Petugas mengevakuasi mayat perempuan yang ditemukan di dekat dermaga Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM), Sendang, Wonogiri, Kamis (1/8/2019). (Istimewa-SAR Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI -- Jasad seorang perempuan yang ditemukan mengapung di dekat dermaga Waduk Gajah Mungkur (WGM), Wonogiri, Kamis (1/8/2019), diduga bukan merupakan korban kekerasan. Ada dugaan bahwa perempuan itu meninggal dunia karena bunuh diri.

Dugaan itu terungkap dari hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi kepada keluarga korban. Kapolsek Wonogiri Kota, AKP Budiono, menyatakan telah memeriksa Parmin, 60, suami korban. Hasilnya, sang suami mengakui sempat cekcok dengan korban dan sempat menegur agar jangan suka berutang kepada bank plecit.

Akan tetapi, korban kemudian me-ngambek lalu pergi dari rumah hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di Waduk Gajah Mungkur. Dari situ, polisi menduga korban yang sehari-hari bekerja sebagai penjual pecel itu sakit hati.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, seorang perempuan yang diketahui bernama Wj, 61, warga Bakalan Kulon RT 002/RW 002, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, ditemukan meninggal dunia di dekat WGM.

“Mayat kali pertama ditemukan dalam kondisi terapung tertelungkup. Dia mengenakan baju panjang motif kembang-kembang dan celana jins. Saat diperiksa di kening dan kedua jari kakinya terdapat luka. Kemungkinan korban luka karena terbentur batu,” kata Suyadi saat dihubungi Solopos.com.

Menurut keterangan pedagang di wisata waduk, ada seorang perempuan yang duduk sendirian di tepi dermaga, Rabu (31/7/2019) pukul 16.00 WIB. Mereka menduga perempuan itu salah satu pengunjung. Lantaran tak curiga, pedagang tak memperingatkannya.

“Menurut pedagang, ciri-ciri perempuan yang duduk di tepi dermaga itu sama dengan ciri-ciri mayat yang ditemukan. Hanya, perempuan yang duduk itu mengenakan kerudung, sedangkan mayat saat ditemukan tidak mengenakan kerudung,” imbuh Suyadi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten