Tutup Iklan

PERJUDIAN SOLO : Berjudi di Kuburan, 4 Warga Laweyan Ditangkap Polisi

PERJUDIAN SOLO : Berjudi di Kuburan, 4 Warga Laweyan Ditangkap Polisi

SOLOPOS.COM - Tiga dari empat pejudi capsa yang ditangkap aparat Polsek Laweyan, Solo, di tempat pemakaman umum (TPU) Sondakan, Laweyan, Kamis (20/10/2016). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)

Perjudian Solo, empat warga Laweyan ditangkap polisi saat sedang bermain judi capsa di kuburan.

Solopos.com, SOLO — Polsek Laweyan, Solo, menangkap empat pejudi jenis capsa di tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Mutihan, Sondakan, Laweyan, Jumat (14/10/2016). Empat pelaku tersebut yakni Sri Widodo, 46, warga Pajang, Laweyan; Agus Priyanto, 43, warga Sondakan; Ari Nugroho, 42, warga Sondakan, dan Sudaryo Agus, 55, warga Sondakan.

Kapolsek Laweyan, Kompol Agus Puryadi, mengatakan penangkapan empat pejudi itu bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan maraknya perjudian di Mutihan. Polisi langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi.

“Kami datang ke lokasi mendapati empat orang sedang asik bermain judi capsa di kuburan Mutihan. Polisi langsung menangkap pejudi Jumat dini hari pukul 01.00 WIB,” ujar Agus saat ditemui wartawan di Mapolsek Laweyan, Kamis (20/10/2016).

Agus mengatakan dalam penangkapan tersebut polisi menyita uang tunai senilai Rp584.000 dan kartu remi. Tiga dari empat pelaku ditahan di Mapolsek Laweyan.

Satu orang pelaku atas nama Sudaryo Agus berstatus tahanan luar karena sedang sakit. “Dia [Sudaryo] harus cuci darah di rumah sakit sehingga tidak ditahan di Mapolsek. Kami akan terus memantau kondisi kesehatannya,” kata dia.

Ia mengatakan empat pelaku itu mengaku baru kali pertama bermain judi capsa di kuburan. Mereka semua bekerja sebagai buruh pabrik batik di daerah Sondakan.

Pelaku dikenai Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun.

Berita Terkait

Berita Terkini

Begini Komitmen Indonesia Turunkan Angka Pekerja Anak

Indonesia tak lelah berupaya menurunkan angka pekerja anak, tetapi bagaimana sebenarnya wujud komitmen Indonesia menumpas pekerja anak?

Indonesia Desak Gerakan Non Blok Dukung Kemerdekaan Palestina

Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi dalam Pertemuan Luar Biasa Komite Gerakan Non Blok atau GNB meminta dukungan kemerdekaan Palestina.

Tenda Darurat di RSUD Tugurejo Diisi Pasien Berpenyakit Penyerta

RSUD Tugurejo Semarang terpaksa mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 yang membeludak sehingga tak tertampung.

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.