Perantau Wonogiri Pulkam, Bupati: Langsung Data Dan Periksa Jika Sakit!
Petugas kesehatan memeriksa kru bus AKAP di Terminal Induk Giri Adipura Wonogiri, Rabu (25/3/2020). (Solopos/M. Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI — Ribuan perantau pulang ke kampung halaman atau pulkam ke Wonogiri akhir pekan lalu. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadi lonjakan kasus penularan virus corona atau covid-19.

Apalagi, kebanyakan dari ribuan perantau Wonogiri itu pulkam dari kawasan Jakarta dan sekitarnya yang sudah banyak terjadi kasus positif corona.

Di sisi lain, di Wonogiri juga sudah ada dua kasus positif corona di mana salah satu di antaranya meninggal dunia.

Gubernur Ganjar Sebut Lonjakan Kasus Corona Bisa Sampai September 2020

Dalam mengantisipasi perantau yang pulkam itu, Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan Pemkab menyiapkan tiga langkah strategis. Pertama, melakukan screening di terminal induk atau Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri.

"Jadi semua bus kedatangan maupun keberangkatan harus masuk terminal induk. Pengemudi dan penumpang akan dicek oleh tenaga kesehatan. Jika ada gejala klinis, penumpang diminta melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan," jelas Bupati yang akrab disapa Jekek itu kepada Solopos.com, Kamis (26/3/2020).

Minum Alkohol Murni Demi Cegah Corona, 30 Warga Tewas

Kedua, koordinasi dengan camat serta kepala desa dan lurah. Ketua RT dan RW diberi tanggung jawab mendata sekaligus memberi imbauan kepada masyarakat yang baru saja datang dari perantauan.

"Jika mengalami gejala klinis, batuk, pilek dan sesak napas, Ketua RT dan RW segera merekomendasikan warga untuk melakukan pemeriksaan awal," kata Jekek.

Imbauan Juga Dilakukan Secara Keliling

Ketiga, mendorong masyarakat untuk berperilaku hidup sehat dan bersih. Melalui sistem imbauan keliling yang dilakukan oleh Forkompincam, masyarakat termasuk perantau yang pulkam ke Wonogiri diharapkan semakin teredukasi dalam menghadapi Covid-19.

Warga Solo Meninggal Sepulang Dari Prancis Dimakamkan Sesuai Protokol Corona, Ini Penjelasan Lurah

Seperti diberitakan, sebanyak 16.886 perantau dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pulkam ke Wonogiri beberapa waktu terakhir.

Data yang dihimpun Solopos.com dari Terminal Giri Adipura, ada tren peningkatan jumlah penumpang kedatangan bus AKAP dari 90-an unit bus menjadi 118-131 unit bus per hari pada 19-22 Maret 2020.

PDP Corona Sukoharjo Bertambah Jadi 10 Orang, ODP 68    

Total bus datang ke Wonogiri selama 10 hari (15-24 Maret 2020) itu sebanyak 1.033 unit dengan total jumlah penumpang 16.886 orang.

Sedangkan jumlah penumpang yang berangkat dari Wonogiri pada periode yang sama tercatat 14.614 dengan jumlah bus total 1.101 bus. Dengan asumsi Wonogiri menjadi tujuan akhir pulkam para perantau, saat ini masih ada ribuan perantau yang masih ada di Kota Sukses.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom