Perlintasan Tanpa Palang Makan Korban, Perempuan asal Tasikmadu Karanganyar Meninggal Tertabrak KA
Kapolsek Kebakkramat, AKP Agus Raino, (mengenakan selempang), mengecek lokasi kecelakaan melibatkan kereta api parcel dengan pengendara sepeda motor di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, Sabtu (28/11/2020). (Istimewa/Dokumentasi Polsek Kebakkramat)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Kecelakaan di perlintasan kereta api tidak berpalang pintu terjadi di RT 005/RW 002, Dukuh Karangkidul, Desa Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (28/11/2020) pagi pukul 06.00 WIB.

Kecelakaan melibatkan rangkaian kereta api yang melayani jasa pengiriman paket dengan pengendara sepeda motor. Akibat kejadian itu, seorang pengendara sepeda motor meninggal di lokasi kejadian. Data  dari Polsek Kebakkramat, pengendara sepeda motor itu bernama Nur Halimah, 25, warga RT 007/RW 006, Dukuh Maguan, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.

"Kecelakaan di perlintasan kereta api tidak berpalang pintu. Tepatnya di perlintasan kereta api kilometer 12. Kecelakaan antara kereta api parcel dengan pengendara sepeda motor," kata Kapolsek Kebakkramat, AKP Agus Raino, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, kepada Solopos.com, Sabtu.

Perlintasan KA Tanpa Palang di Mayang Gatak Sukoharjo 2 Kali Makan Korban

Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Supra berpelat nomor AD 3444 KS. Kondisi sepeda motor korban ringsek seusai tertabrak KA. Sementara itu, tubuh Nur tergeletak di perlintasan kereta api.

"Satpam salah satu perusahaan tidak jauh dari lokasi kejadian mengetahui hal tersebut kemudian melapor ke polsek. Jadi kereta api melaju dari selatan ke utara atau dari arah Karanganyar ke Sragen. Saat itulah korban ini hendak melintas atau menyeberang perlintasan," tutur dia.

Tak Tahu Ada Kereta

Diduga, korban tidak menyadari akan ada kereta api yang melintas. Selain itu, tidak ada palang pintu perlintasan kereta api di lokasi tersebut sehingga tidak ada penanda apakah akan ada kereta api yang melintas atau tidak. "Korban terseret sejauh 100 meter dari lokasi dia hendak menyeberang. Korban mengalami luka pada kepala bagian belakang. Meninggal di lokasi kejadian. Korban dibawa ke RSUD Karanganyar," ungkap dia.

Korban Tabrak Lari Truk di Palang Joglo Solo Tak Hanya Satu Orang

Sementara itu, Kepala Desa Gaum, Edi Susanto, menyampaikan Nur akan dimakamkan di permakaman umum di Desa Alastuwo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Nur diduga hendak berangkat bekerja di salah satu perusahaan tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Dimakamkan di permakaman umum. Rumah aslinya di Alastuwo. Informasi yang saya terima, dia hendak bekerja," tutur dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom