PERAMPOKAN BOYOLALI : Sopir Wahyu Taksi Dirampok di Kemusu, Alami Luka Serius, Jari Putus
Sopir Wahyu Taksi Haryanto menjalani perawatan di RSUD Pandanarang Boyolali, Kamis (28/3/2013). (JIBI/SOLOPOS/Oriza Vilosa)
Sopir Wahyu Taksi Haryanto menjalani perawatan di RSUD Pandanarang Boyolali, Kamis (28/3/2013). (JIBI/SOLOPOS/Oriza Vilosa)

BOYOLALI — Sopir Wahyu Taksi, Haryanto, 52, warga Dudan, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Boyolali, Rabu (27/3/2013), dirampok di kawasan hutan Kecamatan Kemusu, Boyolali. Korban ditusuk di bagian kepala, pudak dan satu jarinya terputus.

Korban menjalani perawatan di RSU Pandan Arang Boyolali. Sekitar Kamis (28/3/2013) dini hari, dia terlihat siuman.

Mulanya, jelas korban, dia bertemu penumpang laki-laki berkemeja di Kartasura, Sukoharjo, sekiar pukul 17.00 WIB.

“Saya sama sekali tak curiga, orangnya alus. Minta diantar ke Juwangi lalu ke Ampel, katanya mau menjemput temannya,” kata Haryanto.
Setelah sepakat dengan tarif sewa pulang pergi, Haryanto pun mengantar penumpang yang belakangan mengaku bernama Paimo itu. Korban mulai curiga saat penumpang itu meminta mobil berhenti.

“Sepertinya sudah ada temannya yang mencegat, karena saat dia meminta saya berhenti itu saya dipepet sepeda motor, bebek hitam tapi entah karena di hutan gelap,” ujarnya.

Korban pun menancap gas. Namun, penumpang yang duduk persis di jok belakang kursi sopir itu mendadak menusuk bagian kepala belakang korban. “Di kepala tiga kali, kuping juga kena. Lalu saya menangkis dan melawan, jari saya putus,” tambahnya.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 18.15 WIB. Korban pun segera melarikan diri dengan tubuh berlumuran darah. Hingga dia bertemu warga dan diantar ke salah satu bidan setempat.
“Beruntung ada Bidan, namanya Juminem,” imbuhnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho