Perbaikan Viaduk Gilingan Solo Bikin Warga Kampung Khawatir, Kenapa?

Rencana buka tutup hingga penutupan total viaduk Gilingan di Jl A Yani, Banjarsari, Solo, membuat warga kampung di sekitar khawatir.

 Sejumlah kendaraan  melintasi Viaduk Gilingan, Jl. Ahmad Yani, Gilingan, Banjarsari, Solo, Rabu (8/6/2022). (Solopos/Nicolous Irawa)

SOLOPOS.COM - Sejumlah kendaraan melintasi Viaduk Gilingan, Jl. Ahmad Yani, Gilingan, Banjarsari, Solo, Rabu (8/6/2022). (Solopos/Nicolous Irawa)

Solopos.com, SOLO — Rencana rekayasa lalu lintas dengan buka tutup jalan hingga penutupan total Jl A Yani, Gilingan, Banjarsari, Solo, selama pengerjaan proyek perbaikan viaduk Gilingan membuat warga jalan kampung sekitarnya khawair.

Buka tutup jalan hingga penutupan total akan membuat para pengguna jalan mencari jalur alternatif. Dengan Simpang Joglo yang juga sedang dalam tahap pembangunan rel layang, pilihan jalan untuk dilewati hanya Jl Slamet Riyadi.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Namun, memutar melalui Jl Slamet Riyadi cukup jauh sehingga pilihan yang adalah melewati jalan-jalan kecil di perkampungan. Kemungkinan ini membuat warga di rute-rute alternatif tersebut merasa tidak nyaman.

Mereka khawatir akan adanya kepadatan arus lalu lintas di depan rumah mereka ketika perbaikan Viaduk Gilingan, Solo, dikerjakan. Sedangkan jalan di depan rumah mereka juga digunakan sebagai tempat untuk beraktivitas.

Maryadi, warga Jl Tentara Pelajar, Solo, sudah melihat adanya peningkatan arus lalu lintas di jalan kampungnya pada jam-jam padat. Ia meyakini kepadatan ini akan meningkat ketika Viaduk Gilingan mulai dikerjakan.

Baca Juga: Viaduk Gilingan Solo Diperbaiki, Warga Curhat Pusingnya Cari Jalan

“Lewat sini memang lebih cepat dibandingkan memutar. Sekarang kalau pagi pukul 07.00 WIB atau sore pukul 17.00 WIB sudah ramai sekali, pengendara sepeda motor lalu lalang lewat sini. Padahal sebenarnya ini jalannya juga tidak besar dan bukan jalan utama,” ulasnya.

Keselamatan Anak-Anak

Warga yang sehari-harinya bekerja di Pasar Gede, Solo, ini khawatir sepeda motor tersebut berkendara ugal-ugalan dan membahayakan pengguna jalan, terutama anak-anak.

“Daerah sini banyak anak-anak kecil, ya naik sepeda, ya main bola atau layangan. Takutnya kalau dilewati sepeda motor pas lagi kencang, enggak tahu apesnya kan bahaya. Apalagi di sini juga ada gudang sama beberapa toko usaha punya warga, jadi pasti agak terganggu,” jelasnya.

Baca Juga: Viaduk Gilingan Diperbaiki, Begini Strategi Dishub Solo Atasi Macet

Senada dengan Maryadi, Wega, warga Jl Majapahit I, juga mengkhawatirkan hal yang sama. Apalagi dengan adanya pengerjaan proyek di Simpang Joglo dan viaduk Gilingan, jalan di depan rumahnya kini menjadi alternatif bagi para pengguna kendaraan bermotor.

“Sebenarnya ya waswas liat yang naik motor kadang ngebut atau yang naik mobil juga kadang nyetirnya enggak begitu mahir terus lewat jalan kecil. Memang kami tidak bisa melarang mereka kalau mau lewat sini, tapi kami minta supaya pelan-pelan. Ini jalan warga soalnya dan banyak anak-anak,” urainya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Mencuri Ponsel untuk Berfoya-Foya, Residivis Asal Ceper Klaten Ditangkap Polisi

      Residivis pencurian ponsel asal Ceper, Klaten, ditangkap Tim Satreskrim Polres Klaten setelah beraksi di wilayah Kecamatan Bayat.

      Kodim Karanganyar Serahkan Bantuan untuk 12 Eks Napiter

      Dalam rangka HUT ke-77 TNI, Kodim 0727/Karanganyar menyerahkan bantuan paket sembako kepada para eks napi terorisme (napitr), warakawuri, dan veteran.

      Kementan: 14,8 Juta Ternak Harus Dipasangi Anting Ear Tag Tahun Ini

      Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan sebanyak 14,8 juta ternak dipasangi anting ear tag atau penanda identitas hingga Desember 2022.

      Kirab Grebeg Maulud Solo Kembali Digelar, 150 Petugas Keamanan Disiagakan

      Diprediksi bakal dipadati ribuan warga, acara Grebeg Maulud di Keraton Solo akan dikawal oleh 150 personel gabungan untuk mengamankan jalannya acara yang kali pertama digelar sejak pandemi Covid-19.

      Respons Putusan MA, Komunitas Sriwedari Desak Pemkot Solo Lakukan Revitalisasi

      Forum Komunitas Sriwedari (Foksri) meminta Pemkot Solo segera menindaklanjuti putus MA soal tanah Sriwedari dengan langkah-langkah konkret. Langkah tersebut melalui revitalisasi.

      Jembatan Sasak Sukoharjo Rusak Diterjang Hujan, Perbaikan Tunggu Air Surut

      Jembatan sasak pertama di Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo rusak karena diterjang hujan, Kamis (6/10/2022).

      Cakades di Sragen Curi Start Kampanye, Panitia Pilkades: Yang Penting Kondusif

      Para cakades yang akan bersaing di pilkades serentak di Sragen sudah curi start dengan memasang baliho kampanye. Panitia Pilkades tak mempersoalkan itu sepanjang tidak ada protes dari para cakades.

      Tanggulangi Wabah PMK di Boyolali, Pemkab Mulai Data Ternak Sapi dan Kerbau

      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mulai melakukan penandaan dan pendataan hewan pascapenurunan data penyakit mulut dan kulit (PMK) di Boyolali.

      Menunggu Pelanggan, 2 PSK Paruh Baya Terjaring Operasi Pekat di Solo

      Dua perempuan pekerja seks komersial mendapatkan pembinaan setelah terjaring razia pekat Polsek Banjarsari, Solo. Keduanya bukan berasal dari Solo.

      Transformasi Jabung, Salah Satu Desa Termiskin di Sragen yang Kini Naik Kelas

      Program tuntas kemiskinan (Tumis) yang untuk kali pertama dilakukan Pemkab Sragen dinilai berhasil mengentaskan Desa Jabung di Kecamatan Plupuh dari kemiskinan. Kini semua warganya berada di atas garis kemiskinan.

      Hore! Kasus PMK Boyolali Melandai, Nol Penambahan hingga Oktober Ini

      Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Boyolali mulai melandai disusul dibukanya Pasar Hewan di Boyolali.

      Di Jateng, Cuma Sragen & Wonogiri yang Dapat Apresiasi KASN Soal Lelang Jabatan

      Hanya Pemkab Sragen dan Wonogiri yang mendapatkan penghargaan dari KASN terkait pengisian jabatan eselon II kategori baik.

      Yuk Coba KA Bandara Solo, Jadwal 3 Kali Sehari dengan Harga Rp7.000/Orang

      Jadwal dan rute perjalanan Kereta Api Bandara Adi Soemarmo Solo (KA BIAS) atau KA Bandara Solo dari Stasiun Balapan Solo maupun Stasiun Klaten.

      Bagi 150 Paket Beras, Polres Sragen akan Rutinkan Program Jumat Berkah

      Polres Sragen akan merutinkan program Jumat Berkah berupa pemberian paket sembako kepada warga yang membutuhkan.

      Pura Mangkunegaran Menuju Pusat Kebudayaan Jawa

      Mangkunegaran juga telah mengenalkan budaya Jawa ke luar negeri lewat kegiatan bertajuk Kemantren Langenpraja International Roadshow 2022 di Autralia, Malaysia, dan Thailand pada September. Hal ini sebagai bagian dari upaya membawa Mangkunegaran sebagai pusat kebudayaan Jawa.