Tutup Iklan

Perlintasan KA Bedowo Sudah Berpintu Palang, Tapi Tak Ada yang Jaga

PT KAI telah memasang pintu palang di perlintasan KA Bedowo, Sragen. Sayangnya, pintu palang itu tak berfungsi lantaran tak ada petugas yang mengoperasikannya.

 Seorang warga mengendarai motor melewati perlintasan KA Dukuh Bedowo, Desa Jetak, Sidoharjo, Sragen, Senin (18/10/2021). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Seorang warga mengendarai motor melewati perlintasan KA Dukuh Bedowo, Desa Jetak, Sidoharjo, Sragen, Senin (18/10/2021). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Perlintasan kereta api (KA) di Dukuh Bedowo, Desa Jetak, Sidoharjo, Sragen, akhirnya dipasangi pintu palang manual oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Sayangnya pintu palang itu belum berfungsi lantaran belum ada petugas yang membuka dan menutupnya saat KA lewat.

Persoalan petugas jaga tersebut masih tarik ulur karena belum ada kepastian anggaran untuk honornya.

Seorang warga yang tinggal tak jauh dari perlintasan KA Bedowo, Ardi, saat ditemui Solopos.com, Senin (18/10/2021), menyampaikan pintu palang itu sudah dipasang sepekan terakhir. Tetapi memang belum ada petugas jaganya. Ardi mendapatkan informasi bila petugas jaga pintu palang itu baru dicarikan. Ia berharap pintu palang itu dibuat seperti pintu palang KA pada umumnya.

Baca Juga: Bupati Sragen Buka 5 Lowongan Penjaga Perlintasan KA Bedowo Jetak

“Soalnya ada yang menyelonong lewat, padahal KA sudah dekat. Namanya orang banyak ya beda-beda, ada yang sabar dan ada yang nekat,” ujarnya.

Warga Minta Palang Dilepas

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen Catur Sarjanto menyampaikan tuntutan warga itu pintu palang itu dilepas selama belum ada penjaganya. Ketika pintu palang itu terbuka, jelas dia, justru berbahaya karena dikira aman padahal belum ada penjaganya.

Solusi sementara, Catur meminta petugas Dishub untuk membuat tulisan bahwa pengguna jalan berhati-hati melewati perlintasan KA Bedoro karena pintu palang belum berfungsi.

“Untuk petugas jaganya itu persoalan terletak pada anggarannya. Awalnya desa sanggup dibiayai APBDesa [anggaran pendapatan dan belanja desa]. Dalam perjalanan waktunya desa keberatan karena jalan di perlintasan itu merupakan jalan kabupaten. Di sisi lain, warga enggan berjaga karena bila terjadi human error akan terseret masalah hukum. Kami akan komunikasikan dengan Bupati semoga segera ditemukan solusi terbaik,” ujar Catur saat berbincang dengan Solopos.com, di Dishub Sragen, Senin siang.

Baca Juga: Bukannya Dikasih Palang Pintu, PT KAI Ingin Perlintasan Bedowo Ditutup

Dia menerangkan karena jalan perlintasan itu merupakan jalan kabupaten maka untuk honor penjaganya bisa dianggarkan di APBD tetapi harus menunggu APBD penetapan 2022. Dia menyampaikan selama tiga bulan masa darurat mulai Oktober, November, dan Desember 2021 ini anggarannya belum jelas sumbernya.

Kepala Desa Jetak, Sidoharjo, Sragen, Siswanto, sempat menggelar rapat dengan pihak terkait. Siswanto menerangkan hasil rapat tersebut menyepakati adanya sosialisasi di perlintasan KA Bedowo agar masyarakat pengguna jalan harus hati-hati saat melintas supaya tidak terjadi kecelakaan KA lagi. Dia melanjutkan sebenarnya pihak-pihak terkait sudah mengusulkan pemasangan pintu palang standar ke Ditjen Perkeretaapian.

“Jalan itu memang ada di Desa Jetak tetapi merupakan jalan milik Pemkab, bukan jalan desa. Kalau warga disuruh berjaga dengan pintu palang manual, lalu terjadi kecelakaan siapa yang bertanggung jawab? Permasalahan ini belum terjawab,” ujarnya.

Baca Juga: Perlintasan Maut KA Bedowo Jetak, 4 Kecelakaan Selalu Telan Korban Jiwa

Siswanto menerangkan warga menyarankan kepada PT KAI supaya melepas pintu palang manual itu karena belum ada petugas jaganya. Dia khawatir bila pintu palang manual tetap terpasang dan ketika ada yang lewat, kebetulan orang jauh, lalu melihat pintu palang terbuka itu dikira aman.

“Ketika dikira aman ternyata tahu-tahu ada KA lewat kan jadi masalah,” katanya.


Berita Terkait

Berita Terkini

2 Menteri dan Gubernur Meneropong 2022 di Webinar Outlook Ekonomi SMG

Webinar virtual Outlook Ekonomi 2022 yang digelar Solopos Media Group menghadirkan dua menteri, gubernur dan sejumlah narasumber.

Sudah 2 Pekan, 53 Anjing Selundupan Kartasura Masih Dirawat Intensif

Setelah hampir dua pekan, 53 ekor anjing selundupan yang diselamatkan di Kartasura, Sukoharjo, masih memerlukan perawatan intensif.

Tempat Parkir Baru WGM Wonogiri Mampu Tampung 200 Mobil dan 500 Motor

Area parkir baru WGM Wonogiri seluas 1,5 hektare dan mampu menampunb 200 mobil dan 500 sepeda motor.

Unik, Solia Hotel Yosodipuro Solo Hadirkan Pohon Natal dari Botol Bekas

Pembuatan pohon Natal itu menerapkan metode 3R atau Reuse, Reduce, dan Recycle, yang merupakan salah satu cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah plastik.

Wonogiri Hari Ini: 7 Desember 2014, Bus Rombongan Pengantin Terguling

Tujuh tahun lalu, tepatnya pada 7 Desember 2014, terjadi sebuah peristiwa yang menggegerkan publik Wonogiri.

Sumur Warga Gilirejo Baru Sragen Mulai Ada Air, Cuma Bisa Untuk Makan

Gilirejo Baru di Kecamatan Miri, Sragen, menjadi wilayah langganan kekeringan. Kini sumur warga sudah mulai terisi air, namun baru bisa untuk mencukupi kebutuhan makan dan minum, MCK belum.

PPKM Level 3 Nataru Batal, Gibran: Yang Penting Tak Sulitkan Warga

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memilih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat terkait batalnya PPKM level 3 Nataru.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Kiat Supriyadi Jadi Eksportir andal

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menjalin kolaborasi untuk mendukung pelaku UKM mampu naik kelas hingga berkesempatan menembus pasar ekspor melalui program BNI Xpora

Lazismu Sragen Kirim 240 Kaleng Rendangmu Untuk Pengungsi Erupsi Semeru

Lazimu Sragen mengirimkan 240 kaleng Rendangmu untuk mencukupi kebutuhan gizi para korban erupsi Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Ujian Tahap 2 PPPK Karanganyar Digelar, 8 Orang Absen 2 Tak Bisa Masuk

Peserta yang tidak membawa surat keterangan negatif Covid-19 hasil swab test antigen tak diperkenankan mengikuti ujian PPPK.

Pemerintah Janjikan KUR Rp350 Triliun Pada 2022, Pastikan Tanpa Agunan

Menkop UKM, Teten Masduki, mengakui masih banyak pelaku UMKM yang terkendala untuk mengakses kredit usaha rakyat (KUR) tanpa jaminan. Perlu ada pendampingan dari Dinkop UKM.

PNS Karanganyar Terciduk Ngamar di Hotel Banjarnegara, Diduga Camat

Sepasang laki-laki dan perempuan PNS Karanganyar terjaring razia Satpol PP Banjarnegara berada dalam satu kamar hotel. Salah satu dari PNS tersebut disebut-sebut menjabat camat.

Paguyuban PKL Solo Baru Gerak Cepat Edukasi Bakul Tengkleng Viral

Paguyuban PKL Solo Baru, Sukoharjo, bergerak cepat memberikan edukasi kepada bakul tengkleng yang viral lantaran dianggap ngepruk harga.

PPKM Level 3 Nataru Batal, Moeldoko: Pemerintah Pertimbangkan Ekonomi

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan pemerintah mempertimbangkan ekonomi terkait keputusan membatatlkan PPKM level 3 Nataru.

Malam Ini 120 Penari Sragen Bakal Tampil di Kampung Wisata Sukorejo

Sukorejo Menari yang digelar Pokdarwis Siti Aji Sukorejo di Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen ini menjadi upaya untuk menjual Kampung Wisata Menari di Sukorejo.