Tutup Iklan

Percepat Penanganan Perkara, PN Sukoharjo Luncurkan Aplikasi e-CDP

PN Sukoharjo meluncurkan aplikasi e-CDP yang bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat penanganan perkara hukum.

 Ketua Pengadilan Negeri Sukoharjo, Putut Tri Sunarko, menandatangani nota kesepahaman penerapan aplikasi electronic crime document process (e-CDP) di aula PN setempat, Senin (27/9/2021). (Solopos/Bony Eko Wicaksono

SOLOPOS.COM - Ketua Pengadilan Negeri Sukoharjo, Putut Tri Sunarko, menandatangani nota kesepahaman penerapan aplikasi electronic crime document process (e-CDP) di aula PN setempat, Senin (27/9/2021). (Solopos/Bony Eko Wicaksono

Solopos.com, SUKOHARJO — Pengadilan Negeri atau disingkat PN Sukoharjo meluncurkan aplikasi administrasi berkas perkara pidana secara elektronik atau electronic crime document process (e-CDP).

Aplikasi itu diklaim bisa memangkas waktu dan tenaga penanganan perkara. Inovasi berbasis digital tersebut mempermudah proses penanganan perkara pidana seperti izin sita, izin geledah, dan perpanjangan masa tahanan.

Acara seremonial peluncuran aplikasi e-CDP dilaksanakan di aula PN Sukoharjo, Senin (27/9/2021). Acara tersebut dihadiri Ketua PN Sukoharjo Putut Tri Sunarko, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sukoharjo Agita Tri Moertjahjanto.

Baca Juga: Apa Kabar Rencana Gedung RSUD Sukoharjo di Bekas Terminal Kartasura?

Ketua PN Sukoharjo, Putut Tri Sunarko, mengatakan aplikasi e-CDP bagian dari inovasi berbasis digital yang dilakukan pengadilan demi mempermudah dan mempercepat proses penanganan perkara pidana.

“Aplikasi berbasis digital ini hasil kerja sama tiga lembaga yakni PN, Polres, dan Kejari Sukoharjo. Sebelumnya, para operator teknologi informasi di tiga lembaga itu telah mengikuti bimbingan teknis pengoperasian aplikasi e-CDP,” katanya, Senin.

Izin Sita dan Izin Geledah Online

Putut menyebut layanan dalam aplikasi e-CDP seperti izin sita, izin geledah, dan perpanjangan masa tahanan perkara pidana. Penyidik kepolisian tak perlu mendatangi Kantor PN untuk mengurus izin sita atau izin geledah.

Baca Juga: Sudah Ada PJU, Warga Karangasem Sukoharjo Tak Perlu Takut Keluar Malam

Mereka bisa memanfaatkan aplikasi e-CDP yang telah terintegrasi untuk mempercepat proses perkara pidana di PN Sukoharjo. Ia mencontohkan penyidik dari Polsek Weru yang membutuhkan waktu perjalanan menuju Kantor PN Sukoharjo selama 30 menit.

“Belum banyak pengadilan negeri yang menerapkan aplikasi e-CDP. Di Soloraya baru PN Sukoharjo yang merealisasikan aplikasi tersebut. Di daerah lain memang banyak namun hanya sebatas pembahasan belum direalisasikan,” ujarnya.

Selama ini, PN Sukoharjo telah menerapkan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) sejak beberapa tahun lalu. Penerapan PTSP bertujuan memberikan pelayanan cepat, mudah, dan transparan bagi para pencari keadilan.

Baca Juga: Sambil Nglarisi Bakul, Bupati Sukoharjo Sosialisasi Prokes

Memberikan Rasa Keadilan kepada Masyarakat

Ada lima prinsip yang menjadi acuan utama PTSP yakni keterpaduan, efisien dan efektif, koordinasi, akuntabilitas, dan aksesibilitas. “Pengadilan selaku verifikator dan validator. Polres Sukoharjo dan Kejari Sukoharjo masing-masing memiliki empat akun,” paparnya.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, mengapresiasi inovasi PN Sukoharjo guna mempercepat dan mempermudah penanganan perkara pidana.

