Tiga tersangka perampokan CV Vinoli Makmur saat gelar perkara di Mapolres Karanganyar, Selasa (22/10/2013). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos)
[caption id="attachment_458641" align="alignleft" width="370"]Tiga tersangka perampokan CV Vinoli Makmur saat gelar perkara di Mapolres Karanganyar, Selasa (22/10/2013). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos) Tiga tersangka perampokan CV Vinoli Makmur saat gelar perkara di Mapolres Karanganyar, Selasa (22/10/2013). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos)[/caption] Solopos.com, KARANGANYAR -- Tak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut. Tiga pelaku perampokan bisa ditangkap, Selasa (22/10/2013) dini hari, di rumah mereka. Satu dari tiga pelaku tak lain anggota satpam gudang minyak tersebut, Heri Winarno, yang pada saat kejadian mengaku disekap para perampok. Heri bahkan menjadi dalang perampokan di perusahaan tempatnya bekerja. Selain Heri, dua tersangka lain yang ditangkap petugas yakni Aryadi, 23, dan Tri Nuryanto, 27. Ketiga tersangka merupakan warga Desa Sambirejo, Kecamatan Kerjo, Karanganyar. Sementara satu tersangka lainnya berinisial IP menjadi buronan polisi. Kedua tersangka dihadiahi timah panas oleh petugas lantaran hendak melarikan diri saat hendak ditangkap petugas. Menurut Kapolres Karanganyar, AKBP Martireni Narmadiana, tersangka Heri Winarno berperan sebagai perencana atau dalang kasus perampokan tersebut. Dia mengajak para pelaku lainnya untuk merampok perusahaan tempatnya bekerja. Aksi perampokan tersebut telah telah direncanakan pada Jumat (18/10/2013). Kasus perampokan tersebut dibongkar setelah petugas mencurigai beberapa kejanggalan saat kejadian, terutama posisi Heri yang sedang bertugas. Sebagai petugas keamanan, Heri terbukti tak melakukan perlawanan sedikitpun pada saat kejadian. Para perampok juga tak melakukan pengrusakan di gudang minyak tersebut kecuali brankas berisi uang. Selain itu, para perampok mengetahui situasi keamanan termasuk letak brankas uang yang berada di dalam ruangan kasir. ”Artinya, ada orang dalam yang berperan dalam kasus perampokan tersebut. Kejanggalan tersebut mengarah kepada Heri Winarno yang kala itu sedang bertugas. Benar saja, yang merencanakan skenario perampokan adalah Heri Winarno. Ada beberapa kejanggalan seperti petugas keamanan tak melakukan perlawanan saat beraksi. Alibi yang disampaikan Heri selaku satpam tak benar, dari situ kami mencurigai Heri dan melakukan pengembangan dengan menangkap pelaku lainnya,” ujar Kapolres di Mapolres Karanganyar, Selasa pagi. Dijelaskannya, para pelaku merencanakan aksi perampokan tersebut secara matang. Mereka telah menyiapkan peralatan sebelum beraksi seperti las listrik dan linggis. Bahkan, mereka juga menyewa mobil untuk memuluskan aksi mereka. Diberitakan sebelumnya, kawanan perampok menyatroni sebuah gudang minyak goreng milik CV Vinoli Makmur di Jl. Lawu 17 Karanganyar, Minggu (20/10/2013) sekitar pukul 17.00 WIB. Perampok menggasak uang di brankas senilai lebih kurang Rp980 juta setelah melumpuhkan anggota satpam yang tengah bertugas. Para pelaku langsung menuju ruang tempat menyimpan brankas di dalam ruang kasir. Para pelaku merusak brankas menggunakan las listrik yang telah disiapkan. Setelah menyikat uang di dalam brankas, mereka segera melarikan diri.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten