Perayaan Malam Tahu Baru Masehi Menurut Pandangan Islam, Bolehkan?

Inilah penjelasan tentang perayaan tahun baru Masehi menurut pandangan Islam.

 Ilustrasi perayaan malam tahun baru. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi perayaan malam tahun baru. (Freepik)

Solopos.com, SOLO — Kurang sebulan lagi kalendar akan berganti baru menjadi tahun 2022. Tidak sedikit orang yang bersuka cita menyambut tahun baru Masehi dengan berbagai perayaan seperti yang familier yaitu meniup terompet dan kembang api. Lantas bagaimana perayaan malam tahun baru Masehi menurut pandangan Islam?

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Selasa (30/11/2021), perayaan malam tahun baru Masehi merupakan budaya barat atau budaya Eropa. Sebagai umat Islam yang memiliki tahub baru sendiri sebaiknya tidak mengikuti budaya Eropa tersebut. Terlebih banyak hal madharat pada perayaan Tahun Baru yang kebanyakan dilakukan untuk bersenang-senang atau berfoya-foya.

Baca Juga: Miris! Truk Terguling, Warga Malah Jarah Barang Muatannya

Para ulama juga sepakat bahwa merayakan tahun baru Masehi tidak diperbolehkan. Larangan perayaan malam tahun baru Masehi menurut Islam memiliki sejumlah alasan kuat sehingga umat Islam tidak diperkenankan merayakan tahun baru. Alasan di antaranya alasan sejarah, tasyabbuh, terompet Yahudi, pemborosan, menyia-nyiakan waktu (Begadang sepanjang malam), ikhtilath, hal-hal haram hingga terjerumus berbuat zina.

Seseorang yang melakukan perayaan tahun baru Masehi yang merupakan budaya barat dianggap tasyabuh atau menyerupai kebiasaan mereka. Tasyabuh dapat terjerumus ke golongan yang diserupainya sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka,” (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Baca Juga: Kisah Unik Pasutri Keliling Dunia Pakai Sepeda Motor

Di sisi lain, ada pendapat ulama yang menyebut merayakan malam tahun baru Masehi diperbolehkan. Pendapat yang berseberangan dengan kebanyak ulama itu beralasan perayaan malam tahun baru Masehi tidak selalu terikat dengan ritual agama lain.

Dikutip dari Inews, Direktur Rumah Fiqih Indonesia (RFI) Ustaz Ahmad Sarwat MA menjelaskan perayaan malam tahun baru Masehi itu tergantung pada niat orangnya. Merayakan malam tahun baru dengan niat tidak mengikuti atau menyerupai ritual agama lain itu diperbolehkan. Sementara merayakan dengan niat mengikuti budaya non-Islam hukumnya haram.

Baca Juga: Viral! Pria Ini Curi Kutang di Jemuran, Dicium Dulu Baru Diambil

Perayaan malam tahun baru yang diperbolehkan seperti melakukan kegiatan bermanfaat seperti mengadakan memberi sembako kepada fakir miskin, menyantuni anak yatim, membersihkan lingkungan sekitar dan lainnya.

Itulah penjelasan tentang perayaan malam tahun baru Masehi menurut pandangan Islam. Semoga kita bisa lebih menjadi lebih baik dan lebih banyak beramal saleh di tahun depan  serta meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang tidak bermanfaat di tahun ini.

Berita Terkait

Berita Terkini

Omicron Merajalela, Kemana Varian-Varian Virus Corona Sebelumnya?

Saat ini varian Omicron sedang merebak, lalu kemana varian-varian virus corona sebelumnya?

Kenali Gejala MIS-C Pada Anak Pasca-Positif Covid-19

Hingga saat ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) belum mengetahui secara pasti penyebab MIS-C.

Cara Bersikap terhadap Alam Menurut Alquran

Pandangan Al-Qur’an berbeda dengan pandangan agama dan peradaban lain salam melihat alam.

+ PLUS Pesantren Tak Cuma soal Ilmu Agama, Produksi Film Pun Bisa

Pesantren membekali santri tak hanya soal ilmu agama tapi juga aneka keterampilan lain, bahkan ada yang mengembangkan subsektor ekonomi kreatif berupa produksi film.

Viral Pria di TikTok Jelaskan Cara Mengasah Arit, Endingnya Tak Terduga

Pria ini menjelaskan cara mengasah arit yang benar melalui akun TikTok tetapi banyak netizen tak menduga ia akan membuat adegan seperti itu pada bagian akhir video.

Studi: Positif Covid-19 Masih Punya Virus Aktif Selama Lebih 10 Hari

Berdasarkan penelitian terbaru orang positif Covid-19 masih memiliki virus aktif selama lebih dari 10 hari di tubuhnya.

Tahu Pasangan Selingkuh Seperti Kinan di Layangan Putus? Lakukan Ini

Ya, siapa sih yang tidak marah, kesal, dan kecewa saat tahu pasangan selingkuh?

Perselingkuhan Seperti Aris di Layangan Putus Bisakah Bikin Ketagihan?

Benarkah anggapan jika sekali melakukan perselingkuhan bisa bikin ketagihan atau kecanduan pelakunya?

Bisakah Terinfeksi Dua Varian Covid-19 Sekaligus? Ini Penjelasannya

Di tengah hadirnya berbagai varian virus corona saat ini, muncul pertanyaan mungkinkah seseorang terkena dua varian sekaligus semisal Omicron dan Delta?

Perhatikan Hal-Hal Ini Saat Memilih Hand Sanitizer

Ada sejumlah hal harus diperhatikan saat memilih hand sanitizer.

Orang Tanpa Gejala Covid-19 Tidak Menularkan Virus Corona, Benarkah?

Benarkah orang tanpa gejala Covid-19 tidak menularkan virus corona ke orang lain?

Doa-Doa dan Amalan Saat Hamil

Berikut doa dan amalan saat ibu hamil.

3 Tips Mempertahankan Hubungan Setelah Pasangan Selingkuh

Pada dasarnya, keputusan untuk memilih mempertahankan hubungan atau berpisah setelah pasangan selingkuh ada pada diri Anda sendiri.

5 Alasan Berat Badan Bertambah Saat Menstruasi

Nah agar tidak panik ketahui 5 alasan berat badan Anda meningkat atau makin gemuk selama menstruasi.

Terniat! Ujian Praktik Menikah Siswa SMA, Konsep Mirip Sungguhan

Sosok pemuda dan pemudi yang melakukan ujian praktik menikah terlihat seperti sungguhan menjadi sorotan netizen di media sosial.

Jangan Coba-Coba Sengaja Membiarkan Diri Terinfeksi Omicron

Berikut ini sejumlah alasan yang harus Anda pertimbangkan sebelum membiarkan diri terinfeksi varian Omicron.