Baca Juga: Bimsalabim! Lahan Tidur Di Jangglengan Sukoharjo Disulap Jadi Produktif

Di era digital, proses penegakan hukum harus memanfaatkan teknologi informasi. Aplikasi e-CDP dari PN Sukoharjo diharapkan mampu meningkatkan kinerja institusi penegak hukum dalam memberikan rasa keadilan terhadap masyarakat.

Aplikasi berbasis digital sangat bermanfaat pada masa pandemi Covid-19. “Digitalisasi suatu keharusan saat pesatnya perkembangan teknologi informasi. Saya mengapresiasi inovasi pengadilan yang membikin aplikasi berbasis digital dalam proses penanganan perkara pidana,” katanya.


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Mahasiswa UNS Solo Bikin Teh Celup dari Benalu, Kok Bisa?

Mahasiswa UNS Solo membuat penemuan unik yakni teh celup dari benalu yang kemudian diberdayakan di kalangan petani di Kemuning, Karanganyar.

Segera Dibentuk, Perbakin di Tiap Daerah di Soloraya

Sejumlah klub menembak seperti Senopati dan Mega Bintang yang hadir dalam Rakerkot itu mengusulkan perlu segera dibentuk pengurus Perbakin tingkat daerah

Pemkot Solo Belum Punya Regulasi Larangan Jualan Daging Anjing, Tapi...

Pemkot Solo hingga kini belum memiliki aturan yang melarang jual beli daging anjing dan hanya fokus pada upaya mencegah penyakit menularnya.

Libur Akhir Tahun, Pengelola TSTJ Solo Pasrah Ikuti Aturan Pemerintah

Pengelola objek wisata TSTJ Solo sudah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Sragen Waspadai Varian Omicron, Ini Antisipasinya

Sragen masuk wilayah algomerasi Soloraya sehingga semua daerah di Soloraya harus bareng-bareng dalam menentukan status PPKM dan yang menjadi dasar daerah terendah.

Yamaha Gear 125, Si Jago Tanjakan yang Irit BBM

Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang, dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis yang digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali.

Waduh! Banyak Anjing di Soloraya Ditelantarkan dan Dibuang, ke Mana Ya?

Sahabat Anjing Surakarta (SAS) menemukan banyak anjing peliharaan di wilayah Soloraya yang dibuang dan ditelantarkan karena berbagai sebab.

Anak Gugat Ibu di Boyolali, Sertifikat Tanah Sengketa Dipastikan Sah

BPN Boyolali memastikan sertifikat tanah yang menjadi objek sengketa dalam kasus anak menggugat orang ibu kandung di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, sah.

Bangunan Pasar Legi Selesai 100%, Pedagang Siap Boyongan?

Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Lomba menembak bertaraf internasional memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, tak bisa dihadiri atlet luar negeri.

Rendengan, Atraksi Wisata Inisiatif Pokdarwis Pilangsari Sragen

Para pemuda yang tergabung dalam Pokdarwis Siwur Emas Desa Pilangsari, Gesi, Sragen, membuat event wisata dengan nama Rendengan di hutan jati seluas hampir 1 hektare.

1.200 Santri Ikuti Ujian Munaqosah Wisuda Akbar Klaten Menghafal #5

Ketua Panitia Ujian Munaqosah Klaten Menghafal, Dhohir Subagyo, menjelaskan kegiatan itu dimaksudkan untuk membumikan Al-Qur’an.

Minyak Goreng Curah Disetop pada 2022, Pemkab Sukoharjo Tunggu Regulasi

emerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo sudah mendapatkan informasi penyetopan peredaran minyak goreng curah pada 2022 dari pemerintah pusat.

Wuihhh, Warga Sragen Barter Mobil dengan 1 Pot Monstera Marmorata

Seorang pencinta tanaman hias asal Wonotolo, Gondang, Sragen, Eko Duta Flora, berani melakukan barter mobil Daihatsu Grand Max.

Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Karanganyar, Ini Sebaran Titiknya!

Bencana tanah longsor kembali terjadi di Bumi Intanpari. Kali ini longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Kecamatan Karangpandan dan Kecamatan Matesih, Sabtu (27/11/201) malam.

Ahli Waris Lahan Terdampak Tol Solo-Jogja Bikin Surat Kesepakatan

Pemerintah Desa Demakijo, Karangnongko, Klaten, berinisiatif membuat  dokumen surat kesepakatan bersama (SKB) ahli waris terdampak tol solo-jogja.