Perhiasan dan BPKB di Rumah Warga Tangkil Sragen Raib, Ini Kronologinya

Kejadian bermula saat korban bersama keluarga keluar rumah untuk makan bebek goreng di seputaran Radio Umum Cantel, Sragen, pada Jumat pukul 17.30 WIB.

 Ilustrasi garis polisi. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi garis polisi. (Freepik)

Solopos.com, SRAGEN — Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk mengungkap kasus pencurian yang dilaporkan terjadi di rumah Agung Pujiyanto, 40, warga Dukuh Bulakrejo, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen Kota, Sragen, Jumat (28/1/2022) malam.

Kasus pencurian di rumah warga Tangkil itu ditangani Polsek Sragen Kota berkoordinasi dengan Tim Identifikasi dan Tim Piket Satreskrim Polres Sragen. Dugaan polisi, pencuri masuk ke rumah Agung dengan mencongkel teralis jendela.

PromosiKisah Pilu Medusa, Wanita Cantik Jelita yang Dikutuk Berambut Ular

Menurut Kapolsek Sragen Kota AKP Pitoyo, akibat aksi pencurian itu, korban kehilangan sejumlah barang berharga. Korban kehilangan perhiasan berupa kalung, cincin, anting, dan gelang senilai Rp30 juta.

Baca juga: Kantor J&T Cargo Masaran Sragen Dibobol Maling, Ini Nopol Motor Pelaku

Selain perhiasan, tambah dia, tiga unit ponsel merek Vivo V5, Oppo A37, dan Nokia hilang serta dua buah jam tangan juga ikut hilang. Selain itu, tiga buku BPKP, ikut dibawa kabur pencuri, yakni BPKB truk Isuzu AD 1620 GN, Toyota Innova AD 8402 AY, dan truk Mitsubishi AD 1620 EN.

Makan Bebek Goreng

Dia menjelaskan itu bermula saat korban bersama keluarga keluar rumah untuk makan bebek goreng di seputaran Radio Umum Cantel, Sragen, pada Jumat pukul 17.30 WIB.

Seusai makan, lanjut dia, korban dan keluarga pergi ke rumah saudara di Kampung/Kelurahan Sine, Sragen. Di tempat saudara itu, korban berkunjung selama dua jam dan mereka kemudian pulang.

Baca juga: Lokasi Jembatan Dungluwak Sragen Amblek akan Dibangun Jembatan Darurat

“Setibanya di rumah pada pukul 20.30 WIB, mereka kaget saat masuk rumah karena kondisinya berantakan. Kondisi kamar pun berantakan dan lemari dalam keadaan terbuka dan isinya acak-acakan,” jelasnya saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (29/1/2022).

“Setelah diperiksa ternyata diduga ada pencuri masuk lewat jendela. Pencuri masuk dengan mencongkel teralis jendela. Kemudian korban melapor ke Polsek Sragen Kota,” tambah Pitoyo mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi.

Dia menegaskan laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan melakukan olah kejadian perkara di rumah korban.

“Polsek Sragen Kota juga melakukan pengumpulan bahan keterangan dari saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi dan Tim Piket Satreskrim Polres Sragen,” ungkap dia.

Baca juga: Jembatan Dungluwak Sragen Amblek, 2 Pengendara Motor Jadi Korban

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

+ PLUS 5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

UU Buggery yang disahkan parlemen Inggris pada masa pemerintahan Henry III pada 1533 menyatakan homoseksual merupakan perbuatan ilegal. Lima abad kemudian, tepat pada 17 Juli 2013, Inggris melegalkan pernikahan sesama jenis melalui reformasi undang-undang.

Berita Terkini

Infeksi Selaput Otak: Bertahun Keluarga Nunggu Tangisan Keras Richie

Suara tangisan sejadi-jadinya dari bibir Richie diharapkan bisa membuka kembali syaraf-syaraf yang selama ini tersumbat pada tubuh bocah itu.

Segini Tarif Jasa Dekorasi Langganan Presiden Jokowi

Ranu Asmoro yang mendekorasi resepsi pernikahan Ketua MK dengan adik Jokowi menetapkan tarif lebih tinggi dibandingkan penyedia jasa dekorasi lain.

Korean Wave Bikin Suasana Korea Begitu Terasa di Atrium Solo Grand Mall

Beberapa kroteria yang dinilai dalam kompetisi ini adalah kostum, koreografi, lipsing, serta kejutan yang diberikan untuk penonton.

Pemkab Sragen Klaim Terus Dampingi Anak Korban Perkosaan di Sukodono

Pemkab Sragen melalui Dinas Pengendalian Pendudukan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) mengklaim selalu melakukan pendampina terhadap anak korban perkosaan.

800-An Tamu Bakal Saksikan Pernikahan Adik Presiden Jokowi pada 26 Mei

Sekitar 800-an undangan akan hadir pada pernikahan adik Jokowi yang digelar di Gedung Graha Saba Jl. Letjen Suprapto Solo.

1,5 Tahun Kasus Perkosaan Anak di Sragen Tak Tuntas, Polda Turun Tangan

Kapolres Sragen mengaku mengalami dua kendala dalam penanganan kasus perkosaan anak di bawah umur di Sukodono yang sudah berjalan 1,5 tahun.

Espos Plus: Perjalanan Inggris Legalkan LGBT dan Cerita Bandit Jawa

Tiga konten berita terkait perjalanan Inggris yang butuh waktu lima abad untuk melegalkan LGBT, cerita bandit Jawa jadi kecu atau perampok hingga Indonesia jadi ladang empuk jaringan pengedar narkoba internasional menjadi sajian menu Espos Plus edisi Sabtu (21/5/2022).

Bidik Pemilih Pemula Soloraya, Sahabat Ganjar Gelar Lomba TKJ

Sahabat Ganjar Relawan Indonesia atau Saga Relawan Indonesia menggelar lomba Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang diikuti para siswa SMK se-Soloraya.

Rumah Baca Sang Petualang Wonogiri Buka Kelas Komputer Berbayar Sampah

Rumah Baca Sang Petualang Wonogiri membuka kelas komputer untuk semua warga yang dibayar dengan sampah. Aksi sosial ini dilakukan untuk meningkatkan literasi digital warga Wonogiri.

Kementan Targetkan Swasembada Kedelai Pada 2026

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan swasembada kedelai pada 2026. Tahun ini, Kementan mengejar target produksi kedelai 1 juta ton.

Sragen Hari Ini: 21 Mei 2016, Kecelakaan Maut Bus & Motor, 1 Meninggal

Enam tahun lalu, tepatnya pada 21 Mei 2016, terjadi kecelakaan lalu lintas di jembatan Mageru, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen.

Warga Sragen Wetan Meninggal di Kamar, Ketahuan Seusai Jendela Didobrak

Seorang warga Sragen Wetan Sragen, ditemukan meninggal dunia sendirian di rumah. Korban ketahuan meninggal setelah ada warga yang mendobrak jendela rumahnya.

Tak Kuat Menanjak, Espass Nggelondor ke Jurang di Karangpandan

Mobil Daihatsu Zebra Espas yang dikemudikan warga Karangpandan, Karanganyar, ngglondor masuk jurang setelah tak kuat menanjak. Beruntung, sopir hanya mengalami luka ringan.

Keistimewaan Boyolali, Aneka Kuliner Lezat hingga Ikon Monumen Dunia

Kabupaten Boyolali dengan sederet keistimewaan terdiri atas 22 kecamatan yang dibagi lagi menjadi 261 desan dan 6 kelurahan.

Pengerjaan Proyek Pasar Nglangon Lambat, Bupati Sragen Marahi Konsultan

Bupati Sragen berang saat mengetahui progres pembangunan Pasar Nglangon senilai Rp33,7 miliar baru berjalan 0,48% dari seharusnya 11%.