Tutup Iklan
Kawasan Jl. Menco Raya di dekat PPMI Assalaam, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (7/9/2019). (Solopos-Iskandar)

Solopos.com, SUKOHARJO – Perempuan nyari s telanjang hanya mengenakan pakaian dalam, Kamis (5/9/2019) sekitar pukul 23.00 WIB menghebohkan kawasan Menco, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo tepatnya di kawasan utara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Ponpes Assalaam.

Perempuan hanya mengenakan pakaian dalam dan BH berjalan dari Jl. Menco ke timur, belok ke kiri arah Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo. Media sosial khususnya Instagram heboh postingan perempuan nyaris telanjang itu.

Bahkan sejumlah akun menyebutkan wanita muda itu berhasil melarikan diri karena akan diperkosa. Benarkah?

“Teman kami petugas satpam menolong perempuan. Hari ini tidak masuk. Teman-teman cerita semalam perempuan itu sempat dibawa ke pos satpam di Assalaam. Teman-teman kasihan karena perempuan itu hanya mengenakan pakaian dalam dan BH. Tapi ketika ditanya dia [perempuan] tidak mau menjawab hanya diam saja,” ujar salah satu satpam Assalaam, Suraji ketika ditemui Solopos.com di Assalaam, Sabtu (7/9).

Menurut dia setelah dibawa di pos satpam, perempuan muda itu lalu diberi jaket oleh warga yang merasa iba. Setelah itu perempuan tersebut diantar warga dan polisi. Sebab ketika itu kebetulan ada mobil polisi yang sedang berpatroli.

Diberi Jaket

Salah seorang satpam Assalaam lainnya Joko Sulistyo yang juga mendapat cerita dari teman-temannya membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menjelaskan perempuan yang berjalan dari arah selatan menuju utara tersebut dihentikan satpam untuk diajak masuk ke pos satpam.

“Kalau dibiarkan berjalan di malam hari dengan kondisi seperti itu kan kasihan,” ujar dia.

Menurut dia teman-temannya tidak ada yang tahu siapa nama dan alamat orang tersebut. Karena ketika ditanya hanya diam tak mau menjawab. Selain itu tatapan matanya juga tampak kosong seperti memikirkan sesuatu.

Dijemput Ortu

Kapolsek Kartasura, AKP Sarwoko mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi yang dimintai konfirmasi membenarkan adanya perempuan yang menggegerkan kawasan Assalaam tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun pihaknya wanita tersebut berinisial VH, warga Mojosongo, Solo.

“VH kemudian dijemput orang tuanya dan diantar petugas polisi ke rumahnya di Mojosongo.”

Terkait kasus percobaan pemerkosaan, Sarwono belum bisa memastikan. Hal ini dikarenakan orang tua perempuan itu tak mau berterus terang.

Kendati demikian anggotanya berpesan kepada orang tua VH jika anaknya mendapat perlakuan kejahatan dari pihak tertentu agar segera melapor ke Polsek Kartasura. “Sampai saat ini belum ada laporan resmi kepada kami,” kata Sarwoko.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten