Perangkat Desa Jogoprayan Klaten Terpapar Corona, Kantor Desa Ditutup 3 Hari

Penutupan Kantor Desa Jogoprayan di Kecamatan Gantiwarno, Klaten dilakukan guna memutus mata rantai persebaran Covid-19.

 Ilustrasi Covid-19 lockdown. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Covid-19 lockdown. (Freepik.com)

Solopos.com, KLATEN — Kantor Desa Jogoprayan, Kecamatan Gantiwarno ditutup selama tiga hari sejak, Jumat (30/7/2021). Penutupan kantor desa menyusul adanya seorang perangkat desa setempat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, salah seorang perangkat desa yang terpapar virus corona berinisial AI. Belum diketahui AI terpapar virus corona dari mana. Selain AI, anggota keluarga AI juga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Pengumuman penutupan kantor desa selama tiga hari itu, di antaranya dilakukan dengan menempelkan secarik kertas di pintu utama kantor desa. Pengumuman itu bertuliskan, “Maaf Kantor Desa Ditutup Sementara Tiga Hari”.

Baca Juga: Dapat Bantuan Dobel, 27 Warga Gentan Klaten Kembalikan Duit Rp300.000

“Kantor desa ditutup sejak kemarin [Jumat]. Soalnya ada salah seorang perangkat desa yang terpapar virus corona. Penutupan kantor desa ini baru terjadi kali ini,” kata salah seorang warga Jogoprayan, Kecamatan Gantiwarno, Ari Wibowo, kepada Solopos.com, Sabtu (31/7/2021).

Hal senada dijelaskan Camat Gantiwarno, Lilis Yuliati. Penutupan Kantor Desa Jogoprayan dilakukan guna memutus mata rantai persebaran Covid-19.

“Ya, kantor desa ditutup [Kantor Desa Jogoprayan]. Anggota keluarga perangkat desa yang terpapar itu diketahui juga terpapar. Saat ini dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan. Pelayanan surat-menyurat bisa dilakukan di rumah pak kades,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com di Pemkab Klaten, kasus terkonfifmasi Covid-19 di Kecamatan Gantiwarno mencapai 86 orang. Di sisi lain terdapat 126 kontak erat dan 20 suspek.

Baca Juga: Klaten Dapat 10.000 Dosis Vaksin Covid-19 dari Menko Perekonomian

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk disiplin menaati protokol kesehatan. Hal itu seperti memakai masker, menjaga jarak, rutin cuci tangan pakai sabun, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan.

“Jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten hingga, Jumat [30/7/2021] telah mencapai 28.717 kasus. Sebanyak 3.133 orang telah menjalani perawatan/isolasi mandiri. Sebanyak 23.491 orang dinyatakan telah sembuh. Sebanyak 2.093 orang telah meninggal dunia,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

PTM Bergulir, Sopir Angkuta Wonogiri Berharap Pelajar Boleh Naik Angkutan Umum

Para sopir angkutan umum perkotaan atau angkuta Wonogiri berharap para pelajar diperbolehkan naik angkuta saat PTM bergulir nanti.

Alhamdulillah.....Satlantas Solo Bagikan 1.500 Paket Sembako

Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini yang membutuhkan kepekaan sosial untuk saling menguatkan. “

Operasi Knalpot Brong Karanganyar Jaring 1 Pelanggar

Polisi sudah memetakan sejumlah lokasi untuk penertiban knalpot brong maupun balap liar.

Mahasiswa UIN RM Said Surakarta Tuntut PTM Segera Digelar

Bagi mahasiswa yang berasal dari tempat yang jauh kuliah online dari indekos terasa kurang nyaman dan kurang maksimal.

Mabes Polri: Jangan Lengah, Corona Belum Musnah!

Indonesia kembali menerima 684.900 dosis vaksin AstraZeneca yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu.

Walah, Petugas Pelayanan E-KTP Door to Door Klaten sampai Naik Atap demi Sinyal Internet

Petugas pelayanan e-KTP secara door to door di Klaten kerap mendapat pengalaman unik, salah satunya harus naik atap demi dapat sinyal Internet.

Setelah Semanggi, Giliran Rumah Warga Eks HP 10 Tipes Solo Siap-Siap Dibongkar

Rumah warga di lahan eks HP 10 di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, bakal dibongkar untuk program Kotaku.

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.