Peringatan Bawaslu Wonogiri: Jangan Ada Politik Uang!

Bawaslu Wonogiri mengingatkan parpol di wilayahnya agar tak bermain politik uang.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pemilu/pilkada. (Solopos/dok)

Solopos.com, WONOGIRI -- Proses pencalonan calon bupati dan calon wakil bupati di Pilkada Wonogiri 2020 berpotensi terjadi transaksi di kalangan partai politik maupun gabungan parpol. Bawaslu Wonogiri mengingatkan agar tak ada parpol yang memainkan politik uang.

Ketua Bawaslu Wonogiri, Ali Mahbub, mengatakan, transaksi yang dimaksud yakni imbalan dalam bentuk apapun kepada salah satu parpol. Perseorangan dan lembaga juga diimbau tidak melakukan transaksi dengan parpol.

Pegiat Cagar Budaya Klaten: Jangan Sampai Bukti Sejarah Terkubur Tol Solo-Jogja

Larangan tersebut, menurut dia, tertuang di dalam UU Nomor 10/2018 pasal 47. Jika terdapat Larangan itu, lanjut dia sudah tertuang di dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2018 di pasal 47. Ali mengatakan, apabila terbukti ada pemberian imbalan ada sanksi yang diberikan.

"Jika terbukti melakukan transaksional, bisa dibatalkan sebagai calon meski sudah ditetapkan. Bisa juga dibatalkan sebagai kepala daerah juka sudah dilantik," kata dia saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Kamis (13/8/2020).

Banyak Cagar Budaya di Kawasan Terdampak Tol Solo-Jogja, BPCB Terjunkan Tim Ke Klaten

Ia mengatakan, hingga saat ini indikasi transaksional belum ditemukan. Namun potensi untuk melakukan tetap ada. Pelarangan berlaku jika transaksi dilakukan untuk membeli kendaraan politik. Jika transaksi biaya untuk saksi tidak menjadi masalah ketika sesuai dengan ketentuan.

Politik uang di Wonogiri, menurut dia, banyak ditemukan pada pelaksanaan pesta demokrasi beberapa waktu lalu. Seperti Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan Pemilihan Umum.

"Secara nasional, indeks kerawanan pemilu di Wonogiri termasuk sedang. Namun secara internal tergolong tinggi, karena setiap pesta demokrasi selalu ditemukan," kata dia.

10 Berita Terpopuler: 7 Kecamatan di Grobogan Berubah dari Zona Merah ke Zona Kuning

Selain politik uang, hal yang harus diwaspadai yakni netralitas Aparatur Sipil Negara dan perangkat desa.

Berita Terbaru

Bawaslu Boyolali: ASN Harus Netral!

Solopos.com, BOYOLALI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara atau ASN maupun kepala desa dan...

2 Paslon di Pilkada Wonogiri Sama-Sama Gunakan Kata "Nyawiji" pada Alat Peraga Kampanye

Solopos.com, WONOGIRI -- Kedua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Wonogiri telah meyerahkan desain alat peraga kampanye (APK)...

Diduga Tak Netral di Pilkada & Dipanggil Bawaslu, 4 Kades di Klaten Disuruh Klarifikasi

Solopos.com, KLATEN — Keempat kepala desa (kades) yang dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten lantaran dugaan tak netral di...

Catat! Ini Lokasi Lengkap Kampanye Calon Bupati & Wakil Bupati Klaten

Solopos.com, KLATEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten telah menetapkan lokasi untuk dijadikan sebagai tempat kampanye calon bupati dan...

Sudah Berjalan 4 Hari, Kampanye di Pilkada Klaten Masih Sepi

Solopos.com, KLATEN — Kampanye para pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati di Pilkada Klaten 2020 di Klaten dinilai masih sepi....

Laporan Awal Dana Kampanye Pilkada Wonogiri: Josss Rp1 juta, Harjo Rp100.000

Solopos.com, WONOGIRI -- Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Wonogiri telah membuat Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Berdasarkan...

Diduga Tak Netral di Pilkada Klaten, 4 Kades Dipanggil Bawaslu

Solopos.com, KLATEN — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten kebanjiran laporan dugaan kepala desa (kades) yang tak netral di awal...

Bawaslu Solo Minta Paslon 01 Dan 02 Laporkan Agenda Kampanye

Solopos.com, SOLO -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo meminta pasangan cawali-cawawali dan tim pemenangannya tertib melaporkan setiap agenda...

116.723 Calon Pemilih Pilkada Solo 2020 Masih Lajang Loh...

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 116.723 orang, atau 28 persen dari total daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada Solo 2020...

Laporkan Dana Awal Kampanye Pilkada Solo Nol Rupiah, Begini Penjelasan Tim Bajo

Solopos.com, SOLO -- Sekretaris tim pemenangan pasangan calon independen Pilkada Solo, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, Danik Prawitasari, memberikan...