PERBANKAN MALANG : Bank-Bank di Malang Ramai-Ramai Buka Laku Pandai

PERBANKAN MALANG : Bank-Bank di Malang Ramai-Ramai Buka Laku Pandai

SOLOPOS.COM - Ilustrasi uang (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Perbankan Malang ramai-ramai membuka laku pandai. Apakah itu?

Solopos.com, MALANG — Perbankan di Malang berbondong-bondong membuka  layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai).

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang Indra Krisna mengatakan selain empat bank, yakni BTPN, BCA, Mandiri, dan BRI yang men-launching Laku Pandai secara nasional serta segera membuka layanan  di Malang, dalam waktu dekat ada dua bank lagi yang sudah berkomitmen memberikan layanan serupa. “Satu bank membuka Laku Pandai di Mei, sedangkan satu bank lagi membuka Laku Pandai pada Juni,” kata Indra Krisna di Malang, Rabu (6/5/2015).

Sedangkan empat bank yang sudah membuka Laku Pandai secara nasional, akan me-launching layanan tersebut di Malang pada awal Juni. Daerah yang dipilih ada empat lokasi, yakni di Nongkojajar, Kec. Tutur, Kab. Pasuruan; Desa Pronojiwo, Kec. Dampit; Kec. Pujon, dan kawasan Pantai Sendang Biru, Kab. Malang.

“Kami masih menyigi lokasi. Intinya, lokasi dipilih karena pertimbangan jauh dari layanan perbankan, namun kegiatan ekonominya cukup bagus,” katanya. Yang diperlukan pula bahwa lokasi tersebut bisa terjangkau layanan internet karena basis layanan Laku Pandai berupa layanan data.

Dia mengaku belum tahu, berapa agen yang direkrut perbankan untuk menjadi agen Laku Pandai. Yang jelas, informasi yang dia terima agen Laku Pandai masih berupa agen perorangan. Bukan agen berbadan hukum.

Mereka yang direkrut merupakan nasabah dari bank yang menunjuk sebagai agen. Agen Laku Pandai merupakan nasabah loyal serta catatannnya bagus dari bank.

Berbadan Hukum
Secara ketentuan, selain agen perorangan tidak berbadan hukum, juga bisa agen yang berbadan hukum seperti koperasi, PT, maupun toko modern.

Bisa pula lembaga keuangan mikro (LKM) ditunjuk menjadi agen Laku Pandai. Namun yang menjadi problem, LKM di wilayah kerja OJK Malang masih belum ada yang berbadan hukum sehingga statusnya masih belum jelas.

Mengacu ketentuan, per Januari 2016, LKM sudah harus berbadan hukum. Bisa menjadi koperasi maupun PT.

Jika berbadan hukum PT, maka 60% sahamnya harus dimiliki oleh pemda sehingga upaya pengentasan kemiskinan di daerah lewat akses permodalan LKM bisa lebih fokus.

Dengan LKM yang belum berbadan hukum, kata dia, maka otomatis tidak bisa menjadi agen Laku Pandai.

“Jadi LKM harus berbadan hukum terlebih dulu untuk bisa menjadi agen Laku Pandai dari lembaga jasa keuangan bank,” ujarnya.

Lembaga Keuangan Mikro
Kepala Bagian Pengembangan LKM? Direktorat LKM OJK Harsbur Peridia mengatakan lembaga keuangan mikro atau LKM bisa menjadi agen Laku Pandai.

Keberadaan LKM yang menjangkau daerah pedesaan masyarakat sangat potensial untuk dijadikan instrumen dalam mendukung program Laku Pandai.

LKM yang beroperasi di kawasan pelosok bisa bertindak sebagai agen bank sehingga bisa mendorong pemerataan akses keuangan bagi masyarakat.

Berita Terkait

Berita Terkini

Bagi-Bagi Kupat Jembut di Tradisi Syawalan Khas Semarang

Dalam Bahasa Jawa, kata jembut mungkin memiliki kesan vulgar. Namun jembut di sini rupaya adalah jenis makanan.

Perahu Wisata di Waduk Kedung Ombo Kemusu Boyolali Tenggelam Diduga Kelebihan Muatan

Kecelakaan air terjadi di Waduk Kedung Ombo kawasan Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/5/2021) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Permasalahan Pembayaran THR Banyak Dialami UMKM, Pemerintah Harus Hadir

Pemerintah harus hadir secara langsung untuk menangani masalah pembayaran THR keagamaan bagi perusahaan-perusahaan di segmen UMKM yang tidak mampu melakukan pembayaran sesuai ketentuan.

Perahu Wisata di Waduk Kedungombo Kemusu Boyolali Tenggelam, 9 Orang Hilang

Sembilan penumpang perahu wisata di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali, yang tenggelam, Sabtu (15/5/2021) hilang.

Grebeg Ketupat, Tradisi Perayaan Lebaran Khas Magelang

Indonesia memiliki tradisi Lebaran yang unik di setiap daerah. Salah satunya Tradisi Grebeg Ketupat di Kabupaten Magelang.

Petugas Rutan Solo Temukan Handphone, Diduga Dilempar dari Luar Dinding Rutan

Petugas Rutan Kelas I A Solo kembali menggagalkan percobaan penyelundupan benda terlarang di dalam Rutan Solo

Ribuan Pengunjung Serbu Ndayu Park Sragen di H+2 Lebaran

Ribuan warga berlibur ke objek wisata Ndayu Park Sragen pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021).

Terminal Sukoharjo Sepi, Hanya PO Lokal yang Beroperasi

Sepinya penumpang bus di Terminal Sukoharjo terjadi sejak pengetatan aturan perjalanan mulai 22 april-5 Mei.

Pasar Tunggu Kebangkitan Kerajinan Kuningan Juwana

Juwana merupakan Kecamatan yang menghubungkan Kota Pati dan Kota Rembang.  Di Kecamatan ini pula dikenal sebagai penghasil kerajinan kuningan, yang dikenal dengan Kuningan Juwana.

Isi Libur Lebaran dengan Wisata Keliling Solo Naik Bus Tingkat

Berwisata keliling Kota Solo naik bus tingkat bisa jadi pilihan isi libur Lebaran.

Libur Lebaran 2021, Mal di Solo Baru Ramai Pengunjung

Sejumlah warga mulai menyerbu pusat perbelanjaan dan mal di kawasan Solo Baru saat libur Lebaran 2021.

Ditumpangi 20 Penumpang, Perahu Wisata di Waduk Kedungombo Kemusu Boyolali Tenggelam

Kecelakaan air terjadi di Waduk Kedungombo kawasan Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/5/2021).