Tutup Iklan

Perempuan di Grobogan Menghilang, Ternyata Tercebur di Dalam Sumur

Perempuan di Genengadal, Toroh, Kabupaten Grobogan sempat dicari keluarga, namun ketika ditemukan sudah meninggal di dalam sumur.

 Anggota SAR BPBD Grobogan mengevakuasi jasad warga Genengadal, Kecamatan Toroh, yang tercebur ke sumur, Selasa (14/9/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Anggota SAR BPBD Grobogan mengevakuasi jasad warga Genengadal, Kecamatan Toroh, yang tercebur ke sumur, Selasa (14/9/2021). (Istimewa)

Solopos.com, PURWODADI – Sempat dikabarkan menghilang dan dicari oleh keluarganya, seorang perempuan di Desa Genengadal, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan ditemukan tercebur ke dalam sumur, Selasa (14/9/2021).

Saat ditemukan korban yang bernama Nurwakiyah, 44, warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh, sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sejak Selasa pagi korban menghilang dan sempat dicari oleh keluarga. Namun saat itu tidak diketemukan.

Kemudian pada pukul 14.00 WIB, keluarga dikejutkan dengan kabar dari salah satu warga, Ngarbi, 63. Bahwa yang bersangkutan menemukan Nurwakiyah di dalam sumur adik korban, Sumaryono, di Desa Genengadal.

Baca juga: Dokter Cabul Mengaku Puas Campurkan Sperma ke Makanan Istri Teman

Peristiwa korban tercebur dalam sumur disampaikan juga ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Toroh. Warga yang mendengar kabar temuan tubuh korban yang sudah meninggal di dalam sumur berupaya mengevakuasinya.

Namun karena kondisi sumur yang sempit ditambah cukup dalam, warga mengalami kesulitan untuk mengevakuasi korban. Akhirnya kepolisian berkoordinasi dengan tim SAR dari BPBD Grobogan yang memiliki peralatan evakuasi.

Setelah menggunakan tripot dan salah satu anggota SAR BPBD Grobogan turun menggunakan tali. Sekira pukul 15.30 jenazah Nurwakiyah yang tercebur sumur berhasil dievakuasi.

Baca juga: Ditinggal ke Sawah, Rumah di Grobogan Nyaris Ludes Terbakar

Sebelum Tercebur Sumur

Menurut Kapolsek Toroh AKP Darmono, tim medis dari Puskesmas Toroh langsung melakukan pemeriksaan tubuh korban yang tercebur sumur. Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan tanda kekerasan atau bekas penganiayaan pada tubuh korban. Selanjutnya, jenazah korban kemudian diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Dari pihak keluarga korban telah menerimakan kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi,” jelasnya.

Dari keterangan keluarga, lanjut AKP Darmono, Nurwakiyah memiliki riwayat depresi disebabkan permasalahan ekonomi. Bahkan sekitar satu pekan lalu, dia sempat mencoba menceburkan diri ke sumur warga.

“Namun aksi korban diketahui dan dicegah ayahnya, sehingga batal menceburkan diri,” imbuh Kapolsek Toroh.

 

 


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Angkut 30 Penumpang, Bus Sudiro Tunggal Kebakaran di Tol Semarang-Solo

Gangguan mesin menyebabkan bus PO Sudiro Tunggal mengalami kebakaran saat melintasi tol Semarang-Solo, tepatnya di Kabupaten Semarang.

PLN Bagikan Gerobak Molis kepada UKM Jateng, Dorong Produktivitas Usaha

PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik (molis) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada pelaku UKM di Jateng untuk meningkatkan produktivitas usaha.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sidak Wali Kota Semarang Viral, Warganet Ramai Ikutan Usul Ini

Unggahan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan sidak di Kantor Kelurahan Bulusan, di akun instagram pribadinya mendadak viral.

Sejarah Vihara Buddhagaya Semarang

Vihara Buddhagaya di Semarang, Jawa Tengah, memiliki sejarah panjang karena didirikan sejak 500 tahun lalu, tepatnya saat keruntuhan Majapahit.

Indahnya Sunrise di Taman Posong Lereng Sindoro Temanggung

Wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memiliki pesona wisata alam yang indah dan masih baru seperti Taman Posong.

Wisata Makam Apung di Pantai Sayung, Tak Tersentuh Air Laut

Demak memiliki objek wisata religi berupa makam apung milik Mbah Mudzakir yang konon tidak pernah terendam air laut meski terjadi gelombang tinggi.

Tragedi Berdarah! 5 Warga Slawi Tewas Diracun Dukun Pengganda Uang

Kisah tragis kali ini tentang tragedi berdarah yang merenggut lima nyawa warga Slawi akibat ulah dukun pengganda uang.

Banyak Tambang Ilegal di Merapi Rusak Lingkungan, Ganjar Pranowo Pusing

Gubernur Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak sembarangan menerbitkan izin usaha penambangan karena banyak yang merusak lingkungan dan membuatnya pusing.

Kontroversi Gelar Kartini, Mestinya R. Ay Bukan RA, Begini Ceritanya

Gelar RA yang disematkan kepada Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia kurang tepat, karena dalam budaya Jawa gelar Kartini mestinya R.Ay.

Wisata Seru ke Wonosobo: Romantis, Eksotis & Magis

Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, memiliki sederet objek wisata alam yang romantis, eksotis, dan magis.

Daun Talas asal Jateng Diminati Pasar Luar Negeri, Ini Manfaatnya

Komoditas pertanian dan perkebunan asal Jawa Tengah atau Jateng, daun talas beneng, mulai diminati pasar luar negeri salah satunya Australia.

Angin Kencang Terjang Parakan Temanggung, Belasan Rumah Rusak

Bencana angin kencang atau puting beliung menerjang belasan rumah warga di Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng).

Bupati Grobogan Resmikan Proyek Program PISEW dan Kotaku 2021

Program PISEW dan Kotaku di Grobogan ini anggarannya berasal dari Kementerian PUPR dengan total anggaran Rp17,8 miliar.

Angin Puting Beliung Terjang Parakan Temanggung, Ini Videonya

Angin puting beliung yang menerjang sejumlah rumah warga di Parakan Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), terekam video dan viral di media sosial Instagram.