Perjalanan Karier Ferry Anto: dari Tim Junior hingga Pensiun di Persis Solo
Ferry Anto saat masih menjadi pemain Persis Solo pada 2014. (Solopos/Dok)

Solopos.com, SOLO — Mantan pemain Persis Solo, Ferry Anto Eko Saputro, 36, dikabarkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, Kamis (20/6/2019) sekitar pukul 08.30 WIB. Selain Ferry, anak bungsunya yakni Freya Fajrina Dwi Saputri, 7, juga belum ditemukan hingga saat ini.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Ferry Anto bersama Freya, Felicia (anak pertama Ferry) dan dua keponakannya berwisata di Pantai Baru. Mereka tersapu ombak. Anak pertama dan dua keponakan Ferry berhasil diselamatkan.

Hingga Kamis pukul 18.30 WIB, Ferry Anto dan Freya, anak bungsunya, belum ditemukan. Sampai saat ini tim SAR dan anggota Polsek Srandakan masih menyisir di sepanjang pantai. “Kami mohon doanya agar mereka segera ditemukan dengan kondisi selamat,” ujar Suryono, kerabat Ferry Anto, saat dihubungi Solopos.com.

Di mata suporter, Ferry Anto adalah legenda Persis karena selalu bermain dengan semangat dan dedikasi. Kariernya di Persis Solo berawal di tim junior pada musim 2001-2002. Musim 2003-2004 Ferry Anto dipromosikan ke tim senior Laskar Sambernyawa.

Sempat berpindah-pindah klub, pemain berjuluk Lord Ferry Anto itu kembali ke Persis tahun 2009. Setelah itu dia hijrah lagi ke PSS Sleman sebelum kembali ke Persis tahun 2012. Dia berada di Persis hingga memutuskan pensiun Februari 2016. Ferry Anto tercatat sebagai warga Ngebuk RT 03/RW 07, Kartasura, Sukoharjo. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom