihalal.

Pada hari pertama itu juga, kata dia, Disdikbud Sragen akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah-sekolah untuk memastikan para aparatur sipil negara (ASN) benar-benar masuk kerja atau masih ada yang tidak masuk.

Baca Juga: Libur Lebaran 2022, Warung Kuliner Khas Sragen Diserbu Pemudik

“Sidak itu sebagai tindak lanjut atas kewajiban masuk kerja sesuai dalam Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen No. 800/3045/24/2022 tertanggal 28 April 2022. Hasil sidak itu akan dilaporkan ke Sekda,” ujarnya.

SE Sekda yang ditandatangani Tatag Prabawanto B. atas nama Bupati Sragen itu ditujukan kepada Sekretaris DPRD, staf ahli Bupati, Inspektur Daerah, kepala badan/dinas, kepala bagian Setda, Direktur RSUD, dan camat.

Dalam surat itu, Sekda mengacu pada Keputusan Presiden No. 4/2022 tentang Cuti Bersama Pegawai ASN 2022. Dalam keputusan tersebut, ASN mulai masuk kerja pada 9 Mei 2022.

Baca Juga: Ditanya Soal Open House Lebaran 2022, Ini Jawaban Bupati Sragen Yuni

“Untuk mengoptimalkan pelayanan publik dan menegakkaan disiplin pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen, khususnya disiplin waktu kerja maka hari pertama masuk kerja perlu dilakukan pemantauan di masing-masing perangkat daerah. Untuk mempelancar pemantauan itu, dimohon kerja samanya untuk ikut mendata PNS yang masuk kerja dan PNS yang bolos pada hari pertama ASN masuk kerja,” tulis Sekda.

Sekda melanjutkan hasil panatauan tersebut segera dilaporkan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sragen pada hari pertama masuk kerja melalui surat maya (Surya). Laporan ke BKPSDM Sragen, terang Sekda, paling lambat pukul 11.00 WIB.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

+ PLUS Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Berita Terkini

Kenapa di Boyolali Banyak Terdapat Sapi? Ini Jawabannya

Kota Susu adalah julukan dari Kabupaten Boyolali yang lokasinya di kaki sebelah timur Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Kisah Wanita-Wanita Pemetik Daun Teh Kemuning, Upahnya Rp700 Per Kg

Sebagai besar buruh pemetik daun teh di Desa Kemunging, Ngargoyoso, Karanganyar adalah dari kalangan wanita dan berusia lanjut. Sehari rata-rata mereka memetik 25 kg daun teh.

2 Menteri Jokowi Ini Diam-Diam Telah Blusukan ke Klaten, Ada Apa Ya?

Sebanyak dua menteri di era Presiden Joko Widodo alias Jokowi diam-diam blusukan ke Klaten dalam waktu kurang dari satu pekan terakhir.

Sejarah Pabrik Teh Kemuning, Awalnya Didirikan 2 Warga Belanda

Pabrik teh pertama di Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar didirikan oleh dua bersaudara asal Belanda, Van Mander Voot. Dalam perjalanannya, pabrik dan perkebunan tehnya bergonta-ganti kepemilikan.

BPCB Jateng: Penjebolan Tembok Keraton Kartasura Masuk Tindak Pidana

Acara gelar perkara tersebut dihadiri oleh PPNS BPCB Jawa Tengah, Kepala BPCB Jawa Tengah dan Korwas Polda Jawa Tengah yang usai sekitar pukul 13.20 WIB.

Beda Cara Pengolahan, Beda Jenis Teh yang Dihasilkan

Ditentukan cara pengolahannya, teh secara umum dibagi menjadi empat jenis yakni teh hitam, teh hijau, teh oolong dan teh putih.

Petani Klaten Pernah Coba-Coba Tanam Kacang Hijau, Hasilnya Mengagetkan

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan swasembada kedelai pada 2026. Di sisi lain, Sejumlah petani masih menyimpan keresahan di tengah pemerintah menggenjot produktivitas kedelai.

Mbok Karti, Pelopor Penjual Teh Tradisional di Kemuning Ngasgoyoso

UMKM teh rumaha di Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, baru berkembang signifikan dalam 10 tahun terakhir. Usaha ini dipelopori seorang wanita yang dikenal dengan nama Mbok Karti.

Sempat Tutup 2 Tahun Saat Pandemi, Begini Kondisi Umbul Susuhan Klaten

Pengunjung di tempat pemandian Umbul Susuhan di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menurun drastis selama pandemi Covid-19.

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Pernikahan Adik Jokowi-Ketua MK, Ganjar Dapat Undangan? Ini Kata Rudy

Ketua DPC PDIP Solo, F. X. Hadi Rudyatmo, menyampaikan pendapat apakah Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, akan diundang saat pernikahan adik Presiden Jokowi-Ketua MK pada Kamis (26/5/2022).

Sampah Meluber di Tengah Jalan Usai CFD di Solo, Begini Respons DLH

DLH Kota Solo merespons keberadaan bak sampah plastik yang isinya meluber di tengah Jl. Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah seusai pelaksanaan Solo Car Free Day (CFD) pada Minggu (22/5/2022).

Jukir Ngepruk Tarif Parkir di CFD Solo, Dishub: Tak Boleh Sembarangan

Dishub Kota Solo akan menindak tegas oknum juru parkir nakal yang terindikasi ngepruk tarif mahal di CFD.

Investor Swasta Lirik Potensi Wisata Wonogiri, Ini Respons Bupati Jekek

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, merespons kehadiran investor swasta di bidang wisata untuk ikut membangun destinasi wisata di wilayah tenggara Provinsi Jawa Tengah itu.

Video Viral Wali Kota Gibran Punguti Sampah di CFD Solo

Aksi Wali Kota Gibran Rakabuming Raka memunguti sampah di kawasan CFD Solo viral di media sosial.