Tutup Iklan

PERDAGANGAN MANUSIA : Polda Jateng Tangkap Pelaku Human Trafficking

PERDAGANGAN MANUSIA : Polda Jateng Tangkap Pelaku Human Trafficking

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Dok)

Perdagangan manusia menjadi perhatian Polda Jateng. Tiga pelaku dalam kasus ini telah ditangkap Polda Jateng.

Solopos.com, SEMARANG-Polda Jawa Tengah menangkap tiga pelaku tindak pidana perdagangan manusia asal Nusa Tenggara Timur yang bertugas menjaring calon tenaga kerja Indonesia.

Ketiga tersangka dibawa langsung dari tempat asalnya di Sumba Barat ke Semarang, Jumat (22/5/2015) malam, kata Kepala Sub Remaja Anak dan Wanita Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Ajun Komisaris Besar Susilowati di Semarang, Sabtu.

“Diintai sekitar tiga hari sebelum akhirnya bisa diamankan,” katanya.

Dalam penangkapan, lanjut dia, Polda Jawa Tengah juga didukung oleh Polda NTT.

Adapun tiga tersangka yang diamankan tersebut masing-masing Adriana Herlina Mawo, Yuliana Jati, dan Pelipus B. Damma Ngaku.

Susilowati menjelaskan ketiga tersangka tersebut bertugas mencari warga NTT yang bersedia menjadi calon TKI yang akan bekerja di luar negeri. Praktik perdagangan manusia yang diungkap tersebut, kata dia, cukup terorgasnisasi dengan baik.

Pelanggaran pidana yang dilakukan mulai dari pemalsuan surat-surat hingga perlakuan tidak manusia saat berada di penampungan. Ketiga tersangka itu, kata Susilowati, akan segara dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses hukum selanjutnya.

“Menyusul dua tersangka yang sebelumnya sudah dilimpahkan lebih dulu,” katanya.

Kasus dugaan perdagangan manusia dengan modus rekrutmen calon TKI tersebut terungkap ketiga polisi membongkar sebuah tempat penampungan di daerah Puri Anjasmoro Semarang beberapa waktu lalu. Tempat penampungan tersebut diketahui milik PT Graha Indra Wahana Perkasa Semarang, sebuah perusahaan jasa pengerah TKI.

Polisi sendiri sudah menetapkan dua tersangka, yakni Direktur Utama PT Graha Indra Wahana Perkasa Semarang Sutadie Lie ,58, dan Kepala PT Graha Indra Wahana Perkasa cabang Kupang Budianto,47.

Berita Terkait

Berita Terkini

Italia 3-0 Swiss: Menang Lagi, Gli Azzurri Lolos Duluan

Hasil 3-0 ini mengantarkan Italia lolos ke babak gugur setelah mengantungi enam poin dari dua laga.

Tokopedia Dikabarkan Milik Asing, Benarkah?

Perusahaan e-commerce kelas unicorn Tokopedia dikabarkan dimiliki pemodal asing, sehingga pendiri sekaligus CEO William Tanuwijaya bereaksi.

Peneliti Universitas Yale Temukan Virus Flu Tangkal Virus Corona

Peneliti di Universitas Yale menemukan fakta rhinovirus, penyebab flu biasa dapat melindungi manusia dari virus corona penyebab Covid-19.

Copa America 2021 Ketambahan 11 Kasus Covid-19

Copa America, turnamen Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Confederación Sudamericana de Fútbol/Conmebol), diserang Covid-19.

Berbekal Smartphone Atau Tablet Bisa Jadi Pengusaha Lewat Alfamind 

Alfamart melalui Alfamind menawarkan peluang usaha dengan memanfaatkan teknologi digital bagi masyarakat yang ingin menjadi pengusaha.

Covid-19 di Jateng Tambah Parah, Pasien Tambah 1.884 Orang

Serangan virus corona di Jawa Tengah bertambah parah, bahkan Dinas Kesehatan Jateng mencatat penambahan 3.107 Covid-19 dalam sehari.

Ronaldo Singkirkan Botol Sponsor Euro 2020, UEFA Tutup Mulut

Cristiano Ronaldo memindahkan dua botol Coca-Cola dalam konferensi pers di Stadion Puskas Ferenc di Budapest, Hongaria dan viral di medsos.

Xiaomi Rilis Mi 11 Lite dan Mi 11 Ultra, Yuk Intip Kelebihan & Harganya!

Vendor ponsel pintar asal China, Xiaomi, meluncurkan varian Mi 11 Lite dan Mi 11 Ultra yang harus Anda cermati kelebihan dan harganya.

Kemendikbud Klaim 78,3% SD Sudah Tatap Muka Terbatas

Kemendikbud Ristek mengklaim 78,3% dari 50.000 sekolah dasar di Indonesia telah melakukan pembelajaran tatap muka terbatas.

Selebrasi Rasis Striker Austria Marko Arnautovic Berbuah Skors

Striker atau pemain depan Austria Marko Arnautovic diskors satu pertandingan oleh UEFA karena menghina pemain lain melalui selebrasi rasis.

Cek Video Ini! Beginikah Tsunami Maluku Tengah?

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 M atau 6,0 mengguncang wilayah Maluku Tengah di Pulau Seram hingga Ambon, sehingga mendatangkan tsunami.

BMKG: Kawasan Selatan Seram Maluku Rawan Tsunami

Sebelumnya, BMKG pada Rabu siang memperingatkan adanya tsunami di Maluku Tengah, tepatnya di Pulau Seram menyusul terjadinya gempa.