Perhutani Solo: Liburan ke Wisata Alam Karanganyar Aman Jika Selalu Ingat 3M!
Objek wisata Air Terjun Jumog, Ngargoyoso, Karanganyar. (Solopos.com/Chelin Indra Sushmita)

Solopos.com, KARANGANYAR – Objek wisata alam seperti air terjun, taman hutan raya, serta pantai dinilai menjadi tempat yang cukup aman dikunjungi saat berlibur di masa pandemi Covid-19. Lokasi wisata yang luas dan didukung udara terbuka diharapkan dapat meminimalisasi persebaran wabah.

Hal itu disampaikan dr Fitri Ayu Rahmawati, Wakil Direktur RS Hermina Solo, dalam talkshow Panduan Wisata Aman saat Libur Panjang yang disiarkan Solopos TV, Kamis (22/10/2020).

"Soal waktu libur panjang dan liburan ini memang menjadi dilema. Kalau dibilang aman atau tidak, itu perlu dipertimbangkan dan dikembalikan pada diri sendiri. Mendesak atau tidak kepentingan liburan ini. Kalau Satgas bilang dipikirkan lagi, kalau mendesak harus pergi, maka pastikan sudah menerapkan protokol kesehatan," terangnya.

Deteksi Dini, Wisatawan di Tawangmangu Bakal Disasar Tes Acak Covid-19 Saat Libur Panjang

Dia mengingatkan masyarakat agar mempertimbangkan berbagai hal sebelum memutuskan untuk berwisata di masa pandemi. Meski dia mengatakan wisata alam cenderung lebih aman, dengan catatan pengunjung menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Perhutani

Seperti diketahui, objek wisata alam yang sering kali menjadi tujuan pelancong berada di Karanganyar yang sebagian besar dikelola Perum Perhutani. Menanggapi hal itu, pihak Perum Perhutani KPH Surakarta pun telah melakukan sederet langkah guna mengantisipasi munculnya klaster Covid-19 di objek wisata alam.

"Kami membuka objek wisata berdasarkan hasil diskusi dengan Bupati selaku Ketua Satgas Covid-19 di Karanganyar. Pertimbangannya daripada warga berjubel di sekitar Cemara Kandang, akan lebih baik kalau objek wisata dibuka dengan sederet aturan ketat," jelas Administratur Muda Perum Perhutani KPH Surakarta, Sugi Purwanta.

Diawali Suara Ledakan, Begini Kronologi Kebakaran Pabrik di Kalijambe Sragen

Selain mengurangi kerumunan, pembukaan kawasan wisata diharapkan berdampak baik bagi sektor lainnya, salah satunya ekonomi. Pihak Perum Perhutani pun tidak main-main dalam mengupayakan keamanan dan kenyamanan pengunjung.

"Kami selaku pengelola wisata tidak main-main. Tapi kami tidak memberikan jaminan. Kami melakukan segala upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan catatan semua menerapkan protokol kesehatan. Kami berupaya menghadirkan objek wisata alam yang aman dan nyaman bagi pengunjung. Tapi semuanya kembali kepada pengunjung, bagaimana mereka menerapkan protokol kesehatan," sambung Sugi Purwanta.

Adapun upaya yang dilakukan adalah membatasi jumlah pengunjung serta melakukan pengecekan terkait penerapan protokol kesehatan.

"Kami berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di tempat wisata," tandasnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom