Salah satu pegawai Alfamart menjalani perawatan di RSUD Karanganyar. (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)
Perampokan Karanganyar, minimarket berjejaring Alfamart disatroni perampok dan melukai salah satu pegawai minimarket itu. Solopos.com, KARANGANYAR--Salah satu minimarket berjejaring milik PT Sumber Alfaria Trijaya, Alfamart, di Jalan Solo-Karanganyar, tepatnya di Dusun Jumok, Desa Jaten, menjadi sasaran seorang perampok bersenjata softgun, Rabu (26/8/2015) sekitar pukul 05.30 WIB. Namun, percobaan perampokan berhasil digagalkan dua pegawai Alfamart Jaten 3 yang sedang bertugas, Aris Kristanto, 23, dan Erwin Hari Saputra, 24. Mereka bertugas pada shift malam. Saat kejadian, mereka sedang menunggu temannya yang akan bekerja pada shift pagi. Alfamart Jaten 3 buka 24 jam. Dua pegawai Alfamart itu menghajar pelaku menggunakan potongan besi dan helm milik pelaku. Aksi pelaku terekam kamera closed circuit television (CCTV). Pelaku seorang lelaki bertubuh gempal, mengenakan jaket warna cokelat, dan helm warna putih. Informasi yang dihimpun Solopos.com di lokasi kejadian, peristiwa bermula saat Erwin dan Aris berdiri di kasir untuk mengecek barang. Pelaku mengenakan helm warna putih masuk ke minimarket. Dua pegawai Alfamart tidak menaruh curiga. Erwin bersiap melayani pembeli. Tetapi, pembeli malah meletakkan tas pada meja kasir sembari menodongkan senjata. Pelaku meminta Erwin memasukkan uang ke dalam tas. Erwin hanya memasukkan empat lembar uang Rp10.000 atau Rp40.000. Dia meminta Erwin dan Aris menunjukkan brankas. Erwin mengulur waktu dengan mengajak pelaku berdebat. Pelaku menembakkan pistol. Peluru mengenai plastik berisi daftar harga rokok di belakang kasir. Pelaku juga melepaskan dua tembakan mengenai tembok. “Dia menembak satu kali kena belakang kasir yang ditempat rokok itu. Lalu dua kali kena tembok. Bunyinya enggak dor. Enggak kayak bunyi pistol. Saya tahu, itu softgun,” kata Erwin saat ditemui wartawan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Karanganyar, Rabu. Pantauan Solopos.com melalui rekaman CCTV memperlihatkan aksi Erwin berdebat dengan pelaku. Bahkan pelaku sempat masuk ke ruang kasir karena Erwin enggan menunjukkan brankas. Saat itulah, Erwin mengambil potongan besi dari bawah meja kasir. “Besi sudah disiapkan di situ [di bawah meja]. Saya pukulkan ke helm. Itu sampai patah [besi]. Lalu helm lepas. Helm diambil teman dan digunakan untuk memukul kepala pelaku,” cerita Erwin sembari berbaring di tempat tidur RSUD. Dua pegawai Alfamart mengeroyok pelaku hingga tempat parkir. Dari rekaman CCTV memperlihatkan Erwin memiting leher dan menjatuhkan pelaku ke aspal di tempat parkir. Sedangkan, Aris memukuli kepala pelaku menggunakan helm. Akibatnya, Erwin terkena pukulan senjata dibagian wajah, terkena tembakan di dada kiri, dan pada dekat bibir tembus hingga pipi. Satu gotri masih tertinggal di pipi sebelah kiri. Erwin menceritakan pelaku datang seorang diri. Setelah berkelahi di tempat parkir, pelaku melarikan diri ke arah timur. Dia diduga mengambil sepeda motor yang diparkir di depan gereja yang berada di sebelah timur Alfamart. Lantas pelaku melarikan diri ke timur. Sementara itu, Kapolres Karanganyar, AKBP Mahedi Surindra, melalui Kapolsek Jaten, AKP  Subandi, membenarkan percobaan perampokan. Menurut Subandi pelaku melancarkan aksi seorang diri. Pelaku menggunakan softgun untuk menembak penjaga toko. Petugas berhasil mengamankan sejumlah gotri diameter 4,5 milimeter, pipa tabung, tas milik pelaku, pipa besi yang patah setelah digunakan untuk memukul.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten