Pernah Peroleh Rp25.000/Bulan, Guru Honorer di Klaten Ini Lega Dapat SK

Wajah semringah terpancar dari ribuan guru yang akhirnya menerima surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Kamis (19/5/2022).

 Ribuan guru PPPK mengikuti pengambilan sumpah janji dan penyerahan SK di Grha Megawati, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Kamis (19/5/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

SOLOPOS.COM - Ribuan guru PPPK mengikuti pengambilan sumpah janji dan penyerahan SK di Grha Megawati, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Kamis (19/5/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN — Wajah semringah terpancar dari ribuan guru yang akhirnya menerima surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Kamis (19/5/2022). Di antara mereka ada guru honorer yang sudah mengabdi selama belasan hingga puluhan tahun.

Seperti Jaka Sutanta, 50, seorang guru di SDN 1 Mireng, Kecamatan Trucuk. SK pengangkatan sebagai PPPK menjadi kado spesial mendekati hari ulang tahunnya pada 25 Mei mendatang.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Jaka sudah menjadi guru honorer sejak lebih dari 21 tahun terakhir atau mulai tahun 2000. Sudah menjadi rahasia umum, gaji seorang guru honorer jauh dari kata layak.

Jaka pun mengakui hal tersebut. Awal mula mengajar, Jaka menerima honor Rp25.000 per bulan. Nominalnya terus meningkat hingga kali terakhir dia menerima Rp300.000 per bulan.

Untuk menjangkau sekolah, Jaka menempuh jarak sekitar 20 km mengendarai sepeda motor dari rumahnya di Desa Beteng, Kecamatan Jatinom hingga Trucuk.

Baca Juga: Alhamdulillah, 1.977 Guru PPPK di Klaten Akhirnya Terima SK

“Ya suka dukanya tentu ada selama menjadi guru honorer. Tetapi insyaallah menjalankan tugas dengan amanah dan mengikuti tata tertib yang ada,” jelas saat berbincang dengan Solopos.com seusai menerima SK pengangkatan sebagai PPPK di Grha Megawati, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Kamis.

Untuk menutup kebutuhan keluarga, bapak empat anak itu saban hari bertani serta beternak kambing. Aktivitas itu dia lakukan saban pulang mengajar.

Selama 21 tahun terakhir, Jaka sudah enam kali gagal mengikuti seleksi CPNS. Kesabarannya berbuah hasil dengan diangkat menjadi PPPK setelah dinyatakan lolos seleksi pada 2021.

“Alhamdulillah, dinikmati dan disyukuri. Mudah-mudahan saya bisa mengemban amanah, bisa lancar dan barokah,” kata Jaka.

Baca Juga: 1.421 Guru Honorer SD dan SMP Klaten Lolos Seleksi PPPK Tahap I

Rasa bahagia menerima SK pengangkatan sebagai PPPK juga diungkapkan Joko Purnomo.

“Menanti setelah lebih dari 20 tahun [menjadi guru honorer]. Ya semua sudah tahu honornya [guru honorer] berapa,” kata guru agama di salah satu SD wilayah Kecamatan Jogonalan itu.

Sumpah Janji

Sebanyak 1.977 PPPK guru di Klaten akhirnya menerima SK pengangkatan dan penandatanganan perjanjian kerja. Mereka merupakan formasi guru untuk rekrutmen PPPK 2021. Pengambilan sumpah janji dan penyerahan SK PPPK guru itu digelar di tiga lokasi yakni Grha Megawati, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Pendapa Pemkab Klaten, dan Gedung Sunan Pandanaran, Kamis (19/5/2022).

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klaten, Slamet, mengatakan masa pengabdian PPPK beragam. Untuk fungsional guru, batas usia mengabdi hingga umur 60 tahun.

Baca Juga: Tenaga Honorer Dihapus, Bupati Klaten: Nanti Jadi PPPK

Terkait jumlah pegawai di Pemkab Klaten, Slamet menjelaskaan saat ini ada sekitar 8.500 pegawai berstatus PNS dan sekitar 2.067 pegawai berstatus PPPK. Disinggung nilai gaji PPPK, Slamet menjelaskan setara PNS.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Terbaik Kedua di Benua Asia, Produktivitas Padi Indonesia Terus Turun

+ PLUS Terbaik Kedua di Benua Asia, Produktivitas Padi Indonesia Terus Turun

Data produktivitas padi, Indonesia menduduki urutan kedua dari sembilan negara Organisasi Pangan dan Pertanian Food and Agriculture Organizational (FAO) di Benua Asia, namun luas panen padi pada 2021 mengalami penurunan dibandingkan 2020.

Berita Terkini

UMKM di Sukoharjo Belajar Halal Self Declare Biar Bisa Naik Kelas

Dalam SiHalal ada standar yang sudah ditentukan, jika dokumen tersebut sudah sesuai dan dianggap memenuhi ketentuan maka akan diterbitkan sertifikat halal oleh BPJPH.

Dijual Mulai Malam Ini, Cek Lagi Harga Tiket Konser Dream Theater Solo

Tiket konser Dream Theater, 10 Agustus mendatang di Area Parkir A dan B Stadion Manahan Solo, dijual mulai Jumat (1/7/2022) malam ini dengan harga Rp750.000-Rp1 juta.

Pandemi Covid-19 Belum Berlalu, Cerita Kru Bus Bumel Masih Pilu

Kru bus bumel di Wonogiri terpaksa bekerja serabutan agar tetap melanjutkan hidup di tengah pandemi covid-19.

Setelah Iduladha, Giliran CFD Giritontro Wonogiri Digelar

Car free day (CFD) di Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri akan kembali digelar, Minggu (17/7/2022).

Ombudsman Jateng Terima Banyak Keluhan Ini Soal PPDB SMA/SMK

Ombudsman RI Perwakilan Jateng menyebut jumlah aduan maupun keluhan mengenai PPDB SMA/SMK tahun ajarah 2022/2023 jauh berkurang dibanding tahun sebelumnya.

Banyak Anak Solo Jadi Korban Sistem PPDB SMA, Ganjar Pranowo Disomasi

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bakal disomasi lantaran dinilai membiarkan calon siswa SMA asal Pasar Kliwon dan Laweyan, Solo, tak mendapat kesempatan yang sama dalam sistem PPDB.

Ada Kecurigaan Manipulasi Piagam CPD, Ini Kata Panitia PPDB SMAN 3 Solo

Panitia PPDB SMAN 3 Solo memberikan klarifikasi terkait kecurigaan adanya manipulasi data piagam prestasi CPD yang sempat beredar di media sosial Twitter.

Lomba Menulis Surat untuk Bunda Selvi Gibran, Ruang Ekspresi Anak Curhat

Lomba Menulis Surat untuk Bunda Selvi digelar agar anak menuliskan perasaan lewat tulisan atau expressive writing yang bisa menurunkan tingkat depresi dan stres.

SMP Negeri di Klaten Ini Tak Terapkan Zonasi tapi Masih Kurang Siswa

SMPN 3 Karanganom, Desa Blanceran, Kecamatan Karanganom hingga kini masih membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara offline.

2 Pencuri Konter Pulsa di Wedi Ditangkap, 1 Tersangka Harus Digendong

Sebanyak dua pelaku pencurian konter ponsel di Desa Canan, Kecamatan Wedi pada pertengahan Mei lalu akhirnya dibekuk anggota Polres Klaten.

Kini Berbayar, Begini Cara Pesan Tiket Naik Mobil Listrik Wisata Solo

Cara pesan tiket mobil wisata berbasis listrik di Kota Solo yang kini sudah berbayar cukup mudah, bisa melalui Whatsapp atau datang langsung ke Kantor Dishub.

Kunjungi Klaten, Sandiaga Uno Senggol Nama Ganjar Lagi Jadi Buah Bibir

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, tiba-tiba titip salam kepada Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo.

Selesai 2024, Bendungan Jlantah Aliri Air 1.494 Ha Sawah di Karanganyar

Kehadiran Bendungan Jlantah di Karanganyar menambah jumlah tampungan air yang dibangun Kementerian PUPR dalam mendukung ketahanan pangan dan air di Provinsi Jawa Tengah.

Selalu Temui Rudy Saat Ke Solo, Ini Sederet Pesan Tjahjo Kumolo

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku mendapat banyak pesan berharga dari Tjahjo Kumolo yang meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022).

Kemensos Bantu Obati Bayi Penderita Jantung Bocor asal Karanganyar

Bayi penderita jantung bocor asal asal Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, mendapat bantuan pengobatan dari Kemensos. Orang tua si bayi juga mendapat bantuan permodalan.