Peringkat 4 Se-Indonesia, Jateng Catat 3.294 Kasus Positif Covid-19
Ilustrasi Corona (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SEMARANG – Kasus Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng) terus mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data terbaru, Jateng saat ini menempati urutan keempat daftar kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pusat, Sabtu (27/6/2020), kasus positif Covid-19 di Jateng saat ini telah mencapai 3.294 orang.

Perinciannya, 2.092 pasien dirawat, 1.052 orang dinyatakan sembuh, dan 150 orang dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, urutan teratas kasus positif Covid-19 di Indonesia ditempati Provinsi Jawa Timur (Jatim) dengan 11.178 kasus. Perinciannya, 6.746 orang masih dirawat, 3.619 orang dinyatakan sembuh, dan 813 dinyatakan meninggal dunia.

Harap Sabar! Bupati Karanganyar Belum Izinkan Objek Wisata Air Dibuka Lagi

Sedang urutan kedua ditempati DKI Jakarta dengan 10.994 kasus. Dari jumlah sebanyak itu, 4.760 orang masih dirawat, 5.610 orang dinyatakan sembuh, dan 624 meninggal dunia.

Posisi ketiga dihuni Sulawesi Selatan yang kasus positif Covid-19 mencapai 4.615 yang terdiri dari 2.798 dirawat, 1658 sembuh, dan 159 meninggal dunia.

Sementara itu, Jawa Barat berada di urutan kelima dengan 3.064 kasus yang terdiri dari 1.376 dirawat, 1.513 sembuh, dan 175 meninggal dunia.

Meski demikian, data dari Gusgas Covid-19 Nasional itu sedikit berbeda dengan data yang ditampilkan di laman resmi Pemprov Jateng.

Kasus Positif Covid-19 Indonesia Tembus 52.812 per 27 Juni, Jateng Nomor 4

Beda Data

Pada situs web corona.jatengprov.go.id, kasus positif Covid-19 di Jateng telah mencapai 3.651 orang. Perinciannya, 1.749 dirawat, 1.612 sembuh, dan 290 orang meninggal dunia.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, sebelumnya menyatakan peningkatan kasus positif Covid-19 itu merupakan efek masifnya tracing yang dilakukan di daerah.

Terkuak! Pemuda Boyolali Pelaku Tabrak Lari di Depan DPRD Solo Sempat Tolong Korban Sebelum Kabur

Ia menyatakan saat ini masing-masing kabupaten/kota di Jateng sedang gencar melakukan rapid test dan swab test secara massal.

"Itu karena tracing dari kabupaten/kota yang memang terus dilakukan. Jadi saya minta kepada kabupaten/kota untuk terus mencari. Tidak usah takut citranya buruk karena adanya peningkatan. Lebih baik dicari, kalau ditemukan maka langsung dilakukan treatment yang tepat," ujar Ganjar, Sabtu.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho