Perdes di Karanganyar Bakal Tak Bisa Seenaknya Sewakan Tanah Bengkok

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, akan membuat aturan pemanfaatan tanah bengkok dan tanah kas desa agar tidak menimbulkan polemik.

 Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberikan sambutan pada Workshop Moderasi Agama ke-3 Bagi Guru Agama SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (26/10/2021). (Solopos/Syifa Tri Hastuti)

SOLOPOS.COM - Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberikan sambutan pada Workshop Moderasi Agama ke-3 Bagi Guru Agama SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (26/10/2021). (Solopos/Syifa Tri Hastuti)

Solopos.com, KARANGANYAR — Pemkab Karanganyar akan membuat panduan dalam pemanfaatan tanah desa alias bengkok. Sementara itu, untuk menghindari persoalan tanah bengkok, pemerintah desa (pemdes) harus memastikan perizinan pemanfaatan lahan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono,  mengatakan belakangan ini muncul persoalan terkait pemanfaatan lahan desa. “Makanya perlu panduan supaya mekanismenya jelas,” ujarnya di sela-sela acara penyerahan simbolis Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB P2 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (19/1/2022).

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Juliyatmono mencontohkan salah satu kasus pemanfaatan tanah desa yang terjadi di Karanganyar. Yaitu ketika tanah bengkok seorang kepala dusun (kadus) disewakan kepada pihak ketiga selama sepuluh tahun dengan nilai tertentu dan uang sudah diterima oleh kadus bersangkutan. Namun, belum genap sepuluh tahun, kadus tersebut meninggal dunia. Masalah yang timbul kemudian adalah bagaimana hak kadus baru nantinya.

Baca Juga: Protes Tanah Bengkok Harus Dilelang, Perangkat Desa Tanon Sragen Demo

“Ada kadus sudah terima uang sewa, tapi belum sampai waktu sewa habis dia meninggal dunia. Lalu kadus baru dapat apa, wong uangnya sudah diterima dan dipakai kadus lama. Oleh sebab itu, perlu panduan tentang pemanfaatan tanah kas desa, tanah bengkok, dan lainnya. Ini harus jelas,” ujarnya.

Menyikapi berbagai permasalahan tanah desa, ia meminta kepala desa (kades) agar menyelesaikan perizinan terkait pemanfaatan lahan. “Sebelum dibangun, harus mengirimkan surat izin kepada Bupati. Lalu Bupati akan melakukan evaluasi. Jika Bupati mengizinkan, maka ketentuannya akan disertakan,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait PBB P2 Bupati meminta para kades lebih aktif mendorong warga agar PBB. Selama ini potensi PBB P2 Karanganyar Rp30 miliar namun capaiannya sekitar Rp26 miliar.

Baca Juga: Kaur Keuangan Desa Mundu Klaten Tak Tahu Tanah Bengkoknya Disewa Orang Lain, Kok Bisa?

‘’Tolong kerahkan perangkat desa untuk sering terjun ke masyarakat agar bayar PBB. Berikan pengertian kepada masyarakat agar menganggap PBB sebagai sedekah agar lahan yang ditinggali memberikan berkah,” kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Kurniadi Mulato, mengatakan pada 2022 ini di telah diterbitkan 456.752 lembar SPPT PBB P2 senilai total sekitar Rp31,4 miliar. Lembar SPPT PBB P2 ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pada 2021 ada 448.931 lembar SPPT dengan nilai ketetapan Rp30.967.330.007 sedangkan 2022 ada 456.752 lembar SPPT dengan nilai ketetapan Rp31.479.702.846,” ujarnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

1,7 Juta Bayi Belum Imunisasi, Black Campaign Picu Kesenjangan Imunitas

+ PLUS 1,7 Juta Bayi Belum Imunisasi, Black Campaign Picu Kesenjangan Imunitas

Pada periode 2019-2021, Kementerian Kesehatan mencatat 1,7 juta bayi belum memperoleh imunisasi dasar. Black campaign antiimunisasi yang disampaikan terang-terangan melalui seminar maupun talkshow melahirkan kesenjangan imunitas di kalangan anak-anak.

Berita Terkini

Jadi Sentra Bisnis, Desa Madegondo Sukoharjo Ingin Warganya Tetap Guyub

Meskipun terbilang banyak pendatang yang berdomisili maupun menetap di Desa Madegondo, tingkat keamanan desa masih terbilang kondusif.

Bagus Setyawan Jabat Danyonif Mekanis Raider 413/Bremoro

Letkol (Inf) Anggun Wuriyanto menyerahkan jabatan Danyonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad kepada Mayor (Inf) Bagus Setyawan dalam upacara sertijab, Selasa (28/06/2022).

2 Motor Adu Banteng di Jl Ngawi-Sragen Sambungmacan, 1 Orang Meninggal

Kecelakaan adu banteng di Jalan Ngawi-Sragen, tepatnya depan Puskesmas Sambungmacan 2 Dukuh Sundo Asri RT 018, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen pada Selasa (28/6/2022).

Solopos Hari Ini: Evaluasi PeduliLindungi

Sosialisasi dan masa transisi terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk membeli minyak gorenq curah rakyat (MGCR) mulai dilakukan Senin (27/6/2022). Sejumlah kritik mengalir, mulai dari akses hingga keamanan data.

PPDB Solo: 20 SD Negeri Kekurangan Murid, Ini Solusi Dari Disdik Solo

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo menyarankan solusi bagi sekitar 20 SD negeri di Kota Bengawan yang kekurangan pendaftar pada PPDB tahun ajaran 2022/2023.

Pameran Foto Solo Zaman Dulu di Monumen Pers Nasional, Lihat Yuk!

Masyarakat bisa melihat gambaran Solo sekitar tahun 1900an lalu, dalam Pameran Foto Solo Tempo Dulu secara gratis mulai 30 Juni 2022 nanti.

Wah! Mulai Uji Coba, PLTSa Putri Cempo Solo Segera Beroperasi Lur

PLTSa di TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo, memulai uji coba pengoperasian mesin pengolah sampah menjadi energi listrik pada Selasa (28/6/2022).

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini: Berawan Tanpa Hujan

BMKG merilis prakiraan cuaca Sragen hari ini bakal cerah berawan tanpa hujan.

Sebelum Beraktivitas Simak Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini Lur

Prakiaan cuaca Karanganyar hari ini akan cerah berawan tanpa turun hujan.

Masih ada 34.000 RTLH di Sragen, Kemiskinan Struktural Jadi Penyebab

Jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Sragen masih tinggi meski tiap tahun ada intervensi. Kemiskinan struktural disebut sebagai penyebab.

Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini Rabu 29 Juni 2022 Potensi Berawan

Inilah prakiraan cuaca wilayah Boyolali sepanjang hari Rabu (29/6/2022) menurut informasi BMKG.

Bersahabat, Cek Yuk Prakiraan Cuaca Kota Solo Hari Ini Rabu 29 Juni

Prakiraan cuaca Kota Solo dari BMKG untuk hari ini, Rabu (28/6/2022), terpantau cukup bersahabat.

Pagi Cerah, Tengok Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini Rabu 29 Juni 2022

Simak prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo pada Rabu (29/6/2022) hari ini.

Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Rabu Ini: Cerah Berawan Pagi

Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Rabu 29 Juni 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

Prakiraan Cuaca Klaten Hari Rabu Ini: Cerah Berawan Pagi

Prakiraan cuaca Klaten hari ini Rabu 29 Juni 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

Ini 2 Kecamatan Dengan Tunggakan Pajak Kendaraan Tertinggi Di Solo

Tunggakan pajak kendaraan bermotor Kota Solo paling tinggi ada di dua kecamatan ini dengan nilai yang cukup fantastis.