Peringati Hari Menanam Pohon, 25.000 Bibit Ditanam di Hutan Madiun

Hari Menanam Pohon diperingati warga Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim), dengan menanam pohon di hutan yang kritis.

Abdul Jalil - Solopos.com
Minggu, 28 November 2021 - 21:15 WIB

SOLOPOS.COM - Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, meninjau pelaksanaan penanaman bibit pohon di kawasan hutan di Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Madiun, Jumat (27/11/2021). (Istimewa/Pemkab Madiun)

Solopos.com, MADIUN — Warga sekitar hutan di Kabupaten Madiun menanam puluhan ribu bibit pohon di kawasan hutan yang kritis di Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri.

Kegiatan penanaman pohon ini untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia yang rutin diperingati setiap tanggal 28 November. Kegiatan penanaman bibit pohon di RPH Bulu BKPH Ngadirejo dilaksanakan mulai Jumat (26/11/2021).

Bibit pohon yang ditanam di lahan kritis di kawasan hutan Desa Ngadirejo ini sebanyak 25.000. Rencana bibit pohon ini bakal ditanam di lahan seluas 23,5 hektare di kawasan hutan tersebut. Penanaman dilakukan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Madiun bersama Lembaga Masyarakat pengelola Sumber Daya Hutan (LMPSDH).

Baca juga: Khofifah Bantu Petani Hutan Madiun Alat Ekonomi Produktif 

Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, mengatakan penghijauan kembali kawasan hutan yang kritis sangat penting dilakukan. Apalagi saat ini sedang musim penghujan. Diharapkan puluhan ribu bibit pohon yang ditanam itu bisa menjaga kelestarian alam di wilayah Madiun. Sehingga bisa terhindar dari berbagai bencana.

“Hutan berperan sangat penting. Karena sebagai penopang air. Resapan paling bagus adalah kawasan hutan seperti ini. Jika kita tidak merawat dengan baik, bencana akan datang menghantui,” kata bupati yang akrab disapa Kaji Mbing itu.

Baca juga: Marak Lahan Hutan Ditanami Porang, Bencana Banjir Intai Madiun

Dia mengapresiasi kegiatan penanaman pohon di kawasan hutan yang kondisinya telah kritis. Penghijauan kembali sangat penting karena kawasan hutang sudah seharusnya dijaga kelestariannya.Pemkab tidak hanya memikirkan wilayah hilir saja, tetapi juga memperhatikan wilayah hulu. Perbaikan hutan sedikit demi sedikit terus dilakukan. Agar generasi penerus bangsa bisa menikmati kelestarian hutan di Madiun.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif