Periksa Teman Novia Widyasari, Ini Kata Polisi Soal Dugaan Pemerkosaan

Polisi memeriksa teman Novia Widyasari Rahayu, mahasiswi Mojokerto yang ditemukan meninggal diduga bunuh diri, tetapi polisi belum mau banyak bicara soal dugaan pemerkosaan terhadap Novia.

 Bripda Randy Bagus saat menjalani pemeriksaan di Rutan Tahti, Polda Jatim, Minggu (5/12/2021). (Liputan6.com)

SOLOPOS.COM - Bripda Randy Bagus saat menjalani pemeriksaan di Rutan Tahti, Polda Jatim, Minggu (5/12/2021). (Liputan6.com)

Solopos.com, MOJOKERTO — Polisi memeriksa teman Novia Widyasari Rahayu, mahasiswi Mojokerto yang ditemukan meninggal diduga bunuh diri di dekat makam ayahnya, TPI Dusun Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada Kamis (2/12/2021).

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Polisi Gatot Repli Handoko, menyampaikan sudah memeriksa tersangka dan saksi terkait kasus tersebut. “Yang jelas dari tersangka kemudian dari ada temannya korban. Itu ada yang diambil keterangan. Nanti yang terkait masalah itu [dugaan pemerkosaan] kami mintai keterangan semua,” kata Gatot dilansir dari Liputan6.com, Senin (6/12/2021).

PromosiPerempuan dalam Pusaran Terorisme

Baca Juga : Kisah Pilu Mahasiswi Mojokerto Viral Lewat Tagar #SAVENOVIAWIDYASARI

Sayangnya, Gatot belum mau banyak bicara soal dugaan pemerkosaan yang dilakukan Bripda Randy Bagus Hari Sasongko terhadap Novia Widyasari Rahayu. Bripda Randy berstatus kekasih Novia saat itu.

Diberitakan sebelumnya, polisi memilih menggunakan kalimat hubungan suami istri dalam kasus yang menimpa mahasiswi Universitas Brawijaya itu. Padahal, informasi yang beredar di jagat Twitter menyebutkan bahwa mahasiswi Mojokerto itu diduga mengalami pemerkosaan.

Peristiwa itu diduga menjadi salah satu pemicu dia melakukan bunuh diri dengan meminum racun sianida. “Jadi begini. Kami belum bisa mengatakan itu diperkosa, tapi tetap akan kami dalami. Pertanyaannya, kan logikanya gini, yang bersangkutan kan sudah tiga tahun berpacaran dan dia sudah dua kali melakukan aborsi. Kalau logikanya, apakah hal itu dilakukan dengan pemerkosaan. Itu, logikanya masih jauh kan. Karena dia berpacaran tiga tahun,” ujar Gatot.

Baca Juga : Polisi Temukan Bukti Bripda RB dan Korban Dua Kali Aborsi

Namun, Gatot memastikan penyidik akan mendalami dugaan pemerkosaan yang dilakukan Bripda Randy Bagus terhadap Novia Widyasari.

Polisi telah menetapkan Bripda Randy Bagus Hari Sasongko sebagai tersangka kasus bunuh diri mahasiswi Novia Widyasari Rahayu. Mahasiswi tersebut sempat dua kali menggugurkan kandungan. Muncul dugaan korban mendapatkan desakan itu dari anggota Polres Pasuruan tersebut dan keluarganya.

“Terhadap RB sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Jatim,” ujar Gatot Minggu (5/12/2021).

Baca Juga : Viral Surat Ibu Novia Widyasari ke Kapolres Mojokerto, Ini Isinya

Gatot menyebut, Bripda Randy menghadapi ancaman maksimal berupa pemecatan melalui sidang kode etik kepolisian. “Ancaman maksimal PTDH.”

Sumber: liputan6.com

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Bermodus Kemasan Bubuk Kopi, BNNP Jatim Bongkar Peredaran Ganja 16,9 Kg

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur membongkar peredaran narkoba jenis ganja dengan barang bukti sebanyak 16,9 kilogram.

Korban Meninggal Kecelakaan di Tol Surabaya Bertambah Jadi 15 Orang

Korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto bertambah menjadi 15 orang.

Sopir Bus Kecelakaan Maut di Tol Surabaya Ditetapkan Jadi Tersangka

Sopir bus PO Ardiansyah yang mengalami kecelakaan maut di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto ditetapkan sebagai tersangka.

Mantap! Pemkot Madiun Bangun Pondok Lansia, 2023 Sudah Bisa Ditempati

Pemerintah Kota Madiun kini tengah membangun pondok khusus bagi warga lanjut usia.

Jos! Pemkab Ponorogo Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-Turut dari BPK

Pemkab Ponorogo berhasil mempertahankan selama sepuluh tahun berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

2 Pelaku Pembalakan Liar Hutan di Ponorogo Ditangkap, 3 Pelaku Diburu

Dua dari lima pelaku pembalakan liar hutan lindung di Kabupaten Ponorogo berhasil dibekuk.

Awalnya Flu & Kejang, Puluhan Sapi di Magetan Terkonfirmasi Positif PMK

Puluhan ekor sapi di Kabupaten Magetan terkonfirmasi positif PMK dengan gejala awal flu dan kejang-kejang.

Kreatif! Kakek-Kakek di Madiun Ini Ubah Limbah Kayu Jadi Miniatur Truk

Seorang kakek-kakek di Kabupaten Madiun ini mengubah limbah kayu menjadi kerajinan truk yang bernilai ekonomi.

Sadis, Pemuda Bunuh Teman Kencannya Pakai Pisau di Hotel Kediri

Pemuda asal Jombang membunuh teman kencannya di salah satu hotel di Kediri.

Waduh, 2 Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Ada Luka di Mulut dan Kaki

Dua ekor sapi di Kabupaten Madiun dinyatakan suspek penyakit mulut dan kaki (PMK).

9 Rumah di Pasuruan Dihantam Truk Bermuatan Pasir, Diduga Rem Blong

Dump truk berpelat nomor M 8148 UG bermuatan pasir batu menabrak sembilan bangunan rumah warga di Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (18/5/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Belum Direlokasi saat Revitalisasi Dimulai, Pedagang Pasar Sleko Ngeluh

Sejumlah pedagang Pasar Sleko, Kota Madiun, mengeluh karena belum direlokasi saat proyek revitalisasi pasar tersebut dimulai.

Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak Ruko & Mobil, 1 Orang Meninggal

Truk kontainer menabrak rumah toko dan mobil di kawasan Simpang 3 Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (18/5/2022). D

Bahasa Walikan Malang Ada Sejak Zaman Belanda, Dulu Dipakai Jadi Sandi

Bahasa Walikan Malang ternyata sudah ada sejak zaman Belanda, dahulu digunakan prajurit sebagai kode atau sandi.

Ratusan Sekolah di Ponorogo Tak Miliki Kepsek, Kenapa Ya?

Ratusan sekolah di Ponorogo tidak memiliki kepala sekolah definitif.