Polres Karanganyar menunjukkan dua dari empat pelaku perampokan truk salah satu perusahaan makanan yang diawetkan di halaman Mapolres Karanganyar, Rabu (30/3/2016). Pelaku berdiri di dekat truk hasil curian. (Sri Sumi H/JIBI/Solopos)
Perampokan Karanganyar terjadi di Kebakkramat, Jaten, Karanganyar. Solopos.com, KARANGANYAR -- Polres Karanganyar berhasil meringkus dua dari empat rampok truk bermuatan nugget  di Kebakkramat, Sroyo, Jaten, Karanganyar. Dua pelaku, Slamet, 33, tercatat sebagai warga Desa Pule, Kecamatan Mayong, Jepara dan Muhammad Zein, 22, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Marbo Selatan, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Medan, berhasil diringkus Polres Karanganyar. Dua  perampok itu ditangkap di Jepara, tepatnya di Desa Mindahan, Kecamatan Bete Alit, Kabupaten Jepara pada Minggu sekitar pukul 21.00 WIB. Dua pelaku lainnya, T, 50, warga Demak dan M, 40, warga Jepara masuk daftar pencarian orang. Baca: Truk Nugget Dirampok Truk bermuatan daging ayam olahan (nugget) yang disopiru Paimin, 47, dirampok saat parkir di depan Toko Kurnia Motor, di Jalan Raya Solo-Kebakkramat, Sroyo, Jaten, Karanganyar, Sabtu (26/3/2016) pukul 01.00 WIB. Kapolres Karanganyar, AKBP Mahedi Surindra, didampingi Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Rahmad Ashari, dan Kasubbag Humas Polres Karanganyar, AKP Rochmat, Rabu (30/3/2016) di Mapolres, menjelaskan korban didatangi tiga pelaku saat tidur di tepi jalan. Dua pelaku berusaha melumpuhkan korban dan satu pelaku berjaga-jaga. Dua pelaku yang bertugas melumpuhkan korban adalah Slamet dan T sedangkan Zein berjaga di dekat truk. Menurut Mahedi, lokasi korban beristirahat itu sering digunakan sopir ekspedisi untuk melepas lelah. Pelaku memisahkan diri. Slamet dan M mengendarai Avanza warna silver dan bertugas membuang Paimin sedangkan T dan Zein membawa truk. Mereka hendak menuju Pelabuhan Semarang. Truk melalui Gemolong-Purwodadi sedangkan Avanza melalui jalur Semarang. "Slamet menghubungi T dan berencana menjual nugget pada Minggu. Tetapi tidak ada pembeli yang cocok. Lantas Slamet dan T berjanji bertemu di Jepara pukul 16.00 WIB. Truk diletakkan di kebun di Mayong Jepara. Mereka lantas membawa 140 dus nugget menggunakan mobil. Mereka menjual nugget kepada kenalan salah satu pelaku. Pelaku sudah menerima uang muka Rp1,5 juta," ujar Mahedi. Dilacak Anggota Polres Karanganyar melacak keberadaan truk setelah berkoordinasi dengan polsek setempat di lokasi Paiman dibuang. Polres menerima laporan truk menuju Jepara. Anggota berhasil meringkus dua pelaku di Jepara. Anggota juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 1 truk Dyna warna merah, 1 mobil Toyota Avanza plat nomor F 1640 DO warna silver atas nama Dia Widiawati yang beralamat Jalan Ciwaluya Nomor 25 RT 004/RW 005 Tegallega, Bogor, uang Rp1,5 juta, lakban cokelat dan hitam, 2 kunci L dibuat pipih lebih kurang 5 sentimeter, 1 kartu uji kendaraan truk yang dikeluarkan Dishubkominfo Kabupaten Tangerang, surat tilang dari Dishubkominfo Tangerang Selatan, 1 hape Nokia warna hitam, uang tunai Rp207.000, 15 silet lipat warna silver, 1 bendel faktur pengiriman PT Belfoods Indonesia, 5 besi dongkrak, SIM B1 dan C atas nama Paimin, dan KTP atas nama Paimin. “Dua tersangka yang sudah tertangkap itu hanya ikut-ikutan. Ada salah satunya sebagai otak. Tetapi dua temannya yang belum ditangkap itu otak kejahatan. Kami masih memburu," ungkap dia. Sementara itu, salah satu pelaku, Slamet, menyampaikan permintaan maaf kepada Paimin. Dia menyampaikan maaf berulang kali saat melihat Paimin di Mapolres Karanganyar. Pelaku dijerat menggunakan pasal 365 KUHP tentang Pencurian Disertai Kekerasan. "Pelaku dijerat pasal 365 ayat 2 ke 1e, 2e, dan 4e KUHP. Ancaman pidana hukuman penjara paling lama 9 tahun. Kerugian ditaksir Rp140 juta."  

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten