Tutup Iklan

PERCERAIAN PONOROGO : Banyak TKW Gugat Cerai Suami, Ini Sebabnya

PERCERAIAN PONOROGO : Banyak TKW Gugat Cerai Suami, Ini Sebabnya

SOLOPOS.COM - ilustrasi perceraian (JIBI/Solopos/Ist)

Perceraian Ponorogo didominasi pasangan yang istrinya bekerja di luar negeri.

Solopos.com, PONOROGO -- Kasus perceraian di Ponorogo setiap tahun meningkat. Ironisnya, hampir 50% kasus perceraian itu menimpa pasangan yang istri atau pihak perempuan bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri.

Pejabat Humas Pengadilan Agama Ponorogo, Abdullah Shofwandi, mengatakan kasus perceraian di Ponorogo memang cukup tinggi. Pada tahun 2016 hingga bulan September kasus perceraian di Ponorogo mencapai 1.670 dengan cerai gugat 1.137 kasus dan cerai talak 533 kasus.

Abdullah menyampaikan kasus perceraian didominasi pasangan yang berlatar belakang sang istri bekerja di luar negeri dan suami mengurus rumah di kampung halaman. "Sebagian besar memang didominasi TKW yang mengajukan cerai gugat kepada suaminya. Jumlahnya kira-kira mencapai 50% dari total kasus perceraian," jelas dia kepada Madiunpos.com di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Dia menuturkan alasan istri mengajukan perceraian pun beragam, antara lain faktor ekonomi, hubungan sudah tidak harmonis, perselingkuhan, dan terjadi kesenjangan pendapatan antara suami dan istri.

Selain itu, untuk kasus cerai gugat yang diajukan istri yang bekerja sebagai TKW di luar negeri, istri merasa suami mereka di kampung sudah tidak menarik karena terlihat lusuh dan hanya menghambur-hamburkan uang kiriman istrinya.

"Soal penampilan terkadang juga menjadi pengaruh, biasa istri yang bekerja di luar negeri kan berpenampilan lebih bersih. Sedangkan suaminya yang di kampung mungkin penampilannya kurang menarik, itu juga menjadi alasan dalam beberapa kasus," jelas dia.

Namun, selain faktor itu, suami yang ditinggal istrinya bekerja di luar negeri juga kerap memanfaatkan kesempatan untuk berselingkuh. Sehingga, saat hubungan perselingkuhan itu diketahui, istrinya langsung mengajukan cerai gugat.

Lebih lanjut, dia menuturkan hampir setiap bulan ada kasus cerai gugat dari pasangan yang berlatar belakang istri bekerja di luar negeri diajukan ke PA Ponorogo.

"Kondisi semacam ini memang sulit dicegah, perlu ada kedewasaan dalam menjalin hubungan membangun keluarga," terang dia.

Kepada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ponorogo, Sumani, mengatakan tingkat perceraian yang dilakukan pasangan yang memiliki latarbelakang TKI/TKW di luar negeri cukup tinggi. Saat ini pemerintah baru membahas raperda mengenai peraturan TKI, yang salah satu poinnya yaitu mengatur perceraian seorang TKI.

"Jadi akan diatur, saat masih menjadi TKI/TKW, mereka tidak boleh mengajukan perceraian. Baru setelah mereka pulang dari luar negeri bisa mengajukan perceraian. Ini hanya untuk mencegah supaya kasus perceraian TKW tidak banyak," jelas dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Gunung Merapi Pagi Ini: 2 Kali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Lava Pijar sejauh 1,4 Km

Gunung Merapi pagi ini terpantau mengeluarkan dua kali awan panas guguran. Status erapi belum berubah, masih Siaga.

Nama Pati Rupanya Berasal dari Peleburan Tiga Kadipaten

Kisah ini diawali dari pelarian Dewi  Ruyung Wulan, putri dari Adipati Carangsaka yang dinikahkan paksa dengan Menak Jasari, putra dari Kadipaten Paranggaruda.

10 Berita Terpopuler : Saminisme Ajaran Asli Indonesia - Mahasiswi Terjun ke Sungai

Ulasan tentang ajaran saminisme hingga mahasiswi nekat terjun ke sungai dari jembatan masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Ada Pemberlakuan Aturan Baru Aktivitas Publik di Banyumas

Sejumlah langkah tegas disiapkan Pemkab Banyumas untuk membatasi aktivitas publik masyarakat selama pandemi Covid-19.

Anjlok Lagi, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat 18 Juni 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada hari ini, Jumat (17/6/2021) kembali turun, baik untuk cetakan UBS maupun Antam.

Solopos Hari Ini: Tarik Rem Darurat

Solopos edisi Jumat (18/6/2021) mengulas soal lonjakan kasus Covid-19 yang harus diatasi pemerintah. Tingginya angka kasus harian Covid-19 bisa membuat fasilitas kesehatan kolaps.

Aplikasi Simpati Diluncurkan, Isinya Informasi Lengkap Soal Wisata Sragen

Aplikasi Simpati bisa diakses melalui laman simpati.sragenkab.go.id serta juga bisa diunduh di playstore dengan nama Sragen Tourism.

Belgia Lolos ke 16 Besar, Ini Klasemen Grup B Euro 2020

Hasil ini membuat Belgia lolos ke 16 besar sementara Denmark hampir pasti tersingkir di fase grup.

Uposotha Mandala Puja, Ritual Perenungan Diri Umat Buddha

Ritual ini bernama upacara Uposotha Mandala Puja yang diadakan setiap dua kali sebulan pada tanggal satu dan tanggal lima belas  bulan lunar penanggalan Jawa.

Tertular Cacar Langka dari Kucing, Wanita Ini Terancam Buta

Kasus cacar sapi pada manusia meskipun langka namun berpotensi ada kasus serupa di masa depan.

De Bruyne Jadi Pembeda Belgia

Dengan kemenangan ini, Belgia pun menjadi tim kedua setelah Italia yang memastikan diri lolos ke babak 16 besar Euro 2020.

Pentingnya Membangun Impresi yang Baik Untuk Meraih Sukses

Cara membangun impresi yang baik dipaparkan dalam webinar bertajuk Making a Good Impression to be Impactful in New Normal Era.