Tutup Iklan

Permintaan Tinggi Seusai Lebaran, Blangko E-KTP di Disdukcapil Madiun Habis

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Madiun kehabisan blangko KTP elektronik atau E-KTP sepekan lalu.

Permintaan Tinggi Seusai Lebaran, Blangko E-KTP di Disdukcapil Madiun Habis

SOLOPOS.COM - Warga berkonsultasi mengenai kependudukan di pelayanan keliling Disdukcapil Kota Madiun di arena CFD Jl. Pahlawan, Minggu (30/6/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Madiun kehabisan blangko KTP elektronik atau e-KTP sejak sepekan lalu. Saat ini, Disdukcapil setempat terpaksa menerbitkan surat keterangan (suket) kepada warga yang mengurus e-KTP.

Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Disdukcapil Kota Madiun, Supriyono, mengatakan saat ini blangko e-KTP di Kota Madiun sudah habis. Terakhir kali Disdukcapil mendapatkan blangko e-KTP dari pemerintah pusat dua pekan lalu sebanyak 500 keping. Namun, blangko tersebut sudah habis karena permohonan pembuatan e-KTP sehabis Lebaran cukup banyak.

"Saat ini masih ada sisa blangkonya. Tapi itu untuk pemohon pemula. Sedangkan pemohon e-KTP karena rusak atau hilang, itu kita kasih suket terlebih dahulu," kata dia saat memberikan pelayanan di arena Car Free Day Jl. Pahlawan, Kota Madiun, Minggu (30/6/2019).

Supriyono telah mengajukan permohonan pengiriman blangko e-KTP ke pemerintah pusat. Blangko e-KTP itu rencananya diambil pada Rabu (3/7/2019).

Menurutnya, ketersediaan blangko e-KTP ini penting karena saat ini masih ada warga di Kota Madiun yang belum memiliki e-KTP. Selain itu juga untuk jaga-jaga saat ada warga yang memohon e-KTP karena hilang atau rusak.

"Tadi ada juga yang ke sini meminta ganti karena rusak. Kemudian kami beri suket karena memang blangkonya habis," kata dia.

Sedangkan untuk pemohon kartu identitas anak (KIA) sampai saat ini masih terus berlangsung. Sampai saat ibi baru 70% anak yang memiliki KIA. "Untuk layanan keliling kami biasanya ada di Lapangan Gulun dan kelurahan-kelurahan. Sedangkan di CFD baru kali ini karena ikut dalam agenda roadshow KPK. Tapi nanti kalau ternyata responsnya bagus, bisa saja kami akan membuka layanan di CFD," jelasnya. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Covid-19 Serang 14 Nakes, RS Elisabeth Purwokerto Ditutup Sementara

RS Elisabeth Purwokerto terpaksa menutup sementara semua pelayanan selama sepekan lantaran 14 tenaga kesehatan mereka terpapar Covid-19.

Petani Selo Boyolali Tanam Bawang Merah dengan Bibit Biji, Panen Perdana Hasilkan 9-10 Ton/Ha

Keuntungan usaha tani bawang merah dengan bibit biji antara lain menurunkan biaya produksi, penyimpanan serta distribusi lebih mudah.

Klasemen Grup C setelah Belanda Jadi Tim Ketiga Lolos ke 16 Besar Euro 2020

Memphis Depay dan Denzel Dumfries menjadi aktor kemenangan Belanda lolos ke babak 16 besar Euro 2020.

Yamaha XSR 155 Jadi Andalan Sepeda Motor Harian dan Touring

Daya tarik XSR 155 kian melekat di hati konsumen Indonesia yang menjatuhkan pilihannya pada motor sport heritage itu.

Penting, Ini Tips Mendapatkan Review Bagus dari Pembeli di Tokopedia

Review pembeli sangat menentukan performa dan penjualan toko online di e-commerce, termasuk di Tokopedia.

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Samas Bantul, Ini Ciri-Cirinya

Mayat seorang pria paruh baya ditemukan di pinggir Pantai Samas Bantul. Belum diketahui identitas mayat tersebut.

Copa America: Pertahanan Kokoh, Venezuela Tahan Imbang Kolombia 0-0

Kolombia harus berbagi satu poin setelah bermain imbang 0-0 dalam pertandingan Grup B Copa America 2021 di Estadio Olimpico Pedro Ludovico, Goiania.

Proklim, Cara Pemkot Magelang Dukung Jateng Gayeng Telung Ng

Program Jateng Gayeng Telung Ng jadi perhatian Pemkot Magelang dengan gerakan Program Kampung Iklim (Proklim).

Lewat Online Shop Ini Anji Pesan Ganja, Tapi Jangan Coba-Coba Order

Ganja yang digunakan Anji dibeli dari AS melalui sebuah online shop. Ia menggunakan ID orang lain untuk bisa membelinya.

Gunung Merapi Pagi Ini: 2 Kali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Lava Pijar sejauh 1,4 Km

Gunung Merapi pagi ini terpantau mengeluarkan dua kali awan panas guguran. Status erapi belum berubah, masih Siaga.

Nama Pati Rupanya Berasal dari Peleburan Tiga Kadipaten

Kisah ini diawali dari pelarian Dewi  Ruyung Wulan, putri dari Adipati Carangsaka yang dinikahkan paksa dengan Menak Jasari, putra dari Kadipaten Paranggaruda.

10 Berita Terpopuler : Saminisme Ajaran Asli Indonesia - Mahasiswi Terjun ke Sungai

Ulasan tentang ajaran saminisme hingga mahasiswi nekat terjun ke sungai dari jembatan masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.