PERAMPOKAN SEMARANG : Pelajar Pembunuh Sopir Taksi Online Dituntut 10 Tahun Penjara

PERAMPOKAN SEMARANG : Pelajar Pembunuh Sopir Taksi Online Dituntut 10 Tahun Penjara

SOLOPOS.COM - Keluarga korban pembunuhan dan perampokan sopir taksi online saat menunggu persidangan di PN Semarang, Rabu (21/2/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Perampokan sekaligus pembunuhan terhadap sopir taksi online yang dilakukan dua pelajar SMK di Semarang telah memasuki tahap persidangan.

Solopos.com, SEMARANG – Terdakwa kasus perampokan sekaligus pembunuhan terhadap sopir taksi online, IBR, 16, dan DIR, 15, dituntut hukuman penjara 10 tahun oleh jaksa penuntut umum (JPU), Harwanti, dan Zahri Ainiwati. Tuntutan itu dibacakan jaksa dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Rabu (21/2/2018).

Kedua terdakwa yang berstatus pelajar di sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) di Semarang itu duduk di kursi pesakitan setelah dianggap bersalah dalam kasus pembunuhan sekaligus perampokan sopir taksi online, Deni Setiawan, 32, warga Kampung Margorejo Timur, Kemijen, Semarang Timur. Aksi kejam itu dilakukan kedua terdakwa pada Sabtu (20/1/2018) lalu.

[Baca juga Terungkap, Pembunuhan Sopir Taksi Online Direncanakan Sejak Desember]

Kuasa hukum IBR, Jogi Panggabean, menilai tuntutan jaksa itu sudah maksimal untuk kasus pembunuhan yang diatur dalam Pasal 339 KUHP. “Tuntutan jaksa kami rasa sudah maksimal. Hukuman maksimal untuk kasus ini adalah penjara 20 tahun. Tapi karena mereka [terdakwa] masih anak-anak, tuntutannya kan setengah dari orang dewasa atau 10 tahun,” ujar Jogi saat dijumpai Semarangpos.com seusai persidangan.

Kendati demikian, Jogi mengaku siap memberikan pembelaan pada sidang pleidoi yang akan kembali digelar di PN Semarang, Jumat (23/2/2018) nanti. Ia berharap kliennya mendapat keringanan hukuman karena sudah menyatakan penyesalan atas perbuatan menghilangkan nyawa seseorang.

Di sisi lain, kakak kandung korban, Dewi, mengaku tidak terima dengan tuntutan jaksa itu. Ia menilai kedua terdakwa layak dijatuhi hukuman mati atau penjara seumur hidup.

[Baca juga Haru, Rekonstruksi Pembunuhan Sopir Taksi Online Diwarnai Histeria Istri Korban]

“Kami tidak terima. Tuntutan jaksa terkesan ringan dan tidak memberikan efek jera kepada pelaku. Kami ingin keduanya dihukum mati kalau cuma penjara beberapa tahun tidak membuat jera,” ujar Dewi.

Sidang kasus perampokan disertai pembunuhan dengan terdakwa dua pelajar SMK di PN Semarang itu digelar secara tertutup. Hanya istri korban, Nur Aini, serta kuasa hukum kedua terdakwa dan beberapa aktivis perlindungan anak yang diizinkan masuk dalam sidang yang dipimpin Hakim Sigit Wahyudi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Motor Sport Kecelakaan di Jl. Slamet Riyadi Solo, 1 ABG Luka Parah

Kecelakaan lalu lintas melibatkan 2 sepeda motor dan 1 mobil terjadi di Jl. Slamet Riyadi di timur Simpang Ngarsopuro, pada Selasa (11/5/2021) malam.

Batik Qur'an di Kota Solo yang Bikin Takjub Santri Maroko

Batik Qur'an di Laweyan, Kota Solo yang Bikin Takjub Santri Maroko

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.