SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Jakarta–Foto-foto yang ditunjukkan oleh Presiden SBY merupakan foto yang telah dipublikasikan 4 tahun lalu oleh Kepala BIN AM Hendropriyono di Komisi I DPR (Komisi Pertahanan dan Keamanan). Foto tersebut merupakan gambar latihan perang dalam kasus Poso.

“Gambar itu berkaitan dengan latihan-latihan perang soal kasus Poso. KaBIN yang dulu yang menunjukkan,” kata mantan anggota Komisi I DPR Permadi di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Partai Gerindra di Hotel Millenium, Jl Fachrudin, Jakpus, Senin (21/7).

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

“Makanya orang-orang di komisi I semuanya tertawa,” kata anggota Dewan Pembina Gerindra, ini.

Menurut Permadi, tindakan BIN dinilai ngawur dan keterlaluan. Mereka telah memberikan informasi yang tidak benar dan terlalu mengada-ada kepada SBY.

“Itu hanya untuk menyenangkan Pak SBY agar bisa melawan lawan politiknya. Agar orang-orang BIN bisa dipakai lagi karena ada kerjanya. Informasi itu ngawur,” pungkasnya.

Dalam keterangan pers 17 Juli lalu, Presiden SBY membeberkan beberapa foto yang ia dapat dari intelijen. Foto tersebut di antaranya foto teroris yang sedang menembak sebuah target yang tidak tergambar jelas, dan sebuah foto gambar SBY dari jarak dekat dengan lobang di pipi sebelah kanan.

Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri menjelaskan ‘penembak’ SBY sudah ditangkap di Kalimantan Timur pada Mei 2009.

dtc/tya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya