Perlu Tahu, 8 Kesalahan Saat Keramas Ini Bisa Bikin Rambut Rusak
Ilustrasi (Endalldisease.com)

Solopos.com, SOLO– Jarang disadari oleh kebanyakan orang, kerusakan rambut bisa berawal dari kebiasaan keramas yang salah. Kesalahan dalam mencuci rambut dapat menyebabkan masalah seperti hilangnya kilau rambut hingga kerontokan. Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat keramas, dilansir Boldsky, belum lama ini.

Covid-19 Wonogiri Masuk Zona Kuning, Warga Sudah Boleh Gelar Hajatan?

1. Sering mencuci rambut

Sering mencuci rambut berbahaya bagi rambut Anda, sebab dapat menghilangkan minyak alami dari kulit kepala sehingga membuat rambut kering dan bisa menyebabkan rambut bercabang pada ujungnya. Jangan mencuci rambut setiap hari, berilah jarak sekitar dua hari.

2. Menggunakan air panas

Mandi dengan air panas memang bisa menghilangkan stres dan membuat rileks, tapi tidak pada rambut. Air panas akan menghilangkan minyak rambut sehingga menjadi kering dan dehidrasi.

Pada akhirnya, rambut akan rentan terhadap kerusakan dan ujung menjadi bercabang.

3. Tidak membilas rambut

Hal pertama yang dilakukan setelah membasahi rambut adalah segera menggunakan sampo. Berhentilah melakukan hal tersebut. Yang sebaiknya dilakukan adalah tunggulah hingga 30 detik setelah rambut dibasahi sebelum menerapkan sampo. Hal ini memungkinkan kotoran yang menumpuk pada rambut bisa dibersihkan dengan lebih baik.

4. Hanya sekali keramas

Kebanyakan orang setelah keramas, bilas lalu selesai. Sebaiknya setelah keramas dan bilas, lakukan lah proses tersebut sekali lagi. Cuci rambut pertama hanya akan membersihkan lapisan atas debu dan kotoran. Cuci rambut kedua, akan membersihkan secara menyeluruh.

5. Sering ganti sampo

Sering berganti sampo akan membuat rambut Anda cepat rusak. Kecuali jika Anda baru mewarnai rambut, maka perlu beralih menggunakan sampo yang ideal untuk rambut diwarnai.

6. Melewatkan kondisioner

Kondisioner adalah langkah penting dan bagian akhir dari kegiatan mencuci rambut. Jika melewatkan langkah ini, maka Anda akan mengundang kerusakan rambut.

Kondisioner bertugas untuk menghaluskan kutikula rambut. Setelah mencuci rambut, aplikasikan kondisioner dari tengah ke ujung rambut dan biarkan selama beberapa menit lalu bilas.

7. Menerapkan kondisioner pada kulit kepala

Meski kondisioner baik untuk rambut, bukan berarti akan bagus jika terkena kulit kepala. Zat kimia yang terkandung dalam kondisioner dapat menyebabkan rambut rontok jika terkena akar rambut. Selalu terapkan kondisioner dari tengah ke ujung rambut.

8. Terlalu keras saat mengeringkan

Setelah selesai dengan sampo dan kondisioner, saatnya untuk mengeringkan rambut. Jika Anda mengeringkan rambut dengan cara menggosoknya dengan kencang maka akan membuat rambut kusut dan mudah bercabang.

Yang seharusnya dilakukan adalah memeras rambut dengan lembut hingga sisa air habis. Lalu bungkus rambut dengan bahan kaus katun dan diamkan hingga mengering.

Hasil Rapid Test 70 Kepala OPD Pemkab Boyolali Sudah Keluar, Semua Nonreaktif!

Durasi Keramas Ideal

Kegiatan keramas semestinya berlangsung tiga hingga lima menit agar tidak terdapat sisa partikel yang menyebabkan kulit kepala gatal,

“Jika keramas terlalu lama, banyak partikel yang dapat mengendap di rambut. Jika partikel itu terlalu lama bertahan di rambut, justru rambut akan lepek.” kata pakar perawatan kulit PT Paragon Technology & Innovation Meti Fatmawati seperti dilansir Antara belum lama ini.

Meti juga menyarankan frekuensi keramas disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rambut orang. Begitupula, pemijatan lembut untuk menguatkan akar rambut.

Pembilasan rambut, lanjut Meti, perlu dipastikan secara menyeluruh agar busa sampo tidak tertinggal di rambut. Busa sampo menyebabkan rambut lepek dan kulit kepala terasa gatal.

“Selepas keramas, pembilasan harus sempurna. Jadi, penyebab rambut lepek atau kadang ada putih-putih itu berasal dari residu atau busa sampo yang belum dibilas. Sisa busa itu menumpuk dan menyebabkan gatal,” kata Meti.

“Kadang pakai sampo beberapa hari masih ada putih-putih. Itu belum tentu ketombe. Pembentukan ketombe enggak terjadi secara cepat. Jadi, pastikan busa ketika keramas tidak ada lagi di rambut,” ujarnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho