Pergerakan IHSG Diprediksi Menguat, Terdorong Faktor Eksternal?

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan hari terakhir paruh pertama tahun 2022, Kamis (30/6/2022).

 Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). (Solopos/JIBI/Himawan L Nugraha)

SOLOPOS.COM - Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). (Solopos/JIBI/Himawan L Nugraha)

Solopos.com, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan hari terakhir paruh pertama tahun 2022, Kamis (30/6/2022).

Pada perdagangan kemarin, Rabu (29/6/2022) IHSG ditutup melemah 0,77 persen ke 6.942,35. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada rentang 6.942,35 – 7.016,05.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Tercatat, 189 saham menguat, 356 saham melemah dan 140 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar terpantau pada posisi Rp9.097,41 triliun.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG diperkirakan mendapat sentimen positif pada perdagangan akhir paruh pertama di tahun 2022, menjelang rilis sejumlah data perekonomian.

“Data perekonomian inflasi yang disinyalir masih akan berada dalam kondisi stabil, serta terdapat rilis data perekonomian terkait kunjungan wisatawan yang diperkirakan akan meningkat,” tulis William dalam risetnya.

Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah 6.973,12, Sejumlah Saham Ambrol

William mengatakan hal tersebut menjadi faktor penunjang sentimen baik bagi pola gerak IHSG, sehingga indeks diperkirakan akan menguat hari ini.

Dia memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran 6.921 – 7.074 hari ini.

Sementara itu, Bursa saham Amerika Serikat berakhir variatif pada perdagangan Rabu (29/6/2022) karena pelaku pasar mencerna komentar dari kepala bank sentral mengenai prospek ekonomi dan suku bunga.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,27 persen ke level 31.029,31.

Di sisi lain, indeks S&P 500 ditutup melemah tipis 0,07 persen ke 3.818,83 dan Nasdaq Composite turun 0,03 persen ke 11.177,89.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengatakan AS dalam kondisi yang kuat dan posisi yang baik untuk menahan kebijakan moneter yang lebih ketat. Dia menegaskan komitmen bank sentral untuk menurunkan inflasi.

“Ini [pengetatan kebijakan moneter] kemungkinan akan menyebabkan tekanan kecil di perekonomian,” ungkap Powell saat berbicara di panel dengan Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde dan Gubernur Bank of England Andrew Bailey, dilansir Bloomberg, Kamis (30/6/2022).

Volatilitas mencengkeram pasar tahun ini di tengah kekhawatiran bahwa sikap the Fed yang hawkish dapat mengarahkan ekonomi ke dalam resesi. Indeks S&P 500 berada di jalur kuartal terburuk sejak Maret 2020 di tengah lonjakan imbal hasil Treasury.

Baca Juga: IHSG Sesi I di Zona Merah, Sejumlah Saham Longsor

Kepala analis pasar SEI James Solloway mengatakan riak di pasar keuangan diperkirakan telah mereda dengan melemahnya saham dan obligasi tahun ini

“Itu kabar baiknya. Berita buruknya adalah bahwa resesi ekonomi dan penurunan pendapatan yang sesuai mungkin belum sepenuhnya diperhitungkan pasar,” ungkap Solloway.

Pasar obligasi memperkirakan the Fed menaikkan suku bunga acuan beberapa kali sebsar 50 basis poin pada tahun 2023.

Pelaku pasar menaikkan ekspektasi mereka terhadap resesi yang akhirnya menghentikan kampanye pengetatan agresif bank sentral.

Presiden the Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan para pejabat tidak boleh berpuas diri tentang kenaikan ekspektasi inflasi jangka panjang dan harus bertindak tegas untuk mengekang tekanan harga.

Di sisi lain, data menunjukkan pengeluaran konsumen AS meningkat pada kuartal pertama pada laju paling lambat sejak pemulihan di masa pandemi, menandai bahwa ekonomi berada dalam pijakan yang lebih lemah dari yang diperkirakan sebelumnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      + PLUS Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      Konflik antara pelaku wisata di Taman Nasional Komodo dengan aparat kepolisian pada Senin (1/8/2022) adalah akibat kebijakan pemerintah yang mementingkan urusan investasi dibanding mendengar aspirasi masyarakat yang langsung terdampak kebijakan.

      Berita Terkini

      Asyik, BRImo Traktir 900 Nasabah Loyal se-Indonesia dalam Shop for Free

      BRI memberikan apresiasi bagi nasabah loyal terpilih untuk belanja gratis serentak di 18 merchant groceries ternama dalam Shop for Free pada Senin (8/8/2022).

      Naik Tajam Nih! Cek Harga Emas Antam, Selasa 9 Agustus 2022

      Harga emas batangan 24 karat PT Aneka Tambang Tbk., Selasa (9/8/2022) hari ini terpantau naik hingga Rp9.000 per gramnya dari harga kemarin.

      IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Cermati Saham-Saham Ini

      Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diperkirakan menguat tipis dalam perdagangan Selasa (9/8/2022) setelah menguat tipis kemarin.

      Hotel Mahalaya The Legacy Solo Tawarkan Pengalaman Berbeda

      Resmi dibuka di Solo, hotel berbintang dengan konsep Indo-Dutch yang tetap menguatkan lokalitasnya, yakni Mahalaya The Legacy, Senin (8/8/2022).

      Solo Masih Butuh Hotel Bintang 5, Ini Alasannya

      Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Solo menilai, Kota Solo masih membutuhkan hotel bintang 5.

      Dari Jualan Biskuit, Jogi Hendra Jadi Orang Terkaya ke-9 Berkat Mayora

      Berawal dari bisnis jualan biskuit yang dibuat keluarga, Jogi Hendra Atmadja sukses meniti karier sebagai pengusaha. Majalah Forbes menempatkan pendiri PT Mayora Indah itu sebagai orang paling kaye ke-9 di Indonesia.

      Perlu Tahu, Ini Beda Emas Putih dengan Perak

      Informasi tentang cara perbedaan emas putih dengan perak perlu diketahui bagi para pencinta perhiasan terutama bagi yang ingin investasi.

      Sama-Sama Produksi Pertamina, Ini Beda Gas Elpiji dan Bright Gas

      Meski setiap hari memanfaatkan, mungkin ada yang belum tahu beda antara yang gas elpiji dengan Bright Gas. Simak ulasannya.

      10 Startup Binaan Telkom Bertemu Investor di Indigo Demo Day 2022

      Sebelumnya, Telkom telah memilih sepuluh startup terbaiknya dalam program Indigo yang hadir dalam Indigo Demo Day 2022 ini.

      Sepertiga Kekuatan Ekonomi RI di Tangan BUMN, Begini Pesan Erick Thohir

      Erick Thohir menyampaikan BUMN terus meningkatkan akselerasi program ekonomi kerakyatan seperti mendorong bisnis UMKM.

      Harga Tiket Pesawat Mahal, Apa Dampaknya terhadap Inflasi?

      Harga tiket pesawat diperkirakan akan semakin mahal. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan resmi memperbolehkan maskapai pesawat mengenakan biaya tambahan atau surcharge.

      Disebut Luhut Terkecil di Dunia, Berapa Utang Indonesia Sebenarnya?

      Luhut Binsar Pandjaitan mengeklaim bahwa utang pemerintah Indonesia adalah yang terkecil di dunia dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

      UMKM Kuliner di Solo Paling Banyak Rambah Loka Pasar

      Mayoritas UMKM kuliner di Kota Solo sudah memanfaatkan loka pasar untuk promosi

      Pengusaha Protes Impor Barang Mewah Dibatasi, Begini Respons Kemendag

      Pemerintah juga fokus untuk mengawasi secara ketat jasa titip atau yang dikenal dengan jastip karena berpotensi kehilangan pajak bea masuk.

      Kebijakan Baru Shopee Sensor Nama dan Nomor HP Pembeli Tuai Pro Kontra

      Belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial tentang kebijakan baru salah satu e-commerce yakni Shopee yang menyensor nama dan kontak pembeli.