PERLINDUNGAN TKI : BNP2TKI Rekomendasikan Izin 68 PJTKI Dicabut

PERLINDUNGAN TKI : BNP2TKI Rekomendasikan Izin 68 PJTKI Dicabut

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) (JIBI/Solopos/Dok.)

Perlindungan TKI diperbaiki. BNP2TKI didesak mencabut izin PJTKI nakal.

Solopos.com, JAKARTA - Pemerintah didesak segera mencabut Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang menempatkan tenaga kerja tidak sesuai dengan izinnya.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid, mengatakan penempatan tenaga kerja di luar negeri yang tidak sesuai dengan izin yang diajukan termasuk dalam tindak pidana perdagangan orang.

Untuk itu, pemerintah harus segera mencabut izin PJTKI yang semena-mena dalam penempatan TKI.

“Itu seperti minyak babi cap onta. Memang banyak yang seakan-akan perawat, tetapi dijadikan cleaning service. Kalau ada yang seperti itu ya cabut saja izinnya,” kata dia di Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Nusron menuturkan selama menjabat sebagai Kepala BNP2TKI, dirinya telah merekomendasikan pencabutan izin terhadap 68 PJTKI dan 114 perusahaan lainnya masuk ke dalam pengawasan khusus.

Akan tetapi, pemerintah baru mencabut izin 11 perusahaan dari total yang telah direkomendasikan.

Menurut dia, dari 513 PJTKI yang beroperasi saat ini, hanya sekitar 118 perusahaan yang masuk ke dalam kualifikasi baik, karena aktif melaporkan kegiatannya, sedangkan 395 perusahaan lainnya masih abu-abu.

“Pemerintah harus berani membenahi sistem pengiriman TKI, seperti mekanisme kontrak kerja, hingga kemampuan personel TKI yang akan dikirimkan,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Nusron juga menargetkan dapat memperbaiki sejumlah persoalan TKI dalam dua tahun mendatang.

Targetnya, kontrak yang dilakukan pengguna TKI tidak lagi dilakukan kepada individu TKI, dan tenaga kerja yang dikirimkan untuk mengisi kebutuhan tenaga hospitality.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Susu, Sebelum atau Sesudah Makan?

Adakah waktu yang tepat untuk minum susu agar penyerapan nutrisinya maksimal?

Geger Warga India Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Pastikan Tidak Ada Penambahan WNA di Soloraya

137 Orang WNA India berada di kawasan Soloraya, rata-rata mereka bekerja sebagai ahli di bidang tertentu misalnya garmen.

Polres Bantul Masih Kesulitan Melacak Keberadaan R Terkait Kasus Satai Beracun

Polres Bantul belum mampu mengungkap keberadaan R terkait kasus satai beracun. Polisi kesulitan melacak karena handphone R mati.

Hamil di Luar Nikah, Pelajar SMK Magelang Gugurkan Janin 8 Bulan

Pelajar SMK nekat melakukan aborsi pada janin 8 bulan yang ia kandung. Warga menemukan janin yang ia kubur dan melaporkannya ke polisi.

Daging Busuk Kedapatan Dijual di Pasar Tradisional Magelang

Tim Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, menemukan daging busuk dijual di pasar saat sidak pasar daging di beberapa pasar tradisional.

35 Jemaah Masjid di Gayam Sukoharjo Jadi Kontak Erat Pasien Covid-19

Sebanyak 35 jemaah Masjid Al Huda Darmosari, Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo menjadi kontak erat 1 jemaah positif Covid-19.

Warga Kawasan Aglomerasi Boleh Mengunjungi Objek Wisata Klaten

Pemkab Klaten akhirnya tak membatasi daerah asal pengunjung objek wisata. Namun, para pengelola harus tetap menerapkan ketentuan jumlah pengunjung maksimal 30% dari kapasitas.

Miris, Pelaku Pembakar Gadis Cianjur Ternyata Kekasih Sendiri

Polres Cianjur menangkap pria pelaku pembakar gadis bernama Indah Daniarti. Pelaku ternyata kekasih korban.

Tom Cruise Ngamuk Saat Syuting "Mission Impossible 7", Kenapa Ya?

Kesabaran Tom Cruise saat pembuatan Mission Impossible 7 sepertinya tengah diuji.

Resep Opor Ayam Khas Solo Sedap untuk Lebaran

Berikut resep opor ayam spesial khas Solo yang dapat disajikan saat Lebaran tiba untuk menjamu keluarga tercinta.

Cari Bandar Pil Koplo di Lapas Probolinggo, Polisi Pulang dengan Tangan Hampa

Berbekal informasi dari pengedar pil koplo yang mereka tangkap, Satnarkoba Polres Tulungagung Kota merazia Lapas Tulungagung. Namun mereka tak menemukan bandar maupun barang bukti dalam razia tersebut.

Pabrik Snack di Tegalmas Klaten Terbakar, Kerugian Rp500 Juta

Kuat dugaan, kobaran api itu bersumber dari penggorengan di tungku atau kompor yang telah disiapkan dua karyawan pabrik snack itu.